Kadek J

30 Mei 2024 08:11

Iklan

Iklan

Kadek J

30 Mei 2024 08:11

Pertanyaan

Pelayaran Hongi adalah pelayaran yang dilakukan oleh VOC dengan menggunakan senjata lengkap. Setiap tahun, dengan menggunakan perahu kora-kora milik para raja di Maluku, VOC memerintahkan para petani agar menebang sebagian pohon cengkeh mereka yang dikenal dengan ekstirpasi. Terhadap petani yang membandel, VOC akan membasmi ribuan pohon cengkeh mereka sebagai bentuk hukuman. Pelayaran dengan perahu kora-kora bertujuan mencegah penyelundupan cengkih ke luar Maluku. Dengan perahu kora-kora, VOC berkeliling mengawasi, mengejar dan menangkap pedagang gelap atau penyelundup dari Jawa, Melayu dan Banda. Tidak hanya penyelundup, VOC juga menangkap dan menghukum penduduk yang diam-diam menjual rempah selain kepada VOC. Berdasarkan teks, tujuan kebijakan yang diterapkan VOC adalah… a. Menangkap pedagang gelap atau penyelundup b. Mengamankan monopoli perdagangan c. Menangkap petani yang menjual rempah ke pihak selain VOC d. Mempertahankan kekuasaan politik di Maluku e. Menghukum petani yang menjual rempah ke pihak selain VOC


10

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Nanda R

Gold

30 Mei 2024 10:47

Jawaban terverifikasi

<p>Berdasarkan teks yang diberikan, tujuan utama kebijakan yang diterapkan VOC adalah:</p><p>b. Mengamankan monopoli perdagangan</p><p>Penjelasan:<br>- Meskipun menangkap pedagang gelap atau penyelundup (a) dan menghukum petani yang menjual rempah ke pihak selain VOC (e) juga merupakan bagian dari tindakan yang diambil oleh VOC, tujuan utama dari semua tindakan ini adalah untuk mengamankan monopoli perdagangan cengkeh.<br>- Dengan menghentikan penyelundupan dan memastikan bahwa petani hanya menjual cengkeh kepada VOC, VOC bisa mempertahankan kontrol penuh atas perdagangan cengkeh dan menjaga harga serta pasokan sesuai keinginan mereka. Ini adalah esensi dari kebijakan monopoli perdagangan yang mereka terapkan.</p>

Berdasarkan teks yang diberikan, tujuan utama kebijakan yang diterapkan VOC adalah:

b. Mengamankan monopoli perdagangan

Penjelasan:
- Meskipun menangkap pedagang gelap atau penyelundup (a) dan menghukum petani yang menjual rempah ke pihak selain VOC (e) juga merupakan bagian dari tindakan yang diambil oleh VOC, tujuan utama dari semua tindakan ini adalah untuk mengamankan monopoli perdagangan cengkeh.
- Dengan menghentikan penyelundupan dan memastikan bahwa petani hanya menjual cengkeh kepada VOC, VOC bisa mempertahankan kontrol penuh atas perdagangan cengkeh dan menjaga harga serta pasokan sesuai keinginan mereka. Ini adalah esensi dari kebijakan monopoli perdagangan yang mereka terapkan.


Iklan

Iklan

Navniaaa N

30 Mei 2024 14:36

Jawaban terverifikasi

<p>b. mengamankan monopoli perdagangan&nbsp;</p><p><br>Tujuan utama VOC adalah mengamankan kontrol atas perdagangan rempah-rempah yang berlimpah di wilayah Asia Tenggara. Hal ini mencakup produksi, pengangkutan, dan pemasaran rempah-rempah seperti cengkeh, kayu manis, dan lada.</p><p>Ada tiga tujuan utama dari didirikannya VOC, yaitu: Menyaingi perusahaan dagang Inggris di India, yaitu East India Company (EIC) Menguasai pelabuhan serta kerajaan-kerajaan di Indonesia. Melakukan monopoli perdagangan rempah-rempah di Indonesia.</p><p>VOC didirikan oleh Johan Van Oldenbarnevelt pada tahun 1602 yang dilatarbelakangi adanya persaingan dagang antar pedagang Belanda. Keberadaan VOC menjadi sangat menguntungkan bagi Belanda mengingat VOC menjadi pemasukan terbesar Belanda.</p>

