Shindy H

03 Agustus 2019 09:35

Iklan

Shindy H

03 Agustus 2019 09:35

Pertanyaan

membuat percakapan dengan asking ettention Dan giving ettention, asking opinion, giving opinion, dancheking someone, s understanding, responding someone's understanding

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

09

:

27

:

45

Klaim

2

0


Empty Comment

Belum ada jawaban 🤔

Ayo, jadi yang pertama menjawab pertanyaan ini!

Mau jawaban yang cepat dan pasti benar?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Temukan jawabannya dari Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Buatlah dialog panjang dalam bahasa inggris yang berisikan 3 orang dan 1 narator mengenai perdebatan yang berhubungan dengan sekolah dgn menggunakan ( giving opinion dan defending opinion ) !!! tolonggg di jawabbb !!

1

0.0

Jawaban terverifikasi

Teacher : So students, I want you to make a dialogue with your partner, then practice it in front of the class. Do you get my point? Students : Yes, sir. What does the underlined sentence express? a. giving opinion b. asking for opinion c. cheking for understanding d. praising someone you know

2

0.0

Jawaban terverifikasi

Iklan

Puisi A Dibawa Gelombang Alun membawa bidukku perlahan Dalam kesunyian malam waktu Tidak berpawang tidak berkawan Entah ke mana aku tak tahu Jauh di atas bintang kemilau Seperti sudah berabad-abad Dengan damai mereka meninjau Kehidupan bumi yang kecil amat Aku bernyanyi dengan suara Seperti bisikan angin di daun Suaraku hilang dalam udara Dalam laut yang beralun-alun Alun membawa bidukku perlahan Dalam kesunyian malam waktu Tidak berpawang tidak berkawan Entah ke mana aku tak tahu (Sumber: Teks Puisi karangan Sanusi Pane diunduh di http://farichinfarich.blogspot.co.id/2011/04/diktat-kelas-viii-puisi.html) Puisi B Pembawa Matahari Piring-piring lokan itu pecah kembali Membangunkan tubuh cahaya dan si bocah Muncul lagi di pantai, mendirikan menara Dari gundukan pasir dan serakan-serakan kerang Namun segera dijala oleh siang Dan diterbangkan ke udara Sore itu aku duduk, membaca buku laut dan gelombang Mendengarkan kisah dari jauh namun dekat Bendera perang hampir kumal Dan jarum hari mulai menjahit sepi Membentangkan malam "Selamat tinggal Ahmas!" seru sebuah suara "Berapa anakmu sekarang, Leila?" kata yang lain "Kiambang-kiambang bertaut di sungai dan hanyut mengisahkan nasib kita Kemudiku selalu patah, selalu patah "Namun rumah senantiasa indah Senantiasa indah Nyanyian-nyanyian tak semerdu dulu lagi Tapi masa kanak-kanakku memasang lagi telinganya Hingga percakapan-percakapan butir pasir bisa terdengar Bersama kegaiban ratusan malaikat Dan dalam rongga kecilnya yang berkaca-kaca Kutemukan semesta yag juga ada dalam diriku Di sanalah rumahku, kata si bocah Dalam kemilau embun, di pangkuan sunyi Di lubuk kecemasan yang senantiasa gelisah Dalam keluasan ke mana ombak selalu berbenah Tak kuperlukan lagi pintu dan jendela dunia kini Tak kuperlukan lagi jalan pulang Semua ada di sana seperti jantera dan benang tenunnya Kemudian si bocah pulang Membawa matahari Dan esoknya datang lagi Membawa matahari (Sumber: Teks Puis karang Abdul Hadi diunduh di http://ihwanaridanu.blogspot.co.id/2012/03/analisis-struktural-semiotik-puisi.html) Puisi C Doa Sebelum Tidur Maafkan saya, Tuhan Baru kali ini sempat mengingatMu Maafkan saya, Tuhan Mungkin besok aku lupa lagi Aku akan tidur Mungkin beberapa jam saja Kini terserah padaMu Nasibku terlena di pangkuanMu Aku tak biasa Berdoa panjang-panjang Hanya kuminta Tolong damaikan dunia Selama aku lelap tidur dan terlupa Aku tahu Engkau takkan tidur Dan tak kunjung lupa Oleh karena itu Sebelum tidur kuminta padaMu Apa saja yang baik untukku Dan untuk siapa saja (Ah, barangkali Kau tertawa Tapi betapa pun, maafkan daku, Tuhan) (Sumber: Teks Puisi karangan Budiman S. Hartoyo diunduh di http://acehlook.com/amanat-puisi/) Tentukan amanat/pesan yang akan disampaikan penulis dari ketiga teks tersebut!

