Cahaya P

28 Mei 2023 02:08

Iklan

Cahaya P

28 Mei 2023 02:08

Pertanyaan

Saya tidak mengerti, Tentang Kematian, Tetapi mengerti sekali tentang diri. Tak mengenal benar akan kelahiran, Tapi sadar akan cinta. pertanyaan : pengimajian yang dominan dalam penggalan puisi di atas adalah...

Saya tidak mengerti,

Tentang Kematian,

Tetapi mengerti sekali tentang diri.

Tak mengenal benar akan kelahiran,

Tapi sadar akan cinta.

pertanyaan : pengimajian yang dominan dalam penggalan puisi di atas adalah...

 

 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

07

:

48

:

09

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Kevin L

Gold

11 Juni 2024 13:20

Jawaban terverifikasi

Pengimajian yang dominan dalam penggalan puisi di atas adalah imaji kinestetik. Imaji kinestetik adalah penggambaran yang melibatkan indra peraba dan pergerakan tubuh. Dalam penggalan puisi tersebut, terdapat beberapa frasa yang menunjukkan imaji kinestetik, seperti: * "Saya tidak mengerti" * "Tentang Kematian" * "Tetapi mengerti sekali tentang diri" * "Tak mengenal benar akan kelahiran" * "Tapi sadar akan cinta" Frasa-frasa tersebut menunjukkan bahwa penyair sedang merasakan dan menggambarkan sensasi fisik dan gerakan tubuh. Penggunaan imaji kinestetik dalam penggalan puisi ini membuat puisi terasa lebih hidup dan realistis. Pembaca seolah-olah dapat merasakan apa yang dirasakan oleh penyair. Selain imaji kinestetik, dalam penggalan puisi tersebut juga terdapat imaji visual dan imaji auditif. Namun, imaji kinestetiklah yang paling dominan dan memberikan kesan yang paling kuat kepada pembaca. Berikut adalah penjelasan singkat tentang imaji visual dan imaji auditif dalam penggalan puisi tersebut: * Imaji visual: Penggambaran yang melibatkan indra penglihatan. Dalam penggalan puisi tersebut, terdapat beberapa frasa yang menunjukkan imaji visual, seperti "Tentang Kematian" dan "Tak mengenal benar akan kelahiran". * Imaji auditif: Penggambaran yang melibatkan indra pendengaran. Dalam penggalan puisi tersebut, tidak terdapat frasa yang menunjukkan imaji auditif. Secara keseluruhan, penggalan puisi tersebut menggunakan berbagai jenis imaji untuk menciptakan suasana yang kompleks dan penuh makna. Imaji kinestetik yang dominan membuat puisi terasa lebih hidup dan realistis, sedangkan imaji visual dan imaji auditif memberikan detail dan memperkaya makna puisi.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

89

0.0

Jawaban terverifikasi