Aulia F

22 Maret 2024 01:31

Iklan

Aulia F

22 Maret 2024 01:31

Pertanyaan

Pada masa Pendudukan Jepang banyak masyarakat yang menilai bahwa Ir. Soekarno dan Golongan Tua yang lain pro terhadap Pemerintah Jepang. Hal ini salah satunya dibuktikan dengan.

Pada masa Pendudukan Jepang banyak masyarakat yang menilai bahwa Ir. Soekarno dan Golongan Tua yang lain pro terhadap Pemerintah Jepang. Hal ini salah satunya dibuktikan dengan.

 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

11

:

01

:

47

Klaim

3

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Salsabila M

Community

22 Maret 2024 04:56

Jawaban terverifikasi

<p>Salah satu bukti yang menunjukkan bahwa Ir. Soekarno dan Golongan Tua lainnya dianggap pro terhadap Pemerintah Jepang selama masa pendudukan Jepang adalah pembentukan badan pemerintahan yang dikenal sebagai Pusat Tenaga Rakyat (Putera). Pemerintah Jepang membentuk Putera pada tanggal 28 Februari 1943 sebagai organisasi massa yang mendukung kebijakan Jepang dan berperan dalam memobilisasi dukungan rakyat untuk kepentingan Jepang dalam Perang Asia Timur Raya. Salah satu tokoh yang terlibat dalam Putera adalah Ir. Soekarno, yang pada saat itu diangkat sebagai Ketua. Hal ini menjadi salah satu indikasi bahwa Ir. Soekarno dan sebagian Golongan Tua lainnya bekerja sama dengan Pemerintah Jepang selama masa pendudukan tersebut.</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p><br>&nbsp;</p>

Salah satu bukti yang menunjukkan bahwa Ir. Soekarno dan Golongan Tua lainnya dianggap pro terhadap Pemerintah Jepang selama masa pendudukan Jepang adalah pembentukan badan pemerintahan yang dikenal sebagai Pusat Tenaga Rakyat (Putera). Pemerintah Jepang membentuk Putera pada tanggal 28 Februari 1943 sebagai organisasi massa yang mendukung kebijakan Jepang dan berperan dalam memobilisasi dukungan rakyat untuk kepentingan Jepang dalam Perang Asia Timur Raya. Salah satu tokoh yang terlibat dalam Putera adalah Ir. Soekarno, yang pada saat itu diangkat sebagai Ketua. Hal ini menjadi salah satu indikasi bahwa Ir. Soekarno dan sebagian Golongan Tua lainnya bekerja sama dengan Pemerintah Jepang selama masa pendudukan tersebut.

 

 

 


 


Iklan

Nanda R

Community

24 Maret 2024 07:20

Jawaban terverifikasi

<p>Salah satu bukti yang menunjukkan bahwa Ir. Soekarno dan Golongan Tua lainnya dianggap pro terhadap Pemerintah Jepang selama masa Pendudukan Jepang adalah:</p><ul><li><strong>Pembentukan Pusat Tenaga Rakyat (Putera)</strong> Ir. Soekarno, bersama dengan para pemimpin nasionalis lainnya, mendirikan organisasi Putera yang merupakan organisasi massa yang bekerja sama dengan Pemerintah Jepang. Meskipun tujuan pembentukan Putera adalah untuk memobilisasi rakyat Indonesia dalam mendukung kemerdekaan, namun kerja sama dengan pemerintah pendudukan Jepang menimbulkan persepsi bahwa mereka bersikap pro terhadap pemerintahan Jepang saat itu.</li></ul>

Salah satu bukti yang menunjukkan bahwa Ir. Soekarno dan Golongan Tua lainnya dianggap pro terhadap Pemerintah Jepang selama masa Pendudukan Jepang adalah:

  • Pembentukan Pusat Tenaga Rakyat (Putera) Ir. Soekarno, bersama dengan para pemimpin nasionalis lainnya, mendirikan organisasi Putera yang merupakan organisasi massa yang bekerja sama dengan Pemerintah Jepang. Meskipun tujuan pembentukan Putera adalah untuk memobilisasi rakyat Indonesia dalam mendukung kemerdekaan, namun kerja sama dengan pemerintah pendudukan Jepang menimbulkan persepsi bahwa mereka bersikap pro terhadap pemerintahan Jepang saat itu.

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Pada saat sidang BPUPK tanggal 31 Mei 1945, ada 2 usulan yaitu Indonesia menjadi negara monarki atau Republik. Tokoh yang mengusulkan bentuk negara Indonesia Republik adalah... A. Ir. Soekarno B. Mr. Achmad Soebardjo C. Dr. Soepomo D. Mohammad Yamin

5

4.0

Jawaban terverifikasi

[1] Gaya hidup sedentari alias kurang gerak atau mager (malas gerak) adalah masalah yang sering dialami oleh penduduk perkotaan. [2] Bekerja di depan layar komputer sepanjang hari, kelamaan terjebak macet di jalan,atau hobi main gim tanpa diimbangi olahraga merupakan bentuk dari gaya hidup sedentari. [3] Jika Anda termasuk salah satu orang yang sering melakukan berbagai rutinitas tersebut, Anda harus waspada. [4] Pasalnya, gaya hidup sedentari sangat berbahaya karena membuat Anda berisiko terkena diabetes tipe 2. [5] Gaya hidup sedentari menyebabkan masyarakat, terutama penduduk kota, malas bergerak. [6] Coba ingat-ingat, dalam sehari ini, sudah berapa kali Anda dalam menggunakan aplikasi online untuk memenuhi kebutuh Anda? [7] Selain itu, tilik juga berapa banyak langkah yang sudah Anda dapatkan pada hari ini? [8] Seiring dengan pengembangan teknologi yang makin canggih, apa pun yang Anda butuhkan kini bisa langsung diantar ke ruangan kantor Anda atau depan rumah. [9] Selain hemat waktu, Anda pun jadi tak perlu mengeluarkan energi untuk mendapatkan apa yang Anda mau. [10] Namun, tahukah Anda bahwa segala kemudahan tersebut menyimpan bahaya bagi tubuh Anda? [11] Minimnya aktifitas fisik karena gaya hidup ini membuatmu berisiko lebih tinggi terkena berbagai penyakit kronis, termasuk diabetes. [12] Bahkan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa gaya hidup ini juga termasuk 1 dari 10 penyebab kematian terbanyak di dunia. [13] Selain itu, data terbaru dari Riskedas 2018 menguak bahwa DKI Jakarta merupakan provinsi dengan tingkat diabetes melitus tertinggi di Indonesia. [14] Ini menunjukkan bahwa gaya hidup mager amat erat kaitannya dengan tingkat diabetes di perkotaan. Bentuk bahasa yang sejenis dengan mager pada kalimat 1 adalah.... a. magang b. oncom c. rudal d. pugar

4

5.0

Jawaban terverifikasi