Sara K

30 Maret 2022 16:04

Iklan

Sara K

30 Maret 2022 16:04

Pertanyaan

Legenda Danau Lipan Negeri Muara Kaman diperintah oleh seorang ratu yang bernama Ratu Aji Bidara Putih. Sudah banyak raja, pangeran, dan bangsawan yang ingin mempersuntingnya, namun selalu ditolak. Suatu hari, sebuah kapal besar dari negeri Tiongkok berlabuh di Muara Kaman. Kapal itu milik seorang pangeran kaya di Tiongkok. Tujuan kedatangannya adalah meminang Ratu Aji Bidara Putih. Sang Pangeran membawa banyak cendera mata mewah dari emas. Semua itu untuk Ratu Aji Bidara Putih. Sambil memberikan cendera mata, mereka menyampaikan pinangan kepada Ratu Aji Bidara Putih. Kali ini, sang Ratu tidak langsung menolak. Namun, ia meminta waktu untuk berpikir. Kemudian, para utusan kembali ke kapal. Setelah para utusan pergi, ia memanggil punggawa kepercayaannya. "Paman, nanti malam selidikilah pangeran itu," perintah sang Ratu. Malamnya, Si Punggawa melaksanakan perintah Sang Ratu. Ia menaiki kapal. Dengan waspada, ia menghindari para penjaga. Sampai akhirnya, ia berhasil menemukan bilik Sang Pangeran. Bilik itu masih terang, tanda Sang Pangeran belum tidur. Si Punggawa mengintip ke dalam. Saat itu, Sang Pangeran sedang berbincang dengan salah seorang prajuritnya. Rupanya, Sang Pangeran hendak menaklukkan Muara Kaman dengan pura-pura menikahi Sang Ratu. Mendengar berita mengejutkan itu, Si Punggawa bergegas pergi untuk secepatnya memberi tahu junjungannya. "Kau jangan mengada-ada, Paman," tegur Ratu setelah mendengar laporan Si Punggawa. "Saya tidak mengada-ada! Pembicaraan mereka sangat jelas," jawab si Punggawa. "Pangeran itu berniat buruk." Paginya, utusan Sang Pangeran kembali datang untuk meminta jawaban. Sang Ratu segera menolak mentah-mentah lamaran tersebut. Sang Pangeran amat murka, ia segera memerintahkan prajuritnya untuk menyerang Muara Kaman. Para prajurit Muara Kaman terdesak. Para prajurit sang Pangeran pun makin dekat dengan istana. Sang Ratu mencoba untuk tetap tenang. Setelahnya, ia mengucapkan doa sambil mengunyah sirih. Kemudian, kunyahan itu dilemparkan ke arena pertempuran. Tiba-tiba, sirih itu berubah menjadi lipan-lipan raksasa yang amat banyak. Lipanlipan itu menyerang para prajurit Sang Pangeran. Para prajurit itu menjadi ketakutan dan berlarian ke kapal. Tetapi lipan-lipan itu tidak berhenti menyerbu. Lipan-lipan itu membalikkan kapal hingga tenggelam. Kini, tempat bekas tenggelamnya kapal itu oleh penduduk Muara Kaman disebut Danau Lipan. Menurut kalian setelah membaca cerita tersebut manakah karakter Ratu Aji Bidara Putih yang sesuai dengan teks?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

10

:

59

:

55

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

N. Nurrohmah

31 Maret 2022 15:10

Jawaban terverifikasi

Halo, Sara K :) Terima kasih sudah bertanya di Roboguru. Kakak bantu jawab ya. Karakter Ratu Aji Bidara Putih yang sesuai dengan teks adalah penuh perhitungan dan tidak mudah percaya. Untuk memahami alasannya, mari simak pembahasan berikut. Teks cerita pendek atau disingkat cerpen adalah salah satu bentuk karya sastra berupa prosa yang ditulis secara singkat, padat, jelas, dan langsung pada inti cerita dengan menggunakan gaya bahasa naratif. Cerpen bersifat fiksi karena dibuat berdasarkan imajinasi pengarangnya Unsur intrinsik cerpen adalah sebagai berikut. 1) Tema merupakan ide atau gagasan yang mendasari cerita atau dapat pula diartikan sebaga sesuatu yang menjiwai cerita. 2) Plot atau alur cerita merupakan jalan cerita yang dibuat oleh pengarang dalam menjalin kejadian secara beruntun dengan memerhatikan sebab-akibat sehingga membentuk satu kesatuan yang bulat. 3) Latar atau setting merupakan penggambaran tempat, suasana, dan waktu terjadinya peristiwa yang ada dalam cerita. 4) Sudut pandang merupakan cara pengarang menempatkan dirinya dalam cerita tersebut, baik sebagai orang pertama (pelaku), orang kedua, atau orang ketiga (pengamat cerita). 5) Tokoh merupakan pelaku yang berperan dalam cerita. 6) Penokohan atau perwatakan merupakan pengenalan watak/karakter dari tiap-tiap pelaku yang akan memudahkan pembaca dalam memahami isi cerita. 7) Amanat merupakan pesan yang terkandung dalam suatu cerita. Pada unsur penokohan, penulis dapat menggunakan dua teknik untuk menggambarkan tokoh cerita, yaitu: 1. Teknik analitik dengan cara langsung mengungkapkan karakter tokoh. 2. Teknik dramatik dengan cara tidak langsung atau melalui penggambaran fisik tokoh, penggambaran kehidupan tokoh, dialog antartokoh, pengungkapan jalan pikiran tokoh, dan dari pemikiran tokoh lain. Apabila dicermati dengan saksama, karakter Ratu Aji Bidara Putih dalam kutipan cerita di atas adalah penuh perhitungan dan tidak mudah percaya. Karakter Ratu Aji Bidara Putih digambarkan dengan teknik dramatik. 1. Hal yang membuktikan karakter Ratu Aji Bidara Putih tidak mudah percaya dibuktikan oleh perilaku Ratu Aji Bidara Putih yang meminta punggawa untuk menyelidiki pangeran yang meminangnya, yang dibuktikan oleh kutipan kalimat berikut. '"Paman, nanti malam selidikilah pangeran itu," perintah sang Ratu.' 2. Hal yang membuktikan karakter Ratu Aji Bidara Putih penuh perhitungan dalam kutipan cerita di atas adalah saat Muara Kaman terkepung prajurit yang akan menyerang, namun sang Ratu tetap tenang dan memikirkan strategi penyerangan, yang dibuktikan oleh kutipan kalimat "Para prajurit sang Pangeran pun makin dekat dengan istana. Sang Ratu mencoba untuk tetap tenang. Setelahnya, ia mengucapkan doa sambil mengunyah sirih." 3. Hal lain yang membuktikan karakter Ratu Aji Bidara Putih dalam kutipan cerita di atas adalah penuh perhitungan, yaitu perilaku Ratu Aji Bidara Putih yang meminta waktu berpikir untuk menjawab pinangan Sang Pangeran, padahal dirinya selalu menolak ajakan bangsawan yang ingin mempersuntingnya. Kalimat yang membuktikan hal tersebut berbunyi "Sambil memberikan cendera mata, mereka menyampaikan pinangan kepada Ratu Aji Bidara Putih. Kali ini, sang Ratu tidak langsung menolak. Namun, ia meminta waktu untuk berpikir." Dengan demikian, karakter Ratu Aji Bidara Putih yang sesuai dengan teks adalah penuh perhitungan dan tidak mudah percaya. Semoga dapat membantu, ya :)


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

60

0.0

Jawaban terverifikasi