b. mengamankan monopoli perdagangan 


Tujuan utama VOC adalah mengamankan kontrol atas perdagangan rempah-rempah yang berlimpah di wilayah Asia Tenggara. Hal ini mencakup produksi, pengangkutan, dan pemasaran rempah-rempah seperti cengkeh, kayu manis, dan lada.

Ada tiga tujuan utama dari didirikannya VOC, yaitu: Menyaingi perusahaan dagang Inggris di India, yaitu East India Company (EIC) Menguasai pelabuhan serta kerajaan-kerajaan di Indonesia. Melakukan monopoli perdagangan rempah-rempah di Indonesia.

VOC didirikan oleh Johan Van Oldenbarnevelt pada tahun 1602 yang dilatarbelakangi adanya persaingan dagang antar pedagang Belanda. Keberadaan VOC menjadi sangat menguntungkan bagi Belanda mengingat VOC menjadi pemasukan terbesar Belanda.


lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Dalam kurun waktu abad ke-7 hingga abad ke-13 M, dinasti-dinasti kekaisaran Tiongkok, seperti Tang, Song, Yuan, dan Ming menjalin hubungan dengan kerajaan- kerajaan yang ada di Kepulauan Nusantara, termasuk Sriwijaya. Pada abad ke-7 M, tercatat cukup banyak orang Tiongkok dan Arab yang bermukim di Sriwijaya. Hal ini menunjukkan bahwa.... A. orang-orang Tiongkok ingin menetap di Nusantara B. pedagang Sriwijaya menguasai pasar-pasar di Tiongkok C. rempah-rempah Nusantara dibutuhkan bangsa Tiongkok D. Nusantara menempatkan Tiongkok sebagai mitra dagang utama E. Rempah Nusantara lebih bagus mutunya dari rempah endemik Tiongkok

