Rani S

Ditanya 2 hari yang lalu

Iklan

Rani S

Ditanya 2 hari yang lalu

Pertanyaan

rIbu Dewi, Anggun dan Melinda pergi bersama-sama kepasar Ramadhan, pada salah satu tempat ibu-ibu membeli makan untuk persiapan berbuka puasa. Ibu Dewi membeli dua kotak kurma, satu kue bingka dan satu gelas es buah, ibu Anggun membeli satu kotak kurma, dua kue bingka dan satu gelas es buah, dan Ibu Melinda membeli tiga kotak kurma, dua kue bingka dan satu gelas es buah. Dari perbelanjaan mereka masing-masing mengeluarkan uang: Ibu Dewi sebesar Rp125.000, ibu Anggun sebesar Rp 120.000 dan ibu Melinda sebesar Rp200.000. Dari permasalah diatas berapa harga dari masing-masing makanan tersebut? dalam SPLDV DAN SPLTV

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

14

:

47

:

18

Klaim

12

1


Iklan

Celline C

Dijawab 2 hari yang lalu

<p>1 Kotak Kurma: Rp40.000</p><p>1 Kue Bingka: Rp15.000</p><p>1 Gelas Es Buah: Rp30.000</p><p>&nbsp;</p><p>1. Dewi: 2k + b + e = 125&nbsp;</p><p>2. Anggun: k + 2b + e = 120&nbsp;</p><p>3. Melinda: 3k + 2b + e = 200&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>(3k + 2b + e) - (k + 2b + e) = 200 120.000 2k = 80 -&gt; k = 40 (Harga Kurma)</p><p>Substitusi k = 40:</p><p>1. 2(40) + b + e = 125 -&gt; b + e = 45&nbsp;</p><p>2. 40 + 2b + e = 120 -&gt; 2b + e = 80</p><p>4. Eliminasi e (Pers. 5 - Pers. 4): (2b + e) - (b + e) = 80 - 45 b = 35</p><p>&nbsp;</p><p>1. Kurma (k): Rp40.000</p><p>2. Bingka (b): Rp15.000</p><p>3. Es Buah (e): Rp30.000</p>

1 Kotak Kurma: Rp40.000

1 Kue Bingka: Rp15.000

1 Gelas Es Buah: Rp30.000

 

1. Dewi: 2k + b + e = 125 

2. Anggun: k + 2b + e = 120 

3. Melinda: 3k + 2b + e = 200 

 

(3k + 2b + e) - (k + 2b + e) = 200 120.000 2k = 80 -> k = 40 (Harga Kurma)

Substitusi k = 40:

1. 2(40) + b + e = 125 -> b + e = 45 

2. 40 + 2b + e = 120 -> 2b + e = 80

4. Eliminasi e (Pers. 5 - Pers. 4): (2b + e) - (b + e) = 80 - 45 b = 35

 

1. Kurma (k): Rp40.000

2. Bingka (b): Rp15.000

3. Es Buah (e): Rp30.000


Iklan

Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Dua kotak masing-masing berisi dua kartu berwarna merah dan empat kartu berwarna biru. Kartu merah bernomor 1 dan 3. Kartu biru bernomor 4 sampai 7. Dari setiap kotak diambil satu kartu secara acak. Hitunglah Variabel acak X menyatakan jumlah kedua nomor kartu yang terambil paling sedikit 6 ???

