Jiny B
15 Januari 2023 02:54
Iklan
Jiny B
15 Januari 2023 02:54
Pertanyaan
3
1
Iklan
N. Azizah
Mahasiswa/Alumni Politeknik LP3I Jakarta
10 Februari 2023 07:03
Jawabannya :D. karena menggunakan frasa bermakna konotatif yaitu frasa menutup mata dan memakan banyak korban.
Berikut penjelasannya.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), debat adalah pertukaran dan pembahasan pendapat terkait suatu hal dengan saling menyampaikan argumentasi atau alasan dengan tujuan mempertahankan pendapat bahkan memenangkan pendapat.
Ragam bahasa dalam debat harus sesuai dengan kaidah bahasa baku, Ide yang diungkapkan harus benar sesuai dengan fakta dan dapat diterima akal sehat (logis), harus tepat, dan hanya memiliki satu makna, padat, langsung menuju sasaran, runtut dan sistematis dan tersaji sebagai kalimat efektif.
Kalimat tersebut "Pemerintah seharusnya tidak menutup mata pada fakta bahwa UN telah memakan banyak korban*." bukan merupakan ragam bahasa debat karena menggunakan frasa bermakna konotatif pada 'menutup mata' dan 'memakan korban'. frasa bermakna konotatif digunakan untuk memperindah suatu kalimat ungkapan pada sebuah kata. Kata bermakna konotatif biasanya banyak ditemukan pada karya sastra seperti pantun, puisi, cerpen, dan lain sebagainya.
Jadi, alasan yang tepat bahwa kalimat tersebut bukan merupakan ragam bahasa debat adalah D. karena menggunakan frasa bermakna konotatif yaitu frasa menutup mata dan memakan banyak korban.
· 0.0 (0)
Iklan
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!