27

0.0

Jawaban terverifikasi

Bacalah cuplikan novel berikut. Tersesat di Pulau Raksasa Aku tinggal bersama keluargaku selama dua bulan di darat. Setelah itu, kami pergi berlayar bersama kapal bernama Adventure Kami berada di laut selama beberapa bulan ketika kemudian datang hujan angin yang dahsyat dan kami pun akhirnya tersesat. Setelah beberapa minggu, kami melihat sebuah pulau. Kemudian, aku naik ke sebuah perahu kecil dengan dua belas awakku. Kami pun mendayung menuju ke pulau itu. Kami pergi mencari air untuk diminum. Aku pergi seorang diri dan semua awakku kutinggalkan dalam perahu. Ketika aku kembali, para awakku sudah siap berangkat. Namun, tiba-tiba saja meninggalkanku dengan cepat sekali menuju kapal Adventure. Sesudah itu, aku melihat seorang raksasa berlari menuju kapal itu. Ia berusaha menangkap salah satu dari mereka yang ada dalam kapal. Akan tetapi, mereka sudah jauh. Melihat itu, aku berlari ke pantai, tetapi kemudian satu dari raksasa menangkapku. Raksasa itu membawaku ke rumahnya yang amat besar dan memperlihatkanku kepada tuannya. Tuannya adalah petani di pulau raksasa yang bernama Pulau Brobdignas. Raksasa petani itu mempunyai seorang putri bernama Glumdalclitch berumur sembilan tahun. Petani itu kemudian membuat kotak besar dan memasukkanku ke kotak itu. Ia lalu berkata kepada Glumdalclitch agar menjagaku. Pada suatu hari, mereka membawaku ke kota. Kami pun tiba di sebuah penginapan. Petani itu membawaku masuk dan meletakkan kotaknya di atas meja. Seluruh raksasa menertawakanku karena aku sangat kecil. Petani itu sangat rakus. "Kau harus kerja keras untukku," katanya padaku. "Aku akan membawamu ke Lordbrulgrud, ibu kota Brobdignas. Para raksasa lain akan datang melihatmu dan mereka akan membayarku dengan uang yang banyak," lata petani. Glumdalclitch menjinjingku ke dalam kotak. Kami tiba di kota dan petani itu memperlihatkanku kepada beberapa raksasa lainnya. Petani menyuruhku untuk berbicara, berjalan, dan bermain pedang. Makin lama, makin banyak raksasa yang datang melihatku dan mereka memberi uang pada petani itu. Dalam waktu sekejap saja, petani itu menjadi kaya raya. Setelah beberapa minggu, petani itu menjualku kepada Ratu. Glumdalclitch tinggal bersamaku dan ia menjadi pelayanku. Oleh tukang kayu yang bekerja di istana, aku dibikinkan kotak baru yang di dalamnya terdapat dua kursi, dua meja, dan sebuah tempat tidur. Suatu saat, jendela kotakku terbuka dan beberapa ekor tawon masuk ke sana. Tawon-tawon itu sangat besar, sebesar burun g. "Tawon ini pasti akan menyengatku," pikirku dengan ketakutan. Maka kubunuh empat di antaranya dengan pedangku, sedangkan lainnya terbang pergi. Di lain waktu, saat aku duduk di halaman depan istana, turunlah hujan es. Gumpalan-gumpalan es beku itu besar- besar, sebesar bola tenis. Beberapa di antaranya menimpaku dan aku pun jatuh ke tanah. Tubuhku terasa memar dan sakit sekali. Setelah itu, aku jatuh sakit selama sepuluh hari. Suatu hari, Glumdalclitch pergi berjalan-jalan bersama teman-temannya. Aku sedang sendirian di kebun. Tiba-tiba, datang seekor *anjing yang kemudian membawaku dan meletakkanku di tanah dekat seorang tukang kebun. Mulanya aku sangat takut. Akan tetapi, ternyata *anjing itu tidak melukaiku. Aku sering memimpikan tentang laut dan kapal laut dan jadi ingin memperoleh sebuah perahu. Lalu, aku berkata kepada tukan g kayu. "Tolong buatkan perahu untukku . "Maka jawabnya, "Baiklah, akan kubuatkan." Tukang perahu itu menyelesaikan pekerjaannya dalam 10 hari. Perahu itu lengkap dengan layar dan dayungnya. Namun sayang, sang Ratu melihat perahu itu dan mengambilnya. Ratu memperlihatkan perahu itu kepada Raja. Kemudian, Ratu berkata pada tukang kayu, "Tolong buatkan bak yang besar untuk perahu ini. "Dan tukang kayu pun menjawab, "Baik Yang Mulia." Diletakkannya bak itu di sebuah ruangan istana oleh tukang kayu setelah jadi. Dua pria raksasa mengisi kolam itu dengan air dan meletakkan perahu itu di dalamnya. Glumdalclitch meletakkanku ke dalam perahu itu. Aku sering mendayung perahu itu di dalamnya dan Ratu menontonku. Terkadang, aku naikkan layar dan Glumdalclitch meniupkan angin untuk perahuku. Jika aku selesai berlayar dalam bak itu, Glumdalclitch mengambilku dan menjagaku kembali. Tidak lupa, ia juga mengambil perahuku dan menggantungnya pada sebuah paku agar jadi kering. Begitulah kehidupan seterusnya, aku tidak dapat lari dari Pulau Brobdignas. (Terjemahan dari The Voyage to Brobdinas) Nilai kehidupan apa saja yang tergambar di dalamnya?

