Saskia P

07 November 2023 19:26

Iklan

Saskia P

07 November 2023 19:26

Pertanyaan

komponen dari label kemasan apa saja

komponen dari label kemasan apa saja

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

23

:

42

:

35

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Erwin A

Community

08 November 2023 00:48

Jawaban terverifikasi

<p>Komponen dari label kemasan dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu:</p><ul><li><strong>Informasi wajib</strong></li><li><strong>Informasi tambahan</strong></li></ul><p><strong>Informasi wajib</strong> adalah informasi yang harus dicantumkan pada label kemasan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Informasi wajib ini meliputi:</p><ul><li><strong>Nama produk</strong></li><li><strong>Komposisi</strong></li><li><strong>Netto</strong></li><li><strong>Tanggal kedaluwarsa</strong></li><li><strong>Kode produksi</strong></li><li><strong>Peringatan keamanan</strong></li><li><strong>Logo halal</strong> (jika diperlukan)</li></ul><p><strong>Informasi tambahan</strong> adalah informasi yang tidak wajib dicantumkan pada label kemasan, tetapi dapat dicantumkan untuk memberikan informasi tambahan kepada konsumen. Informasi tambahan ini meliputi:</p><ul><li><strong>Nama dan alamat produsen</strong></li><li><strong>Nomor izin edar</strong></li><li><strong>Cara penggunaan</strong></li><li><strong>Cara penyimpanan</strong></li><li><strong>Syarat dan ketentuan</strong></li><li><strong>Kandungan gizi</strong></li><li><strong>Informasi lainnya</strong></li></ul><p>Berikut adalah penjelasan lebih lanjut dari masing-masing komponen label kemasan:</p><p><strong>Nama produk</strong></p><p>Nama produk adalah nama yang diberikan kepada produk oleh produsen. Nama produk harus jelas, mudah dibaca, dan tidak menyesatkan.</p><p><strong>Komposisi</strong></p><p>Komposisi adalah daftar bahan yang digunakan untuk membuat produk. Komposisi harus dicantumkan secara lengkap, mulai dari bahan yang paling banyak digunakan hingga bahan yang paling sedikit digunakan.</p><p><strong>Netto</strong></p><p>Netto adalah berat bersih atau isi bersih produk. Netto harus dicantumkan secara jelas dan akurat.</p><p><strong>Tanggal kedaluwarsa</strong></p><p>Tanggal kedaluwarsa adalah tanggal terakhir produk dapat dikonsumsi. Tanggal kedaluwarsa harus dicantumkan dengan jelas dan mudah dibaca.</p><p><strong>Kode produksi</strong></p><p>Kode produksi adalah kode yang digunakan untuk mengidentifikasi produk. Kode produksi dapat digunakan untuk melacak asal produk dan tanggal produksinya.</p><p><strong>Peringatan keamanan</strong></p><p>Peringatan keamanan adalah informasi yang diberikan kepada konsumen untuk mencegah terjadinya bahaya. Peringatan keamanan harus dicantumkan dengan jelas dan mudah dibaca.</p><p><strong>Logo halal</strong></p><p>Logo halal adalah logo yang digunakan untuk menunjukkan bahwa produk tersebut telah memenuhi persyaratan halal. Logo halal harus dicantumkan jika produk tersebut ditujukan untuk dikonsumsi oleh umat Islam.</p><p><strong>Nama dan alamat produsen</strong></p><p>Nama dan alamat produsen adalah informasi yang diperlukan untuk menghubungi produsen jika terjadi masalah dengan produk. Nama dan alamat produsen harus dicantumkan dengan jelas dan mudah dibaca.</p><p><strong>Nomor izin edar</strong></p><p>Nomor izin edar adalah nomor yang diberikan oleh pemerintah kepada produk yang telah memenuhi persyaratan keamanan dan mutu. Nomor izin edar harus dicantumkan pada produk yang diperdagangkan di Indonesia.</p><p><strong>Cara penggunaan</strong></p><p>Cara penggunaan adalah informasi yang diberikan kepada konsumen tentang cara menggunakan produk. Cara penggunaan harus dicantumkan dengan jelas dan mudah dibaca.</p><p><strong>Cara penyimpanan</strong></p><p>Cara penyimpanan adalah informasi yang diberikan kepada konsumen tentang cara menyimpan produk. Cara penyimpanan harus dicantumkan dengan jelas dan mudah dibaca.</p><p><strong>Syarat dan ketentuan</strong></p><p>Syarat dan ketentuan adalah informasi yang diberikan kepada konsumen tentang syarat dan ketentuan penggunaan produk. Syarat dan ketentuan harus dicantumkan dengan jelas dan mudah dibaca.</p><p><strong>Kandungan gizi</strong></p><p>Kandungan gizi adalah informasi tentang kandungan gizi yang terdapat dalam produk. Kandungan gizi harus dicantumkan jika produk tersebut ditujukan untuk dikonsumsi oleh manusia.</p><p><strong>Informasi lainnya</strong></p><p>Informasi lainnya adalah informasi yang tidak termasuk dalam kategori informasi wajib atau informasi tambahan. Informasi lainnya dapat dicantumkan jika diperlukan untuk memberikan informasi tambahan kepada konsumen.