Andini N

02 Februari 2026 16:04

Iklan

Andini N

02 Februari 2026 16:04

Pertanyaan

Membedakan variabel bebas, terikat, dan kontrol dalam proses fermentasi anaerobik pembuatan biogas.

Membedakan variabel bebas, terikat, dan kontrol dalam proses fermentasi anaerobik pembuatan biogas.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

14

:

52

:

58

Klaim

2

1


Iklan

Baruna F

Dijawab 3 hari yang lalu

<p>Dalam proses pembuatan biogas melalui fermentasi anaerobik, memahami variabel penelitian sangat penting untuk memastikan produksi gas metana (CH_4) berjalan optimal. Fermentasi anaerobik adalah proses perombakan bahan organik oleh mikroorganisme tanpa bantuan oksigen.<br>Berikut adalah pembagian variabelnya:<br>1. Variabel Bebas (Independent Variable)<br>Variabel ini adalah faktor yang sengaja diubah-ubah atau dimanipulasi untuk melihat pengaruhnya terhadap hasil akhir. Dalam pembuatan biogas, contoh variabel bebas meliputi:<br>* Jenis Bahan Baku: Misalnya membandingkan kotoran sapi, kotoran ayam, atau limbah sayuran.<br>* Komposisi Campuran: Rasio antara bahan organik dengan air (misal 1:1, 1:2, atau 1:3).<br>* Nilai pH Awal: Mengatur derajat keasaman awal bubur substrat sebelum dimasukkan ke biodigester.<br>2. Variabel Terikat (Dependent Variable)<br>Variabel ini adalah hasil atau respon yang diukur akibat dari perubahan variabel bebas. Dalam konteks ini, yang diukur adalah:<br>* Volume Biogas: Jumlah total gas yang dihasilkan (biasanya dalam liter atau m^3).<br>* Laju Produksi Gas: Kecepatan produksi gas per hari.<br>* Kualitas Biogas: Persentase kandungan gas metana (CH_4) dibandingkan dengan karbon dioksida (CO_2).<br>3. Variabel Kontrol (Controlled Variable)<br>Variabel ini adalah faktor-faktor yang dijaga agar tetap sama/konstan selama eksperimen berlangsung supaya tidak mengganggu validitas data. Faktor yang harus dikontrol adalah:<br>* Suhu: Proses anaerobik sangat sensitif terhadap suhu. Biasanya dijaga pada rentang mesofilik (30-40^\circ C) atau termofilik (50-60^\circ C).<br>* Kondisi Kedap Udara (Anaerob): Memastikan tangki digester benar-benar tertutup rapat tanpa kebocoran oksigen sedikit pun.<br>* Waktu Retensi (HRT): Lamanya bahan berada di dalam digester (misalnya semua sampel diamati selama 20 hari).<br>* Volume Digester: Menggunakan wadah dengan ukuran yang sama untuk semua perlakuan.<br>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p>

Dalam proses pembuatan biogas melalui fermentasi anaerobik, memahami variabel penelitian sangat penting untuk memastikan produksi gas metana (CH_4) berjalan optimal. Fermentasi anaerobik adalah proses perombakan bahan organik oleh mikroorganisme tanpa bantuan oksigen.
Berikut adalah pembagian variabelnya:
1. Variabel Bebas (Independent Variable)
Variabel ini adalah faktor yang sengaja diubah-ubah atau dimanipulasi untuk melihat pengaruhnya terhadap hasil akhir. Dalam pembuatan biogas, contoh variabel bebas meliputi:
* Jenis Bahan Baku: Misalnya membandingkan kotoran sapi, kotoran ayam, atau limbah sayuran.
* Komposisi Campuran: Rasio antara bahan organik dengan air (misal 1:1, 1:2, atau 1:3).
* Nilai pH Awal: Mengatur derajat keasaman awal bubur substrat sebelum dimasukkan ke biodigester.
2. Variabel Terikat (Dependent Variable)
Variabel ini adalah hasil atau respon yang diukur akibat dari perubahan variabel bebas. Dalam konteks ini, yang diukur adalah:
* Volume Biogas: Jumlah total gas yang dihasilkan (biasanya dalam liter atau m^3).
* Laju Produksi Gas: Kecepatan produksi gas per hari.
* Kualitas Biogas: Persentase kandungan gas metana (CH_4) dibandingkan dengan karbon dioksida (CO_2).
3. Variabel Kontrol (Controlled Variable)
Variabel ini adalah faktor-faktor yang dijaga agar tetap sama/konstan selama eksperimen berlangsung supaya tidak mengganggu validitas data. Faktor yang harus dikontrol adalah:
* Suhu: Proses anaerobik sangat sensitif terhadap suhu. Biasanya dijaga pada rentang mesofilik (30-40^\circ C) atau termofilik (50-60^\circ C).
* Kondisi Kedap Udara (Anaerob): Memastikan tangki digester benar-benar tertutup rapat tanpa kebocoran oksigen sedikit pun.
* Waktu Retensi (HRT): Lamanya bahan berada di dalam digester (misalnya semua sampel diamati selama 20 hari).
* Volume Digester: Menggunakan wadah dengan ukuran yang sama untuk semua perlakuan.
 

 


Iklan

Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Jawab cepat dan jelaskan dengan benar

5

5.0

Jawaban terverifikasi