6

4.3

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Zona Pelindung di Jalan Tol Pada rentang waktu 2015-2019, Indonesia memiliki hal baru di bidang infrastruktur, yakni pembangunan Jalan Tol Trans-Jawa. Jalan bebas hambatan ini menghubungkan Pelabuhan Merak di Jakarta dengan Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi. Pembangunan jalan tol ini menjadi gebrakan yang nyata. Berbagai manfaat pun mulai tampak dan dirasakan oleh masyarakat dari keberadaan jalan tal ini. Melalui jalan tal ini, para pengguna mampu mempersingkat waktu perjalanan dan memudahkan akses jalan penghubung antarkota. Selain itu, manfaat terbesar dari jalan tal ini adalah menciptakan dan menumbuhkan daerah industri serta melancarkan distribusi sembako ke berbagai daerah. Meskipun memberikan banyak manfaat, bukan berarti keberadaan jalan tol ini mampu menyenangkan semua pihak. Jalan tol ini nyatanya menimbulkan efek yang kurang baik bagi sebagian warga yang tinggal di beberapa ratus meter di sekitar ruas jalan tol. Memang benar banyak manfaat yang mampu diberikan dari jalan tal ini. Namun, apakah pihak yang merancang dan membangun jalan tal memikirkan keadaan fisik dan mental warga di tepi jalan tol? Kebetulan saya tinggal di daerah yang berjarak 500 meter dari Jalan Tol Ngawi-Kertosono. Saya memahami dengan baik penderitaan yang dialami warga desa di tepi jalan tal tersebut. Sebelum pembangunan jalan tol, warga di desa tersebut hidup dengan tenteram, nyaman, dan tenang. Saat malam hari, suasana desa hening dengan dihiasi suara jangkrik dan kodak. Embusan udara di desa tersebut juga bersih dan segar. Namun, sekarang, suasana desa menjadi berisik karena suara truk, bus, dan kendaraan-kendaraan lain yang lalu-lalang tanpa henti. Mereka selalu dihantui dengan asap hitam, suara bising, dan klakson setiap hari. Oleh karena itu, saya berharap, pemerintah dan pengembang jalan tol berkenan memikirkan dampak buruk jalan tal bagi kesehatan fisik dan mental warga yang tinggal di sekitarnya. Salah satu solusi yang bisa saya berikan adalah pemerintah dalam membangun jalan tol seharusnya tidak hanya membeli tanah untuk jalan aspal dan bidang pengapit terbuka di kanan-kirinya. Akan tetapi, pemerintah juga sebaiknya membeli tanah di luar (di kanan-kiri) dua bidang itu yang lebarnya dua kali Iebar jalan aspal dan bidang pengapit. Selanjutnya, pada dua bidang di kanan-kiri jalan aspal dan bidang pengapit tersebut ditanami pohon-pohon besar yang bisa menyerap debu dan asap dari kendaraan. Selain untuk menyaring udara, pohon-pohon itu juga bisa meredam suara bising kendaraan. Lahan tersebut dapat kita namakan ""zona pelindung"" karena berfungsi melindungi warga yang tinggal di tepi jalan tol dari polusi asap, debu, dan suara. Pemerintah memang akan mengeluarkan banyak dana, tetapi bukankah rakyat, khususnya warga di tepi jalan tol juga butuh diperhatikan kesehatan fisik dan ketenteraman batinnya? Seandainya zona pelindung jalan tal terwujud, saya yakin Indonesia akan memiliki tambahan lahan paru-paru dunia. Hal tersebut tidak hanya berdampak positif bagi bangsa Indonesia, tetapi juga dunia. Pembangunan jalan tal memang mampu memberikan berbagai manfaat untuk kemajuan bangsa Indonesia. Namun, pemerintah juga semestinya jangan lupa untuk memperhatikan kesehatan dan ketenteraman warga yang tinggal di tepi jalan tal tersebut. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan membuat zona pelindung yang dapat melindungi warga dari polusi kendaraan pengguna jalan tol. 8. Meskipun memberikan banyak manfaat, bukan berarti keberadaan jalan tol ini mampu menyenangkan semua pihak. Dari pendapat tersebut, dapat disimpulkan bahwa ... a. Seluruh pihak menjadi tidak senang. b. Setiap pihak berusaha saling menyenangkan. c. Seluruh kalangan senang dengan manfaat yang ada. d. Tidak semua pihak senang dengan manfaat yang ada.

2

0.0

Jawaban terverifikasi