Tissa Y

12 Mei 2022 09:43

Iklan

Tissa Y

12 Mei 2022 09:43

Pertanyaan

perhatikan kutipan novel berikut! saat itu matahari sudah berada di atas ubun-ubun, panas terik berdenyar bagai ingin melelehkan kerajaan hastina. seratus kurawa berkaparan mendengkur di atas lantai. tinggal sengkuni yang masih tercenung sambil mengisap pipa candunya. ia tidak ikut karena memang sudah tidak mau lagi. sementara itu, kelima pandawa masih mematung tanpa jiwa. disadur dari: seno gumira ajidarma, drupadi, jakarata, gramedia pustaka utama, 2017 bukti latar yang dominan pada kutipan novel tersebut ditunjukkan oleh kalimat....

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

22

:

22

:

08

Klaim

3

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

A. Rahmawati

13 Mei 2022 07:41

Jawaban terverifikasi

Bukti latar yang dominan pada kutipan novel tersebut ditunjukkan oleh kalimat "Saat itu matahari sudah berada di atas ubun-ubun, panas terik berdenyar bagai ingin melelehkan Kerajaan Hastina." Berikut adalah pembahasannya. Latar/setting menyebutkan latar tempat, kejadian, atau suasana yang terdapat dalam cerita. Berikut adalah jenis-jenis latar. 1. Latar tempat: segala sesuatu yang menjelaskan tempat, lokasi, atau letak peristiwa yang terdapat dalam karya sastra. 2. Latar waktu: keterangan waktu terjadinya peristiwa yang terdapat dalam karya sastra. 3. Latar suasana: menunjukkan bagaimana kondisi batin dan kondisi lingkungan tokoh yang terdapat dalam karya sastra. 4. Latar sosial: hal yang berhubungan dengan perilaku kehidupan sosial tokoh di suatu tempat. Latar yang dominan pada teks tersebut adalah latar waktu. Hal tersebut ditandai dengan disebutkannya waktu pada teks tersebut, yaitu sinar matahari. Hal tersebut mengindikasikan waktu terjadinya peristiwa tersebut adalah siang hari. Kalimat yang menunjukkan hal tersebut adalah "Saat itu matahari sudah berada di atas ubun-ubun, panas terik berdenyar bagai ingin melelehkan Kerajaan Hastina." Dengan demikian, bukti latar yang dominan pada kutipan novel tersebut ditunjukkan oleh kalimat "Saat itu matahari sudah berada di atas ubun-ubun, panas terik berdenyar bagai ingin melelehkan Kerajaan Hastina."


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

72

0.0

Jawaban terverifikasi