Im I

14 Februari 2022 19:35

Iklan

Im I

14 Februari 2022 19:35

Pertanyaan

Ki Hajar Dewantara Raden Mas Soewardi Suryaningrat atau lebih dikenal dengan Ki Hajar Dewantara adalah seorang tokoh pelopor pendidikan bagi kaum pribumi Indonesia dari zaman penjajahan Belanda. Ia dilahirkan di Yogyakarta pada 2 Mei 1889. Ia merupakan pendiri Perguruan Taman Siswa, suatu lembaga pendidikan yang memberikan kesempatan bagi para pribumi yang pada saat itu tidak memperoleh hak pendidikan agar bisa memperoleh pendidikan seperti halnya para priyayi ataupun orang-orang Belanda pada saat itu. Tanggal kelahirannya diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional. Ketika berusia 40 tahun menurut hitungan Tahun Caka, beliau berganti nama menjadi Ki Hajar Dewantara. Tujuannya berganti nama adalah agar ia dapat bebas berinteraksi dengan rakyatnya. Ki Hajar Dewantara bersekolah di Europeesche Lagere School (ELS), yang pada saat itu merupakan sekolah dasar pada zaman penjajahan Belanda di Indonesia. Setelah lulus dari ELS, beliau bersekolah di STOVIA (Sekolah Dokter Bumiputera), yaitu sekolah untuk pendidikan dokter pribumi di Batavia pada zaman kolonial Hindia Belanda. Saat ini, sekolah tersebut menjadi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Namun, ia tidak dapat tamat di sekolah tersebut karena sakit. Ki Hajar Dewantara bekerja sebagai penulis dan wartawan di berbagai surat kabar, antara lain Sediotomo, Midden Java, De Express, Oetoesan Hindia, Kaoem Moeda, Tjahaja Timoer, dan Poesara. Tulisan-tulisannya sangat komunikatif, tajam, patriotik sehingga mampou membangkitkan semangat anti kolonial bagi pembacanya. Ki Hajar Dewantara aktif dalam organisasi sosial dan politik. Sejak berdirinya Boedi Oetomo (BO) tahun 1908, ia aktif di seksi propaganda untuk menyosialisasikan dan menggugah kesadaran masyarakat Indonesia (terutama Jawa) mengenai pentingnya persatuan dan kesatuan dalam berbangsa dan bernegara. Kongres pertama Boedi Oetomo juga diprakarsai olehnya. Ki Hajar Dewantara juga menjadi anggota organisasi Insulinde, suatu organisasi multietnik yang didominasi kaum pribumi Indonesia yang memperjuangkan pemerintahan sendiri di Hindia Belanda atas pengaruh Ernest Douwes dekker. Saat Douwes Dekker mendirikan Indische Partij, beliau diajak juga. Dalam pengasingan di Belanda, Ki Hajar Dewantara aktif dalam organisasi para pelajar asal Indonesia, Perhimpunan Hindia (Indische Vereeniging). Di sinilah ia kemudian merintis cita-citanya memajukan kaum pribumi dengan belajar sehingga memperoleh Europeesche Akte, suatu ijazah pendidikan bergengsi yang kelak menjadi pijakan dalam mendirikan lembaga pendidikan yang dicita-citakannya. Ki Hajar Dewantara meninggal dunia pada 26 April 1959 di Yogyakarta. la dimakamkan di Taman Wijaya Brata, makam untuk keluarga Taman Siswa. 1. Berdasarkan isinya, apakah jenis teks biografi tersebut? 2. Apakah hal-hal menarik yang terdapat dalam teks biografi tersebut? 3. Tuliskan hal-hal yang dapat diteladani dari tokoh dalam teks biografi tersebut!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

10

:

51

:

57

Klaim

1

0


Empty Comment

Belum ada jawaban 🤔

Ayo, jadi yang pertama menjawab pertanyaan ini!

Mau jawaban yang cepat dan pasti benar?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Temukan jawabannya dari Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

60

0.0

Jawaban terverifikasi

Salah satu ciri negosiasi bila dilihat dari segi isinya adalah ...

13

5.0

Jawaban terverifikasi

Iklan