Nakula N

15 Agustus 2022 08:43

Iklan

Nakula N

15 Agustus 2022 08:43

Pertanyaan

Nah, pada Perahu Kertas bagian kedua ini, pedangnya masih bermata satu, tapi tidak tajam. Kupasannya pun jadi tidak sempurna dan setengah-setengah. Konflik-konflik personal itu malah direndengkan secara ambisius, karena tampak ingin memeriahkan plot utamanya. Padahal, meskipun masih memiliki relevansi dengan plot utama, kehadiran subplotnya ada yang tak dibekali modal awal yang cukup. Lihat saja pada konflik antara Pak Wayan dan Lena, atau Sisca dengan Remi, yang akhirnya malah terasa dipaksakan. Akibat pedang yang tidak tajam pula, akting Adipati maupun Maudy pun jadi tidak lancar dalam mengantarkan kita masuk ke pedalaman mereka. Konsistensi dramatika cerita dan emosi para karakter dalam kedua bagian Perahu Kertas lalu menjadi tidak terjaga. Sayang beribu sayang konsistensi tersebut akhirnya buyar di penghujung cerita bagian kedua film ini. Siang keladinya tetap terletak pada sikap ambisius pembuat film dalam menuturkan kisah Perahu Kertas. Untungnya, kerja kamera arahan Faozan Rizal tidak ikutan ambisius. Bahkan yang menarik, Faozan lagi-lagi menorehkan tanda tangan khasnya di film ini, yakni pemanfaatan sifat reflektif cermin di set syuting. Sikap ambisius pembuat film mencuat jelas dari pemecahan film Perahu Kertas jadi dua bagian tanpa direncanakan sejak awal, sehingga mau tidak mau mengorbankan struktur naratif dalam skenario. Sikap ambisius ini juga tercium dari akhir kisah film yang ingin membahagiakan semua pihak. Tidak salah memang dengan akhir bahagia, asalkan dikreasikan secara terukur dan tidak seperti dibuat-buat. (Diadaptasi dari ulasan Angga Rulianto yang dimuat dihttp://ftlmindonesia.or.id) 6. Kalimat utama yang tepat untuk paragraf ke-3 adalah .... a. Sikap ambisius pembuat film mencuat jelas dari pemecahan film Perahu Kertas jadi dua bagian tanpa direncanakan sejak awal b. Mau tidak mau sikap ambisius pembuat film mengorbankan struktur naratif dalam skenario. c. Sikap ambisius ini juga tercium dari akhir kisah film yang ingin membahagiakan semua pihak. d. Akhir bahagia sebaiknya dikreasikan secara terukur dan tidak seperti dibuat-buat. e. Akhir bahagia film ini terkesan dibuat-buat dan tidak terukur.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

03

:

39

:

15

Klaim

10

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

M. Agus

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Ganesha

27 September 2022 08:25

Jawaban terverifikasi

<p>Jawabannya adalah A. Sikap ambisius pembuat film mencuat jelas dari pemecahan film Perahu Kertas jadi dua bagian tanpa direncanakan sejak awal.</p><p>&nbsp;</p><p>Kalimat utama adalah kalimat yang berisikan inti dari sebuah paragraf. Kalimat utama bisa terletak di awal kalimat, di tengah kalimat dan diakhir kalimat.</p><p>&nbsp;</p><p>Kalimat utama yang tepat untuk paragraf ke-3 adalah sikap ambisius pembuat film mencuat jelas dari pemecahan film Perahu Kertas jadi dua bagian tanpa direncanakan sejak awal. Hal ini karena kalimat setelahnya menjelaskan tentang sikap ambisius dari pembuat film Perahu Keras hingga akhir bahagia film ini terkesan dibuat-buat dan tidak terukur.</p><p>&nbsp;</p><p>Jadi kalimat utama yang tepat untuk paragraf ke-3 adalah sikap ambisius pembuat film mencuat jelas dari pemecahan film Perahu Kertas jadi dua bagian tanpa direncanakan sejak awal.</p><p>Oleh karena itu jawabannya A.</p>

Jawabannya adalah A. Sikap ambisius pembuat film mencuat jelas dari pemecahan film Perahu Kertas jadi dua bagian tanpa direncanakan sejak awal.

 

Kalimat utama adalah kalimat yang berisikan inti dari sebuah paragraf. Kalimat utama bisa terletak di awal kalimat, di tengah kalimat dan diakhir kalimat.

 

Kalimat utama yang tepat untuk paragraf ke-3 adalah sikap ambisius pembuat film mencuat jelas dari pemecahan film Perahu Kertas jadi dua bagian tanpa direncanakan sejak awal. Hal ini karena kalimat setelahnya menjelaskan tentang sikap ambisius dari pembuat film Perahu Keras hingga akhir bahagia film ini terkesan dibuat-buat dan tidak terukur.

 

Jadi kalimat utama yang tepat untuk paragraf ke-3 adalah sikap ambisius pembuat film mencuat jelas dari pemecahan film Perahu Kertas jadi dua bagian tanpa direncanakan sejak awal.

Oleh karena itu jawabannya A.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

60

0.0

Jawaban terverifikasi