</p><p>Komponen label kemasan harus dicantumkan dengan jelas, mudah dibaca, dan tidak menyesatkan. Informasi yang dicantumkan pada label kemasan harus akurat dan terkini.Komponen dari label kemasan dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu:</p><ul><li><strong>Informasi wajib</strong></li><li><strong>Informasi tambahan</strong></li></ul><p><strong>Informasi wajib</strong> adalah informasi yang harus dicantumkan pada label kemasan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Informasi wajib ini meliputi:</p><ul><li><strong>Nama produk</strong></li><li><strong>Komposisi</strong></li><li><strong>Netto</strong></li><li><strong>Tanggal kedaluwarsa</strong></li><li><strong>Kode produksi</strong></li><li><strong>Peringatan keamanan</strong></li><li><strong>Logo halal</strong> (jika diperlukan)</li></ul><p><strong>Informasi tambahan</strong> adalah informasi yang tidak wajib dicantumkan pada label kemasan, tetapi dapat dicantumkan untuk memberikan informasi tambahan kepada konsumen. Informasi tambahan ini meliputi:</p><ul><li><strong>Nama dan alamat produsen</strong></li><li><strong>Nomor izin edar</strong></li><li><strong>Cara penggunaan</strong></li><li><strong>Cara penyimpanan</strong></li><li><strong>Syarat dan ketentuan</strong></li><li><strong>Kandungan gizi</strong></li><li><strong>Informasi lainnya</strong></li></ul><p>Berikut adalah penjelasan lebih lanjut dari masing-masing komponen label kemasan:</p><p><strong>Nama produk</strong></p><p>Nama produk adalah nama yang diberikan kepada produk oleh produsen. Nama produk harus jelas, mudah dibaca, dan tidak menyesatkan.</p><p><strong>Komposisi</strong></p><p>Komposisi adalah daftar bahan yang digunakan untuk membuat produk. Komposisi harus dicantumkan secara lengkap, mulai dari bahan yang paling banyak digunakan hingga bahan yang paling sedikit digunakan.</p><p><strong>Netto</strong></p><p>Netto adalah berat bersih atau isi bersih produk. Netto harus dicantumkan secara jelas dan akurat.</p><p><strong>Tanggal kedaluwarsa</strong></p><p>Tanggal kedaluwarsa adalah tanggal terakhir produk dapat dikonsumsi. Tanggal kedaluwarsa harus dicantumkan dengan jelas dan mudah dibaca.</p><p><strong>Kode produksi</strong></p><p>Kode produksi adalah kode yang digunakan untuk mengidentifikasi produk. Kode produksi dapat digunakan untuk melacak asal produk dan tanggal produksinya.</p><p><strong>Peringatan keamanan</strong></p><p>Peringatan keamanan adalah informasi yang diberikan kepada konsumen untuk mencegah terjadinya bahaya. Peringatan keamanan harus dicantumkan dengan jelas dan mudah dibaca.</p><p><strong>Logo halal</strong></p><p>Logo halal adalah logo yang digunakan untuk menunjukkan bahwa produk tersebut telah memenuhi persyaratan halal. Logo halal harus dicantumkan jika produk tersebut ditujukan untuk dikonsumsi oleh umat Islam.</p><p><strong>Nama dan alamat produsen</strong></p><p>Nama dan alamat produsen adalah informasi yang diperlukan untuk menghubungi produsen jika terjadi masalah dengan produk. Nama dan alamat produsen harus dicantumkan dengan jelas dan mudah dibaca.</p><p><strong>Nomor izin edar</strong></p><p>Nomor izin edar adalah nomor yang diberikan oleh pemerintah kepada produk yang telah memenuhi persyaratan keamanan dan mutu. Nomor izin edar harus dicantumkan pada produk yang diperdagangkan di Indonesia.</p><p><strong>Cara penggunaan</strong></p><p>Cara penggunaan adalah informasi yang diberikan kepada konsumen tentang cara menggunakan produk. Cara penggunaan harus dicantumkan dengan jelas dan mudah dibaca.</p><p><strong>Cara penyimpanan</strong></p><p>Cara penyimpanan adalah informasi yang diberikan kepada konsumen tentang cara menyimpan produk. Cara penyimpanan harus dicantumkan dengan jelas dan mudah dibaca.</p><p><strong>Syarat dan ketentuan</strong></p><p>Syarat dan ketentuan adalah informasi yang diberikan kepada konsumen tentang syarat dan ketentuan penggunaan produk. Syarat dan ketentuan harus dicantumkan dengan jelas dan mudah dibaca.</p><p><strong>Kandungan gizi</strong></p><p>Kandungan gizi adalah informasi tentang kandungan gizi yang terdapat dalam produk. Kandungan gizi harus dicantumkan jika produk tersebut ditujukan untuk dikonsumsi oleh manusia.</p><p><strong>Informasi lainnya</strong></p><p>Informasi lainnya adalah informasi yang tidak termasuk dalam kategori informasi wajib atau informasi tambahan. Informasi lainnya dapat dicantumkan jika diperlukan untuk memberikan informasi tambahan kepada konsumen.</p><p>Komponen label kemasan harus dicantumkan dengan jelas, mudah dibaca, dan tidak menyesatkan. Informasi yang dicantumkan pada label kemasan harus akurat dan terkini.</p>

