Fadelia B

18 Februari 2022 07:57

Iklan

Fadelia B

18 Februari 2022 07:57

Pertanyaan

Perhatikan kutipan novel berikut! Bapak selalu membanding-bandingkan aku dengan Mas Bagus, abangku yang kuliah di jurusan pertambangan. Mas Bagus selalu baik dimata bapak. Bapak selalu membanggakan prestasi Mas Bagus karena selalu menjadi juara kelas ketika masih di SMU. Adapun aku, meskipun pernah masuk peringkat sepuluh besar tapi nilai raportku tak setinggi nilai raport Mas Bagus. Watak tokoh Bapak dalam kutipan novel tersebut adalah ...

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

14

:

14

:

16

Klaim

2

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

B. Lisa

Mahasiswa/Alumni Universitas Airlangga

15 Maret 2022 16:26

Jawaban terverifikasi

Halo, Fadelia. Terima kasih sudah bertanya ke Roboguru. Kakak bantu jawab, ya. Watak tokoh Bapak dalam kutipan cerita tersebut adalah suka membandingkan. Untuk dapat memahami alasannya, simak pembahasan berikut: Salah satu unsur intrinsik cerita adalah tokoh dan penokohan. Tokoh adalah pelaku yang menjalankan cerita atau peristiwa dalam novel. Penokohan adalah watak atau karakter yang melekat pada tokoh. Dalam menggambarkan penokohan, penulis biasanya menggunakan dua teknik, yaitu teknik analitik dan dramatik. Teknik analitik adalah teknik yang digunakan penulis untuk menggambarkan watak/karakter tokoh secara langsung, misalnya "Rani adalah seorang remaja yang cantik dan berprestasi". Sebaliknya, teknik dramatik adalah penggambaran watak/karakter secara tidak langsung. Karakter tokoh bisa digambarkan melalui perilakunya, pemikirannya, atau disampaikan oleh tokoh lain. Contohnya adalah "Rani selalu menjadi juara di kelasnya. Ia menjadi anak emas para guru". Dari prestasi yang diraih Rani, kita dapat menyimpulkan bahwa ia adalah seorang yang pintar. Watak tokoh 'Bapak" dalam kutipan cerita tersebut adalah suka membanding-bandingkan. Watak tersebut digambarkan secara langsung (analitik) oleh pengarang melalui kutipan "Bapak selalu membanding-bandingkan aku dengan Mas Bagus, abangku yang kuliah di jurusan pertambangan." Dengan demikian, watak tokoh Bapak dalam kutipan cerita tersebut adalah suka membandingkan. Semoga membantu.


Iklan

M. Monic

Mahasiswa/Alumni Institut Pertanian Bogor

25 Februari 2022 19:17

Halo, Fadelia. Terima kasih sudah bertanya di Roboguru. Kakak bantu jawab, ya. Watak tokoh Bapak dalam kutipan novel tersebut adalah suka membandingkan. Untuk dapat memahami alasannya, simak pembahasan berikut: Penokohan merupakan penentuan watak atau karakter dari tokoh tersebut. Penokohan ini bisa digambarkan dalam sebuah ucapan, pemikiran dan pandangan saat menyelesaikan suatu masalah. Pengarang dapat menyampaikan watak tokoh melalui cara langsung dan tidak langsung. Penyampaian watak secara langsung (analitik) adalah melalui pengarang itu sendiri. Pengarang akan mendeskripsikan seorang tokoh melalui penjelasan berupa kalimat-kalimat. Cara ini mempermudah pembaca memahami karakter tokoh karena penyampaian watak-wataknya dilakukan secara tersurat. Penyampaian watak secara tidak langsung adalah melalui percakapan antartokoh, pikiran tokoh, tindakan tokoh, serta pendapat tokoh lain. Dengan cara ini, pembaca mau tidak mau harus berpikir sedikit lebih keras untuk memahami karakter tokoh, karena watak-wataknya disampaikan secara tersirat. Pengarang menjelaskan watak tokoh Bapak secara langsung melalui kalimat "Bapak selalu membanding-bandingkan aku dengan Mas Bagus, abangku yang kuliah di jurusan pertambangan." Semoga membantu.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

52

0.0

Jawaban terverifikasi