R N

05 September 2022 15:38

Iklan

R N

05 September 2022 15:38

Pertanyaan

Mardanu seperti kebanyakan lelaki, senang bila dipuji. Tetapi akhir-akhir ini dia merasa risi bahkan seperti terbebani. Pujian yang menurut Mardanu kurang beralasan sering diterimanya. Ketika bertemu teman-teman untuk mengambil uang pensiun, ada saja yang bilang, "Ini Mardanu, satu-satunya teman kita yang uangnya diterima utuh karena tak punya utang." Pujian itu sering diiringi acungan jempol. Ketika berola hraga jalan kaki pagi hari mengelilingi alun-alun, orang pun memujinya, "Pak Mardanu memang hebat. Usianya tujuh puluh lima tahun, tetapi badan tampak masih segar. Berjalan tegak, dan kedua kaki tetap kekar." Kedua anak Mardanu, yang satu jadi pemilik kios kelontong dan satunya lagi jadi sopir truk semen, juga jadi bahan pujian, "Pak Mardanu telah tuntas mengangkat anak-anak hingga semua jadi orang mandiri." Malah seekor burung kutilang yang dipelihara Mardanu tak luput jadi bahan pujian. "Kalau bukan Pak Mardanu yang memelihara, burung kutilang itu tak akan demikian lincah dan cerewet kicaunya." Mardanu tidak mengerti mengapa hanya karena uang pensiun yang utuh, badan yang sehat, anak yang mapan, bahkan burung piaraan membuat orang sering memujinya. Bukankah itu hal biasa yang semua orang bisa melakukannya bila mau? Bagi Mardanu, pujian hanya pantas diberikan kepada orang yang telah melakukan pekerjaan luar biasa dan berharga dalam kehidupan. Mardanu merasa belum pemah melakukan pekerjaan seperti itu. Dari sejak muda sampai menjadi kakek-kakek- dia belum berbuat jasa apa pun. Ini yang mernbuatnya menderita karena pujian itu seperti menyindir-nyindirnya. ("lefaki yang Menderita bila Dipuji", Ahmad Tohari (koran Kompas, 2018]) Penyebab konflik yang dialami tokoh Mardanu adalah .... A. terlalu sering mendapat pujian yang kurang heralasan B. Mardanu tidak mempunyai utang sama sekali C. sindiran yang disampaikan teman-temannya D. ia merasa gagal untuk menjadi orang yang baik E. anak-anak Mardanu yang sudah mandiri menjadi bahan perbincangannya dengan orang-orang

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

12

:

00

:

15

Klaim

4

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Y. Nabilla

Mahasiswa/Alumni Universitas Sanata Dharma Yogyakarta

01 November 2022 02:32

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban yang benar adalah A</p><p>&nbsp;</p><p>Mari simak penjelasan berikut untuk mengetahui alasannya.</p><p>&nbsp;</p><p>Konflik merupakan ketegangan atau pertentangan di dalam cerita rekaan yakni pertentangan antara dua kekuatan, pertentangan dalam diri satu tokoh, pertentangan antara dua tokoh, dan sebagainya. Konflik menjadi satu elemen paling penting dalam sebuah cerita, karena yang akan menentukan mutu dari suatu cerita adalah konflik yang akan dibawa dan dipecahkan dalam cerita tersebut.</p><p>&nbsp;</p><p>Sementara itu, penyebab konflik yang ada pada penggalan cerita tersebut, berkaitan dengan Mardanu yang merasa risi dan terbebani karena mendapat &nbsp;pujian yang kurang beralasan.Hal tersebut terlihat dalam kutipan berikut, "Tetapi akhir-akhir ini dia merasa risi bahkan seperti terbebani. Pujian yang menurut Mardanu kurang beralasan sering diterimanya","Mardanu tidak mengerti mengapa hanya karena uang pensiun yang utuh, badan yang sehat, anak yang mapan....", dan "Bagi Mardanu, pujian hanya pantas diberikan kepada orang yang telah melakukan pekerjaan luar biasa...."</p><p>&nbsp;</p><p>Dengan demikian, jawaban yang benar adalah A. terlalu sering mendapat pujian yang kurang beralasan</p>

Jawaban yang benar adalah A

 

Mari simak penjelasan berikut untuk mengetahui alasannya.

 

Konflik merupakan ketegangan atau pertentangan di dalam cerita rekaan yakni pertentangan antara dua kekuatan, pertentangan dalam diri satu tokoh, pertentangan antara dua tokoh, dan sebagainya. Konflik menjadi satu elemen paling penting dalam sebuah cerita, karena yang akan menentukan mutu dari suatu cerita adalah konflik yang akan dibawa dan dipecahkan dalam cerita tersebut.

 

Sementara itu, penyebab konflik yang ada pada penggalan cerita tersebut, berkaitan dengan Mardanu yang merasa risi dan terbebani karena mendapat  pujian yang kurang beralasan.Hal tersebut terlihat dalam kutipan berikut, "Tetapi akhir-akhir ini dia merasa risi bahkan seperti terbebani. Pujian yang menurut Mardanu kurang beralasan sering diterimanya","Mardanu tidak mengerti mengapa hanya karena uang pensiun yang utuh, badan yang sehat, anak yang mapan....", dan "Bagi Mardanu, pujian hanya pantas diberikan kepada orang yang telah melakukan pekerjaan luar biasa...."

 

Dengan demikian, jawaban yang benar adalah A. terlalu sering mendapat pujian yang kurang beralasan


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

78

0.0

Jawaban terverifikasi