Komponen dari label kemasan dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu:

  • Informasi wajib
  • Informasi tambahan

Informasi wajib adalah informasi yang harus dicantumkan pada label kemasan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Informasi wajib ini meliputi:

  • Nama produk
  • Komposisi
  • Netto
  • Tanggal kedaluwarsa
  • Kode produksi
  • Peringatan keamanan
  • Logo halal (jika diperlukan)

Informasi tambahan adalah informasi yang tidak wajib dicantumkan pada label kemasan, tetapi dapat dicantumkan untuk memberikan informasi tambahan kepada konsumen. Informasi tambahan ini meliputi:

  • Nama dan alamat produsen
  • Nomor izin edar
  • Cara penggunaan
  • Cara penyimpanan
  • Syarat dan ketentuan
  • Kandungan gizi
  • Informasi lainnya

Berikut adalah penjelasan lebih lanjut dari masing-masing komponen label kemasan:

Nama produk

Nama produk adalah nama yang diberikan kepada produk oleh produsen. Nama produk harus jelas, mudah dibaca, dan tidak menyesatkan.

Komposisi

Komposisi adalah daftar bahan yang digunakan untuk membuat produk. Komposisi harus dicantumkan secara lengkap, mulai dari bahan yang paling banyak digunakan hingga bahan yang paling sedikit digunakan.

Netto

Netto adalah berat bersih atau isi bersih produk. Netto harus dicantumkan secara jelas dan akurat.

Tanggal kedaluwarsa

Tanggal kedaluwarsa adalah tanggal terakhir produk dapat dikonsumsi. Tanggal kedaluwarsa harus dicantumkan dengan jelas dan mudah dibaca.

Kode produksi

Kode produksi adalah kode yang digunakan untuk mengidentifikasi produk. Kode produksi dapat digunakan untuk melacak asal produk dan tanggal produksinya.

Peringatan keamanan

Peringatan keamanan adalah informasi yang diberikan kepada konsumen untuk mencegah terjadinya bahaya. Peringatan keamanan harus dicantumkan dengan jelas dan mudah dibaca.

Logo halal

Logo halal adalah logo yang digunakan untuk menunjukkan bahwa produk tersebut telah memenuhi persyaratan halal. Logo halal harus dicantumkan jika produk tersebut ditujukan untuk dikonsumsi oleh umat Islam.

Nama dan alamat produsen

Nama dan alamat produsen adalah informasi yang diperlukan untuk menghubungi produsen jika terjadi masalah dengan produk. Nama dan alamat produsen harus dicantumkan dengan jelas dan mudah dibaca.

Nomor izin edar

Nomor izin edar adalah nomor yang diberikan oleh pemerintah kepada produk yang telah memenuhi persyaratan keamanan dan mutu. Nomor izin edar harus dicantumkan pada produk yang diperdagangkan di Indonesia.

Cara penggunaan

Cara penggunaan adalah informasi yang diberikan kepada konsumen tentang cara menggunakan produk. Cara penggunaan harus dicantumkan dengan jelas dan mudah dibaca.

Cara penyimpanan

Cara penyimpanan adalah informasi yang diberikan kepada konsumen tentang cara menyimpan produk. Cara penyimpanan harus dicantumkan dengan jelas dan mudah dibaca.

Syarat dan ketentuan

Syarat dan ketentuan adalah informasi yang diberikan kepada konsumen tentang syarat dan ketentuan penggunaan produk. Syarat dan ketentuan harus dicantumkan dengan jelas dan mudah dibaca.

Kandungan gizi

Kandungan gizi adalah informasi tentang kandungan gizi yang terdapat dalam produk. Kandungan gizi harus dicantumkan jika produk tersebut ditujukan untuk dikonsumsi oleh manusia.

Informasi lainnya

Informasi lainnya adalah informasi yang tidak termasuk dalam kategori informasi wajib atau informasi tambahan. Informasi lainnya dapat dicantumkan jika diperlukan untuk memberikan informasi tambahan kepada konsumen.

