I G

12 September 2023 12:16

Iklan

I G

12 September 2023 12:16

Pertanyaan

Perubahan tatanan nilai dan norma berdampak pada munculnya anomi dalam masyarakat. Jelaskan pernyataan tersebut,

Perubahan tatanan nilai dan norma berdampak pada munculnya anomi dalam masyarakat. Jelaskan pernyataan tersebut,

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

21

:

25

:

59

Klaim

2

2


Iklan

Popcorn P

12 September 2023 14:18

Kemajuan yang terjadi di era globalisasi ini sangat berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat.Mulai dari perubahan gaya hidup hingga berpengaruh pada susunan nilai nilai dan aturan dalam bermasyarakat.Perubahan yang sangat cepat tersebut memicu anomi masyarakat.Anomi masyarakat ialah keadaan dimana masyarakat berpilaku tanpa arah.Keadaan tersebut dikarenakan masyarakat belum mampu beradaptasi dengan nilai dan normal yang lama,sedangkan norma yang baru belum terlaksana.Oleh karena itu,diperlukan sikap tanggung jawab dan cepat tanggap masyarakat terhadap setiap perubahan yang akan terjadi.


Iklan

Sahel S

13 September 2023 01:33

<p>Pernyataan tersebut menyiratkan bahwa perubahan dalam tatanan nilai dan norma masyarakat dapat menyebabkan munculnya anomi. Anomi merujuk pada ketidakstabilan atau kebingungan dalam tatanan sosial yang dihasilkan dari kurangnya aturan, norma, atau nilai-nilai yang jelas dalam masyarakat.</p><p>Ketika ada perubahan yang signifikan dalam tatanan nilai dan norma, masyarakat dapat mengalami kehilangan atau pelemahan aturan yang mengatur perilaku, ekspektasi, atau tujuan bersama. Hal ini dapat terjadi karena perubahan sosial, politik, ekonomi, atau budaya yang terjadi di dalam masyarakat.</p><p>Misalnya, jika masyarakat secara tiba-tiba mengalami perubahan nilai yang sebelumnya dihormati, seperti dari nilai-nilai tradisional menjadi nilai-nilai yang lebih individualistik, ini dapat menimbulkan kebingungan dan ketidakstabilan di kalangan anggota masyarakat. Orang mungkin tidak tahu bagaimana seharusnya bertindak atau berinteraksi satu sama lain, dan aturan yang digunakan sebelumnya mungkin tidak lagi relevan.</p><p>Ini bisa mengarah pada kebingungan yang meluas, konflik, dan ketidakharmonisan dalam masyarakat. Individu-individu mungkin merasa kehilangan, kecewa, atau tidak puas karena mereka tidak tahu apa yang diharapkan dari mereka atau apa yang dianggap benar atau salah. Masyarakat dapat kehilangan kohesi sosial dan solidaritas yang diperlukan untuk bersatu dan menjaga keseimbangan sosial.</p><p>Dalam kondisi anomi, individu-individu mungkin cenderung mengabaikan norma-norma sosial yang ada atau mencoba menciptakan norma-norma baru yang mereka percaya akan mengisi kekosongan yang ada. Namun, ini juga dapat menghasilkan konflik lebih lanjut ketika norma baru bersaing satu sama lain atau tidak diterima oleh sebagian besar masyarakat.</p><p>Dalam rangka mengatasi anomi, penting bagi masyarakat untuk mendefinisikan kembali dan memperbarui nilai-nilai, norma-norma, dan aturan-aturan sosial yang sesuai dengan perubahan yang terjadi. Proses ini dapat melibatkan dialog, kesepakatan bersama, dan upaya kolektif untuk membangun kembali kohesi sosial dan memberikan arahan yang jelas bagi individu-individu dalam masyarakat.</p>

Pernyataan tersebut menyiratkan bahwa perubahan dalam tatanan nilai dan norma masyarakat dapat menyebabkan munculnya anomi. Anomi merujuk pada ketidakstabilan atau kebingungan dalam tatanan sosial yang dihasilkan dari kurangnya aturan, norma, atau nilai-nilai yang jelas dalam masyarakat.

Ketika ada perubahan yang signifikan dalam tatanan nilai dan norma, masyarakat dapat mengalami kehilangan atau pelemahan aturan yang mengatur perilaku, ekspektasi, atau tujuan bersama. Hal ini dapat terjadi karena perubahan sosial, politik, ekonomi, atau budaya yang terjadi di dalam masyarakat.

Misalnya, jika masyarakat secara tiba-tiba mengalami perubahan nilai yang sebelumnya dihormati, seperti dari nilai-nilai tradisional menjadi nilai-nilai yang lebih individualistik, ini dapat menimbulkan kebingungan dan ketidakstabilan di kalangan anggota masyarakat. Orang mungkin tidak tahu bagaimana seharusnya bertindak atau berinteraksi satu sama lain, dan aturan yang digunakan sebelumnya mungkin tidak lagi relevan.

Ini bisa mengarah pada kebingungan yang meluas, konflik, dan ketidakharmonisan dalam masyarakat. Individu-individu mungkin merasa kehilangan, kecewa, atau tidak puas karena mereka tidak tahu apa yang diharapkan dari mereka atau apa yang dianggap benar atau salah. Masyarakat dapat kehilangan kohesi sosial dan solidaritas yang diperlukan untuk bersatu dan menjaga keseimbangan sosial.

Dalam kondisi anomi, individu-individu mungkin cenderung mengabaikan norma-norma sosial yang ada atau mencoba menciptakan norma-norma baru yang mereka percaya akan mengisi kekosongan yang ada. Namun, ini juga dapat menghasilkan konflik lebih lanjut ketika norma baru bersaing satu sama lain atau tidak diterima oleh sebagian besar masyarakat.

Dalam rangka mengatasi anomi, penting bagi masyarakat untuk mendefinisikan kembali dan memperbarui nilai-nilai, norma-norma, dan aturan-aturan sosial yang sesuai dengan perubahan yang terjadi. Proses ini dapat melibatkan dialog, kesepakatan bersama, dan upaya kolektif untuk membangun kembali kohesi sosial dan memberikan arahan yang jelas bagi individu-individu dalam masyarakat.


Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

80

0.0

Jawaban terverifikasi