Arjuna A

08 September 2022 07:57

Iklan

Arjuna A

08 September 2022 07:57

Pertanyaan

Pemandangan Senjakala .... Kelelawar-kelelawar raksasa datang dari langit kelabu tua Bau mesiu di udara, Bau mayat. Bau kotoran kuda .... (WS. Rendra, Antologi Blues untuk Bonnie, 2008) 3. Tentukan jenis citraan yang terdapat pada kutipan

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

13

:

03

:

00

Klaim

9

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

M. Ardiani

Mahasiswa/Alumni Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

01 November 2022 08:17

Jawaban terverifikasi

<p>Citraan yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah citraan penciuman (olfactory).</p><p>&nbsp;</p><p>Simak penjelasan berikut.</p><p>&nbsp;</p><p>Menurut KBBI, puisi merupakan ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait. Pilihan kata yang digunakan dalam puisi sesuai dengan maksud yang hendak disampaikan oleh pengarang. Puisi terdiri atas dua unsur, yakni unsur batin dan unsur fisik. Unsur batin meliputi tema, rasa, nada, dan amanat. Selain itu, puisi terbentuk atas unsur fisik, yaitu diksi, rima, tipografi, imaji, kata konkret, dan gaya bahasa.</p><p>&nbsp;</p><p>Salah satu unsur fisik puisi, yaitu citraan. Citraan atau imaji adalah rangkaian kata yang dapat memperjelas apa maksud dan tujuan penyair. Pengimajian dilakukan agar puisi mampu menggugah imajinasi pembaca melalui penginderaan. Indera yang dimaksud adalah citraan penciuman (olfactory), citraan penglihatan (visual imagery), citraan pendengaran (auditory imagery), citraan perabaan (tactile imagery), citraan gerak (kinestetic), dan citraan pengecap (gustatory).</p><p>&nbsp;</p><p>Berdasarkan penjelasan tersebut, citraan yang terdapat dalam kutipan di atas adalah citraan penciuman (olfactory). Hal ini dapat dibuktikan dengan kalimat "Bau mesiu di udara, Bau mayat. Bau kotoran kuda". Kalimat tersebut berkaitan dengan hidung sebagao indra penciuman.</p><p>&nbsp;</p><p>Dengan demikian, citraan yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah citraan penciuman (olfactory).</p><p>&nbsp;</p><p>Semoga membantu, ya.</p>

Citraan yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah citraan penciuman (olfactory).

 

Simak penjelasan berikut.

 

Menurut KBBI, puisi merupakan ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait. Pilihan kata yang digunakan dalam puisi sesuai dengan maksud yang hendak disampaikan oleh pengarang. Puisi terdiri atas dua unsur, yakni unsur batin dan unsur fisik. Unsur batin meliputi tema, rasa, nada, dan amanat. Selain itu, puisi terbentuk atas unsur fisik, yaitu diksi, rima, tipografi, imaji, kata konkret, dan gaya bahasa.

 

Salah satu unsur fisik puisi, yaitu citraan. Citraan atau imaji adalah rangkaian kata yang dapat memperjelas apa maksud dan tujuan penyair. Pengimajian dilakukan agar puisi mampu menggugah imajinasi pembaca melalui penginderaan. Indera yang dimaksud adalah citraan penciuman (olfactory), citraan penglihatan (visual imagery), citraan pendengaran (auditory imagery), citraan perabaan (tactile imagery), citraan gerak (kinestetic), dan citraan pengecap (gustatory).

 

Berdasarkan penjelasan tersebut, citraan yang terdapat dalam kutipan di atas adalah citraan penciuman (olfactory). Hal ini dapat dibuktikan dengan kalimat "Bau mesiu di udara, Bau mayat. Bau kotoran kuda". Kalimat tersebut berkaitan dengan hidung sebagao indra penciuman.

 

Dengan demikian, citraan yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah citraan penciuman (olfactory).

 

Semoga membantu, ya.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

83

0.0

Jawaban terverifikasi