Komponen label kemasan harus dicantumkan dengan jelas, mudah dibaca, dan tidak menyesatkan. Informasi yang dicantumkan pada label kemasan harus akurat dan terkini.Komponen dari label kemasan dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu:

  • Informasi wajib
  • Informasi tambahan

Informasi wajib adalah informasi yang harus dicantumkan pada label kemasan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Informasi wajib ini meliputi:

  • Nama produk
  • Komposisi
  • Netto
  • Tanggal kedaluwarsa
  • Kode produksi
  • Peringatan keamanan
  • Logo halal (jika diperlukan)

Informasi tambahan adalah informasi yang tidak wajib dicantumkan pada label kemasan, tetapi dapat dicantumkan untuk memberikan informasi tambahan kepada konsumen. Informasi tambahan ini meliputi:

  • Nama dan alamat produsen
  • Nomor izin edar
  • Cara penggunaan
  • Cara penyimpanan
  • Syarat dan ketentuan
  • Kandungan gizi
  • Informasi lainnya

Berikut adalah penjelasan lebih lanjut dari masing-masing komponen label kemasan:

Nama produk

Nama produk adalah nama yang diberikan kepada produk oleh produsen. Nama produk harus jelas, mudah dibaca, dan tidak menyesatkan.

Komposisi

Komposisi adalah daftar bahan yang digunakan untuk membuat produk. Komposisi harus dicantumkan secara lengkap, mulai dari bahan yang paling banyak digunakan hingga bahan yang paling sedikit digunakan.

Netto

Netto adalah berat bersih atau isi bersih produk. Netto harus dicantumkan secara jelas dan akurat.

Tanggal kedaluwarsa

Tanggal kedaluwarsa adalah tanggal terakhir produk dapat dikonsumsi. Tanggal kedaluwarsa harus dicantumkan dengan jelas dan mudah dibaca.

Kode produksi

Kode produksi adalah kode yang digunakan untuk mengidentifikasi produk. Kode produksi dapat digunakan untuk melacak asal produk dan tanggal produksinya.

Peringatan keamanan

Peringatan keamanan adalah informasi yang diberikan kepada konsumen untuk mencegah terjadinya bahaya. Peringatan keamanan harus dicantumkan dengan jelas dan mudah dibaca.

Logo halal

Logo halal adalah logo yang digunakan untuk menunjukkan bahwa produk tersebut telah memenuhi persyaratan halal. Logo halal harus dicantumkan jika produk tersebut ditujukan untuk dikonsumsi oleh umat Islam.

Nama dan alamat produsen

Nama dan alamat produsen adalah informasi yang diperlukan untuk menghubungi produsen jika terjadi masalah dengan produk. Nama dan alamat produsen harus dicantumkan dengan jelas dan mudah dibaca.

Nomor izin edar

Nomor izin edar adalah nomor yang diberikan oleh pemerintah kepada produk yang telah memenuhi persyaratan keamanan dan mutu. Nomor izin edar harus dicantumkan pada produk yang diperdagangkan di Indonesia.

Cara penggunaan

Cara penggunaan adalah informasi yang diberikan kepada konsumen tentang cara menggunakan produk. Cara penggunaan harus dicantumkan dengan jelas dan mudah dibaca.

Cara penyimpanan

Cara penyimpanan adalah informasi yang diberikan kepada konsumen tentang cara menyimpan produk. Cara penyimpanan harus dicantumkan dengan jelas dan mudah dibaca.

Syarat dan ketentuan

Syarat dan ketentuan adalah informasi yang diberikan kepada konsumen tentang syarat dan ketentuan penggunaan produk. Syarat dan ketentuan harus dicantumkan dengan jelas dan mudah dibaca.

Kandungan gizi

Kandungan gizi adalah informasi tentang kandungan gizi yang terdapat dalam produk. Kandungan gizi harus dicantumkan jika produk tersebut ditujukan untuk dikonsumsi oleh manusia.

Informasi lainnya

Informasi lainnya adalah informasi yang tidak termasuk dalam kategori informasi wajib atau informasi tambahan. Informasi lainnya dapat dicantumkan jika diperlukan untuk memberikan informasi tambahan kepada konsumen.

Komponen label kemasan harus dicantumkan dengan jelas, mudah dibaca, dan tidak menyesatkan. Informasi yang dicantumkan pada label kemasan harus akurat dan terkini.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

35. Salah satu tujuan promosi diantaranya... A Membuat pemilik usaha menjadi terkenal B. Memperbanyak reseller C. Untuk menyebarkan informasi produk kepada masyarakat D. Untuk mengetahui konsumen E. Untuk mengetahui pesaing

36

0.0

Jawaban terverifikasi