3

5.0

Jawaban terverifikasi

Kemajuan teknologi informasi membuat banyak perubahan, termasuk perkembangan gadget di kalangan remaja, Banyak remaja yang menghabiskan waktunya untuk bermain gadget seperti bermain game dan membuka situs-situs yang dilarang, hal tersebut pasti membawa dampak dan pengaruh terhadap perkembangan pola pikir dan lingkungan remaja. Gadget banyak dipergunakan oleh remaja zaman sekarang, Gadget dapat memenuhi hasrat dan hobi mereka. Akan tetapi, gadget banyak membawa dampak negatif terhadap remaja dan lingkungannya, jika remaja mempergunakan gadget secara berlebihan. selain itu, gadget cenderung digunakan remaja untuk membuat situs-situs terlarang dan game. Hal ini dapat menurunkan konsentrasi mereka dalam belajar. Selain itu, gadget memiliki dampak negatif bagi kesehatan tubuh, karena gadget mengeluarkan banyak radiasi yang secara tidak langsung merusak mata dan saraf otak. Terlebih lagi, remaja tersebut tidak memperhatikan jarak antara mata dan gadget saat mempergunakan gadget. Jika dilihat dari usia, seharusnya remaja tidak diperbolehkan untuk menggunakan gadget. Hal itu dikarenakan gadget dapat menghubungkan remaja dengan hal-hal yang seharusnya belum mereka ketahui. Terlebih lagi pada usia ini remaja sangat mudah terpengaruh oleh lingkungan luar. Argumen yang telah disajikan mungkin benar. Akan tetapi, alasan yang disajikan tentu dapat terbantahkan. Banyak sisi positif yang didapatkan oleh remaja jika mereka mempergunakan gadget dengan benar. Alasannya yaitu, remaja lebih mudah mencari tugas-tugas mereka dari sekolah, jika mereka tidak mendapat informasi dari buku pelajaran mereka. Hal ini dapat meningkatkan prestasi dan pengetahuan mereka. Selain itu, remaja juga lebih mudah memberi kabar kepada orangtua jika ada sesuatu yang mendadak dan juga remaja lebih mudah untuk berhubungan dengan sanak saudara yang jauh. Dampak positif lainya, melalui canggihnya gadget remaja dapat mengetahui perkembangan IPTEK. Secara umum saya setuju dengan alasan-alasan yang mendukung penggunaan gadget di lingkungan remaja. Tetapi jika dilihat dari bidang akademis serta keamanan remaja itu sendiri gadget lebih berdampak negatif. Jadi, sebaiknya para orang tua tidak memberikan kebebasan kepada anaknya untuk bermain dan memiliki gadget, karena gadget sangat banyak membawa dampak negatif pada kehidupan remaja tersebut. 1. tulislah 2 kalimat aktif dan ubahlah kalimat pasif berdasarkan teks diatas! (S p o k)

