Toni K

20 Desember 2021 14:42

Iklan

Toni K

20 Desember 2021 14:42

Pertanyaan

Perhatikan kutipan anekdot berikut! Pada suatu pagi, banjir yang melanda Kota Pacitan membawa dampak yang besar bagi kehidupan masyarakatnya, sehingga bantuan demi bantuan disalurkan untuk membantu kebutuhan warga Pacitan. Melihat tulisan di dinding mall “Cukup Ngemallnya, Bantu Warganya! #Bantuan Untuk Pacitan" membuatku tergugah untuk ikut ambil andil dalam membantu korban banjir di Pacitan. Kaidah kebahasaan apa sajakah yang tampak pada kutipan anekdot di atas?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

13

:

28

:

53

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

S. Alya

Mahasiswa/Alumni Universitas Pakuan

23 Desember 2021 07:33

Jawaban terverifikasi

Halo, Toni K. Terima kasih sudah bertanya ke Roboguru. Kakak bantu jawab ya :) Kaidah kebahasaan yang tampak pada kutipan anekdot di atas adalah penggunaan kata kerja, kata keterangan, gaya bahasa metafora, kata benda, bersifat naratif, dan menggunakan bahasa nonformal. Yuk kita simak pembahasan berikut. Anekdot adalah cerita singkat yang menarik dan mengandung unsur lucu dengan tujuan membangkitkan tawa pembaca, sarana hiburan, atau sarana untuk mengkritik. Kaidah kebahasaan yang terdapat pada anekdot adalah sebagai berikut. 1. Menggunakan kata kerja. 2. Menggunakan kata keterangan. 3. Menggunakan gaya bahasa metafora atau kiasan. 4. Menggunakan kata penghubung dan tanda baca yang sesuai kaidah. 5. Bersifat naratif atau diceritakan secara runtut. 6. Menggunakan kata sifat, kata benda, dan kata majemuk. 7. Terkadang dilengkapi dengan pertanyaan retorik. 8. Umumnya menggunakan bahasa nonformal atau bahasa sehari-hari. 9. Dapat memadukan antara fakta dan kejadian atau sekedar menceritakan kejadian unik. Kaidah kebahasaan yang terdapat pada kutipan anekdot di atas, yaitu penggunaan kata kerja ( disalurkan dan membantu), kata keterangan (Pada suatu pagi), gaya bahasa metafora dan bahasa nonformal ("Cukup Ngemallnya, Bantu Warganya! #Bantuan Untuk Pacitan"), kata benda (Kota Pacitan, warga Pacitan, kebutuhan, korban banjir), dan teks yang bersifat naratif atau penceritaan secara runtut. Dengan demikian, kaidah kebahasaan yang tampak pada kutipan anekdot di atas adalah penggunaan kata kerja, kata keterangan, gaya bahasa metafora, kata benda, bersifat naratif, dan menggunakan bahasa nonformal. Semoga membantu :)


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

60

0.0

Jawaban terverifikasi