1

0.0

Jawaban terverifikasi

Bacalah cuplikan novel berikut. Tersesat di Pulau Raksasa Aku tinggal bersama keluargaku selama dua bulan di darat. Setelah itu, kami pergi berlayar bersama kapal bernama Adventure Kami berada di laut selama beberapa bulan ketika kemudian datang hujan angin yang dahsyat dan kami pun akhirnya tersesat. Setelah beberapa minggu, kami melihat sebuah pulau. Kemudian, aku naik ke sebuah perahu kecil dengan dua belas awakku. Kami pun mendayung menuju ke pulau itu. Kami pergi mencari air untuk diminum. Aku pergi seorang diri dan semua awakku kutinggalkan dalam perahu. Ketika aku kembali, para awakku sudah siap berangkat. Namun, tiba-tiba saja meninggalkanku dengan cepat sekali menuju kapal Adventure. Sesudah itu, aku melihat seorang raksasa berlari menuju kapal itu. Ia berusaha menangkap salah satu dari mereka yang ada dalam kapal. Akan tetapi, mereka sudah jauh. Melihat itu, aku berlari ke pantai, tetapi kemudian satu dari raksasa menangkapku. Raksasa itu membawaku ke rumahnya yang amat besar dan memperlihatkanku kepada tuannya. Tuannya adalah petani di pulau raksasa yang bernama Pulau Brobdignas. Raksasa petani itu mempunyai seorang putri bernama Glumdalclitch berumur sembilan tahun. Petani itu kemudian membuat kotak besar dan memasukkanku ke kotak itu. Ia lalu berkata kepada Glumdalclitch agar menjagaku. Pada suatu hari, mereka membawaku ke kota. Kami pun tiba di sebuah penginapan. Petani itu membawaku masuk dan meletakkan kotaknya di atas meja. Seluruh raksasa menertawakanku karena aku sangat kecil. Petani itu sangat rakus. "Kau harus kerja keras untukku," katanya padaku. "Aku akan membawamu ke Lordbrulgrud, ibu kota Brobdignas. Para raksasa lain akan datang melihatmu dan mereka akan membayarku dengan uang yang banyak," lata petani. Glumdalclitch menjinjingku ke dalam kotak. Kami tiba di kota dan petani itu memperlihatkanku kepada beberapa raksasa lainnya. Petani menyuruhku untuk berbicara, berjalan, dan bermain pedang. Makin lama, makin banyak raksasa yang datang melihatku dan mereka memberi uang pada petani itu. Dalam waktu sekejap saja, petani itu menjadi kaya raya. Setelah beberapa minggu, petani itu menjualku kepada Ratu. Glumdalclitch tinggal bersamaku dan ia menjadi pelayanku. Oleh tukang kayu yang bekerja di istana, aku dibikinkan kotak baru yang di dalamnya terdapat dua kursi, dua meja, dan sebuah tempat tidur. Suatu saat, jendela kotakku terbuka dan beberapa ekor tawon masuk ke sana. Tawon-tawon itu sangat besar, sebesar burun g. "Tawon ini pasti akan menyengatku," pikirku dengan ketakutan. Maka kubunuh empat di antaranya dengan pedangku, sedangkan lainnya terbang pergi. Di lain waktu, saat aku duduk di halaman depan istana, turunlah hujan es. Gumpalan-gumpalan es beku itu besar- besar, sebesar bola tenis. Beberapa di antaranya menimpaku dan aku pun jatuh ke tanah. Tubuhku terasa memar dan sakit sekali. Setelah itu, aku jatuh sakit selama sepuluh hari. Suatu hari, Glumdalclitch pergi berjalan-jalan bersama teman-temannya. Aku sedang sendirian di kebun. Tiba-tiba, datang seekor *anjing yang kemudian membawaku dan meletakkanku di tanah dekat seorang tukang kebun. Mulanya aku sangat takut. Akan tetapi, ternyata *anjing itu tidak melukaiku. Aku sering memimpikan tentang laut dan kapal laut dan jadi ingin memperoleh sebuah perahu. Lalu, aku berkata kepada tukan g kayu. "Tolong buatkan perahu untukku . "Maka jawabnya, "Baiklah, akan kubuatkan." Tukang perahu itu menyelesaikan pekerjaannya dalam 10 hari. Perahu itu lengkap dengan layar dan dayungnya. Namun sayang, sang Ratu melihat perahu itu dan mengambilnya. Ratu memperlihatkan perahu itu kepada Raja. Kemudian, Ratu berkata pada tukang kayu, "Tolong buatkan bak yang besar untuk perahu ini. "Dan tukang kayu pun menjawab, "Baik Yang Mulia." Diletakkannya bak itu di sebuah ruangan istana oleh tukang kayu setelah jadi. Dua pria raksasa mengisi kolam itu dengan air dan meletakkan perahu itu di dalamnya. Glumdalclitch meletakkanku ke dalam perahu itu. Aku sering mendayung perahu itu di dalamnya dan Ratu menontonku. Terkadang, aku naikkan layar dan Glumdalclitch meniupkan angin untuk perahuku. Jika aku selesai berlayar dalam bak itu, Glumdalclitch mengambilku dan menjagaku kembali. Tidak lupa, ia juga mengambil perahuku dan menggantungnya pada sebuah paku agar jadi kering. Begitulah kehidupan seterusnya, aku tidak dapat lari dari Pulau Brobdignas. (Terjemahan dari The Voyage to Brobdinas) Nilai kehidupan apa saja yang tergambar di dalamnya?

34

4.3

Jawaban terverifikasi