3

0.0

Jawaban terverifikasi

Pertemuan Dua Hati Mengalah tidak berarti kalah. Biarkan bila orang lain menganggap kita pengecut. Diri pribadi kita tahu betul bahwa kita menghindari pertikaian dengan kekerasan. "Kalau memang betul tanamanmu kurang subur, jangan malu mengakui kenyataan," kataku membesarkan hatinya. "Bagaimana yang sesungguhnya? Subur atau tidak?" Waskito tidak menjawab. Dia juga tidak memandang ke wajahku. "Kutunggu jawabanmu, bagaimana menurut pendapatmu apakah tariamanmu subur atau tidak?" Aku terus mendesak. Antara kami berdua kurasakan telah ada pintu penghubung sejak pekan-pekan terakhir itu. Meskipun pintu itu tidak terbuka Iebar, tetapi aku yakin bahwa itu juga tidak terkunci . Anak itu tetap terdiam. Badannya tidak tenang. Pantatnya beringsut, kakinya usil di bawah kursi. Akhirnya aku memutuskan mengalah. Hatiku masih dibayangi kekhawatiran kalau-kalau dia merasa diri terjepit. Kujelaskan bahwa mengakui kekurangannya sendiri sama seperti mengakui kesalahan. ltu sifat satria, sportif. Jangan dikira keseganan dan hormat orang mengurang karena pengakuan kita tersebut. "Tidak ada orang yang baik atau pandai atau cekatan dalam segala-galanya. Kamu terampil dalam hal pertukangan, otakmu cerdas meskipun pelajaranmu biasa-biasa saja. Bukankah itu sudah sangat mencukupi? Kalau memang kamu hendak membalas dendam terhadap teman-temanmu, tidak dengan cara membanting dan menginjak-injak tanaman mereka. Bikinlah prestasi dalam hal lain yang kamu kira lebih mampu. Tekunilah pelajaranmu misalnya! Bejanamu dipasang di ruang keterampilan, dipergunakan sebagai contoh untuk kelas-kelas lain. ltulah prestasimu! Tunjukkan lain-lainnya! Kalau memang kamu lemah dalam tumbuh-menumbuhkan biji, itu bukan merupakan masalah . Cari sebab-sebabnya. Barangkali kurang air, atau kurang matahari . Anak seperti kamu tidak seharusnya cepat berputus asa. Memalukan sekali!" Waskito menoleh, menatap pandangku, seolah-olah apa yang kukatakan baru kali itu terpikir olehnya. Dari sinar matanya jelas nampak bahwa dia merenungkan kal imatku yang pal ing akhir. Aku mempergunakan kesempatan sebaik-baiknya, menambahkan: "Kita semua cenderung memuaskan. nafsu kekesalan dan kemarahan semau kita. ltu memang sifat manusia .. Bu Suci berusaha memberi didikan kerendahan hati dan menahan perasaan kepada murid-murid. Hingga saat ini kamu berhasil mendapat pujian para guru dan Kepala Sekolah. Pertahankanlah ini! Jangan selalu membuat seisi kelas dan aku ketakutan semacam tadi." Dan sebagai tanda bahwa percakapan kami selesai, aku bangkit. "Ayo, kembal i ke kelas! Tadi kawan-kawanmu akan menyapu dan membenahi hasil pelampiasan kemarahanmu. Baik hati mereka, bukan? Meskipun tadi mereka mengejekmu, ternyata mereka mau membantumu juga. Tapi mereka kularang menyapu. Aku yakin, sebegitu kamu akan membersihkan lantai, pastilah ada yang menolongmu tanpa kusuruh." Kejadian hari itu merupakan tambahan yang melengkapi pertemuan hati Waskito dan hatiku. Untuk selanjutnya, kami lebih terbuka berunding dan berbincang, baik berduaan maupun di hadapan orang lain. Rapor berikutnya berisi angka-angka normal . Untuk menghadiahi usaha kerasnya yang berhasil meraih tempat sebagai murid "biasa", pada waktu liburan Waskito kami bawa menengok kota kecil kami, Purwodadi. Dia diajak suamiku memancing sepuas-puas hatinya. Dan aku tidak menyesal memenuhi janji itu terlalu dini, karena sekembali dari liburan, kuperhatikan dia semakin berubah . Seolah-olah dia bertekaa untuk menjadi murid yang lebih dari biasa saja. Untuk seterusnya dia selalu terdaftar ke dalam baris anak-anak yang pandai di kelasku. Akhir tahun pelajaran , Waskito naik kelas. Bu De-nya datang ke sekolah. Dia b.erterima kasih kepada Kepala Sekolah, para guru, dan kepadaku sendiri. Aku menjawab bahwa aku gembira dapat menolo.ng Waskito. Ucapan terima kasih kebanyakan hanya berupa basa-basi, tetapi yang sesungguhnya sangat kami hargai . Kami guru-guru Sekolah Dasar terlalu biasa menerima kata-kata sesalan atau cacian jika murid tidak naik kelas. Sebaliknya, jika anak didik naik, itu dianggap sebagai hal yang semestinya sehingga orang tua atau wali tidak merasa berkepentingan mengunjungi kami untuk sekedar menyalami. Apalagi membawakan rasa terima kasih mereka! Tetapi tidak mengapalah. Masing-masing dari kami mempunyai tugas dalam hidup ini. Aku memilih menjadi pendidik, bagi ·anak-anakku dan murid yang dipasrahkan kepadaku. Gaji atau penghargaan seringkali meleset, tidak sesuai dengan jasa yang secara rendah hati kami sumbangkan bagi pembangunan watak tiang masa depan bangsa. Mudah-mudahan Tuhan selalu menolongku dalam melaksanakan tugas ini. (Pertemuan Dua Hati, N.H. Dini) Bagaimana alur yang tergambar dalam novel Pertemuan Dua Hati?

1

0.0

Jawaban terverifikasi