Rizka N

06 Maret 2022 04:53

Iklan

Rizka N

06 Maret 2022 04:53

Pertanyaan

Perhatikan kritik sastra berikut! Cerpen ini sederhana, jelas alurnya, konkret penggambarannya, dengan suasana cerita yang terbangun secara manis dan lembut. Peristiwanya digambarkan dengan jelas dan pesan moralnya. Namun, sebuah karya sastra yang berhasil bukan hanya itu, sebuah karya sastra berhasil karena ia memiliki kualitas simbol pula. Judul Mangga Arumanis sendiri. Mangga Arumanis disebut demekian kalau segalanya berjalan normal. Akan tetapi, menjadi tidak Arumanis sama sekali kalau sesuatu yang tidak normal terjadi, yakni upaya penyuapan oleh Zulkifli. Arumanis, kebahagiaan, kebenaran, akan tetap demikian jika moral atau Iman tetap menjadi pegangan hidup. Dalam hal ini, tanpa moral dan iman, Arumanis menjadi tidak manis, tidak membahagiakan, dan tidak benar. Hidup manusia ini akan tenang dan bahagia, meskipun dalam kekurangan dan kemiskinan, asal moral dan iman tetap terjaga. Hidup manusia ini tidak akan tenang, bahagia, jika kekayaan mereka diperoleh dari kecurangan dan korups. Ada kontras nilai. Miskin dan jujur membahagiakan, dalam arti menjalani hidup ini dengan tentram dan tenang. Kaya dan tidak jujur dapat menyebabkan mangga arumanis tidak bernilai sama sekali. Apa yang diulas pada paragraf pertama kutipan kritik sastra tersebut?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

10

:

38

:

30

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

P. Rahmalina

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Yogyakarta

09 Maret 2022 19:20

Jawaban terverifikasi

Halo, Rizka N. Terima kasih sudah bertanya di Roboguru. Kakak bantu jawab ya 😊 Hal yang diulas pada paragraf pertama kutipan kritik sastra tersebut adalah pernyataan pandangan penulis mengenai simbol yang terdapat dalam cerpen yang berjudul Manga Arumanis. Untuk memahami alasannya, mari simak pembahasan berikut. Kritik sastra adalah analisis terhadap suatu karya sastra untuk mengamati atau menilai baik dan buruknya suatu karya secara objektif. Struktur kritik sastra adalah sebagai berikut. 1) Pernyataan pendapat (tesis): menyajikan pandangan penulis terhadap objek atau fenomena yang disoroti. 2) Argumentasi: argumen atau pendapat yang disajikan berupa alasan yang logis serta bersifat subjektif. 3) Penegasan ulang (reiterasi): berupa ringkasan atau pengulangan kembali hal yang sudah disampaikan dan menjadi penegasan dari bagian argumentasi. Hal yang diulas pada paragraf pertama kutipan kritik sastra tersebut adalah pernyataan pandangan penulis mengenai simbol yang terdapat dalam cerpen yang berjudul Manga Arumanis. Hal ini dibuktikan dengan kutipan yang berbunyi, "... sebuah karya sastra berhasil karena ia memiliki kualitas simbol pula. Judul Mangga Arumanis sendiri. Mangga Arumanis disebut demekian kalau segalanya berjalan normal. Akan tetapi, menjadi tidak Arumanis sama sekali kalau sesuatu yang tidak normal terjadi, yakni upaya penyuapan oleh Zulkifli." Dengan demikian, hal yang diulas pada paragraf pertama kutipan kritik sastra tersebut adalah pernyataan pandangan penulis mengenai simbol yang terdapat dalam cerpen yang berjudul Manga Arumanis.. Semoga membantu ya 😊


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

60

0.0

Jawaban terverifikasi