Arjuna A
08 September 2022 07:57
Iklan
Arjuna A
08 September 2022 07:57
Pertanyaan
9
1
Iklan
M. Ardiani
Mahasiswa/Alumni Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
01 November 2022 08:17
Citraan yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah citraan penciuman (olfactory).
Simak penjelasan berikut.
Menurut KBBI, puisi merupakan ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait. Pilihan kata yang digunakan dalam puisi sesuai dengan maksud yang hendak disampaikan oleh pengarang. Puisi terdiri atas dua unsur, yakni unsur batin dan unsur fisik. Unsur batin meliputi tema, rasa, nada, dan amanat. Selain itu, puisi terbentuk atas unsur fisik, yaitu diksi, rima, tipografi, imaji, kata konkret, dan gaya bahasa.
Salah satu unsur fisik puisi, yaitu citraan. Citraan atau imaji adalah rangkaian kata yang dapat memperjelas apa maksud dan tujuan penyair. Pengimajian dilakukan agar puisi mampu menggugah imajinasi pembaca melalui penginderaan. Indera yang dimaksud adalah citraan penciuman (olfactory), citraan penglihatan (visual imagery), citraan pendengaran (auditory imagery), citraan perabaan (tactile imagery), citraan gerak (kinestetic), dan citraan pengecap (gustatory).
Berdasarkan penjelasan tersebut, citraan yang terdapat dalam kutipan di atas adalah citraan penciuman (olfactory). Hal ini dapat dibuktikan dengan kalimat "Bau mesiu di udara, Bau mayat. Bau kotoran kuda". Kalimat tersebut berkaitan dengan hidung sebagao indra penciuman.
Dengan demikian, citraan yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah citraan penciuman (olfactory).
Semoga membantu, ya.
· 5.0 (1)
Iklan
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!