Toni K

05 September 2022 15:38

Iklan

Toni K

05 September 2022 15:38

Pertanyaan

Para pelancong mengunjungi kota kami untuk menyaksikan kepedihan. Mereka datang untuk menonton kota kami yang hancur. Kemunculan para pelancong itu membuat kesibukan tersendiri di kota kami. Biasanya kami duduk-duduk di gerbang kota memandangi para pelancong yang selalu muncul berombongan mengendarai kuda, keledai, unta, atau permadani terbang dan juga kuda sembrani. Mereka datang dari segala penjuru dunia. Dari negeri-negeri jauh yang gemerlapan. Di bawah langit senja yang kemerahan kedatangan mereka selalu terlihat bagaikan siluet iring-iringan kafilah melintasi gurun perbatasan, membawa bermacam perbekalan piknik. Berkarung-karung gandum yang diangkut gerobak pedati, daging asap yang digantungkan di punuk unta terlihat bergoyang-goyang, roti kering yang disimpan dalam kaleng, botol-botol cuka dan saus, biskuit dan telor asin, rendang dalam rantangโ€”juga berdus-dus mi instan yang kadang mereka bagikan pada kami. Penampilan para pelancong yang selalu riang membuat kami sedikit merasa terhibur. Kami menduga, para pelancong itu sepertinya telah bosan dengan hidup mereka yang sudah terlampau bahagia. Hidup yang selalu dipenuhi kebahagiaan ternyata bisa membosankan juga. Mufigkin para pelancong itu tak tahu lagi bagaimana caranya menikmati hidup yang nyaman tenteram tanpa kecemasan di tempat asal mereka. Karena itulah mereka ramai-ramai piknik ke kota kami: menyaksikan bagaimana perlahan-lahan kota kami menjadi debu. *Kami menyukai caro mereka tertawa, soat mereka begitu gembira membangun tenda-tenda dan mengeluarkan perbekalan, lalu berfoto ramai-ramai di antara reruntuhan puing-puing kota kami.* ("Piknik", Agus Noor [Cerpen Kompas Pilihan 2005-20061) Kalimat bertanda bintang pada teks tersebut mengandung majas . ... A. sarkasme B. paradoks C. sinekdok D. simile E. ironi

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

11

:

58

:

37

Klaim

4

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Q. Aina

Mahasiswa/Alumni IAIN Kudus

28 Oktober 2022 02:08

Jawaban terverifikasi

<p>๐‰๐š๐ฐ๐š๐›๐š๐ง ๐ฒ๐š๐ง๐  ๐›๐ž๐ง๐š๐ซ ๐š๐๐š๐ฅ๐š๐ก E.<br>&nbsp;<br>๐˜๐ฎ๐ค ๐ฌ๐ข๐ฆ๐š๐ค ๐ฉ๐ž๐ฆ๐›๐š๐ก๐š๐ฌ๐š๐ง ๐›๐ž๐ซ๐ข๐ค๐ฎ๐ญ. &nbsp;</p><p>Majas ironi adalah majas yang mengandung pernyataan yang sangat berbanding terbalik dengan kenyataan yang ada.</p><p><br>Kalimat "kami menyukai cara mereka tertawa, saat mereka begitu gembira membangun tenda-tenda dan mengeluarkan perbekalan, lalu berfoto ramai-ramai di antara reruntuhan puing-puing kota kami." pada teks tersebut mengandung majas ironi. Sebab kata 'menyukai' dalam kalimat tersebut bermakna sebaliknya.<br>&nbsp;<br>๐‰๐š๐๐ข, ๐ฃ๐š๐ฐ๐š๐›๐š๐ง ๐ฒ๐š๐ง๐  ๐›๐ž๐ง๐š๐ซ ๐š๐๐š๐ฅ๐š๐ก E.</p>

๐‰๐š๐ฐ๐š๐›๐š๐ง ๐ฒ๐š๐ง๐  ๐›๐ž๐ง๐š๐ซ ๐š๐๐š๐ฅ๐š๐ก E.
 
๐˜๐ฎ๐ค ๐ฌ๐ข๐ฆ๐š๐ค ๐ฉ๐ž๐ฆ๐›๐š๐ก๐š๐ฌ๐š๐ง ๐›๐ž๐ซ๐ข๐ค๐ฎ๐ญ.  

Majas ironi adalah majas yang mengandung pernyataan yang sangat berbanding terbalik dengan kenyataan yang ada.


Kalimat "kami menyukai cara mereka tertawa, saat mereka begitu gembira membangun tenda-tenda dan mengeluarkan perbekalan, lalu berfoto ramai-ramai di antara reruntuhan puing-puing kota kami." pada teks tersebut mengandung majas ironi. Sebab kata 'menyukai' dalam kalimat tersebut bermakna sebaliknya.
 
๐‰๐š๐๐ข, ๐ฃ๐š๐ฐ๐š๐›๐š๐ง ๐ฒ๐š๐ง๐  ๐›๐ž๐ง๐š๐ซ ๐š๐๐š๐ฅ๐š๐ก E.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamuโ€™alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk โ€ฆ. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

78

0.0

Jawaban terverifikasi