Della R

29 Maret 2022 01:14

Iklan

Della R

29 Maret 2022 01:14

Pertanyaan

Maka anakanda yang mulia baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya. Kata “yang mulia baginda” dalam penggalan hikayat di atas menggunakan majas... a. Antonomasia b. Metafora c. Hiiperbola d. Simile e. Personifikasi

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

20

:

18

:

02

Klaim

13

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

P. Rahmalina

29 Maret 2022 13:13

Jawaban terverifikasi

Halo, Della R. Terima kasih sudah bertanya ke Roboguru. Kakak bantu jawab ya 😊 Jawaban dari pertanyaan di atas adalah A. Untuk memahami alasannya, mari simak pembahasan berikut. Hikayat adalah salah satu jenis cerita rakyat yang disajikan dengan bahasa Melayu klasik yang menonjolkan unsur penceritaan berciri kemustahilan dan kesaktian tokoh-tokohnya. Majas adalah salah satu bentuk gaya bahasa untuk mendapatkan suasana dalam sebuah kalimat agar semakin hidup. Jenis-jenis majas di antaranya adalah sebagai berikut. 1) Antonomasia: majas yang menyebutkan sesuatu bukan dengan nama asli sesuatu tersebut, melainkan dengan salah satu sifat atau ciri tubuh, gelar atau jabatan seseorang untuk menggantikan penyebutan nama dirinya. Contoh: Si Pintar menjuarai perlombaan pidato. 2) Metafora: majas yang memakai analogi atau perumpamaan terhadap dua hal yang berbeda. Contoh: Anak itu dikenal sebagai kutu buku di kelasnya. 3) Hiperbola: berisikan ungkapan yang berlebihan dan tidak masuk akal. Contoh: Dentuman itu menggelegar membelah angkasa. 4) Simile: mengungkapkan suatu perbandingan dengan menggunakan kata penghubung, seperti bagaikan, layaknya, seperti, bak, dan ibarat. Contoh: kau dan dia bagaikan pinang dibelah dua. 5) Personifikasi: membandingkan antara manusia dengan benda mati, seolah-olah benda tersebut memiliki sifat layaknya manusia. Contoh: Deburan ombak memecah karang. "Maka anakanda 'yang mulia baginda' yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian." Kata “yang mulia baginda” dalam penggalan hikayat di atas menggunakan majas 'antonomasia' karena penyebutan nama seseorang digantikan dengan gelar atau jabatannya. Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan A. Semoga membantu ya 😊


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

53

0.0

Jawaban terverifikasi