Fadelia B

21 Desember 2021 17:29

Iklan

Fadelia B

21 Desember 2021 17:29

Pertanyaan

Kemudian, sang ayah berkata, "Aku serahkan anak perempuanku ini. Dan sebagai gantinya, cabutlah taring dan kukumu yang tajam." Setelah itu, si Singa yang bodoh berkata, "Oh! Anak perempuanmu takut, ya. Padahal, walaupun aku lapar berat, aku tak akan memakannya....” Lalu, ia mencabut taring dan kukunya. Untuk meyakinkan hal itu, sang ayah lalu segera memukul singa dengan tongkat dan mengusirnya. Hal yang dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari dari cerita di atas adalah ....

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

15

:

15

:

53

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

P. Rahmalina

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Yogyakarta

23 Desember 2021 08:27

Jawaban terverifikasi

Halo, Fadelia B. Terima kasih sudah bertanya di Roboguru, kakak bantu jawab ya 😊 Jawaban dari pertanyaan di atas adalah kita harus cerdik dalam menghadapi setiap ancaman. Untuk memahami alasan tersebut, mari simak pembahasan berikut. Hikayat merupakan salah satu jenis cerita rakyat yang diwariskan secara turun termurun dan berisi tentang kisah, cerita dan dongeng. Hikayat disebut juga sebagai cerita Melayu klasik yang menonjolkan kemustahilan dan kesaktian tokoh-tokohnya. Hikayat mengandung nilai-nilai yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut terdiri atas: 1) Nilai religius (berkaitan dengan keyakinan seseorang). 2) Nilai moral (berkaitan dengan sikap baik atau buruk). 3) Nilai sosial (berkaitan dengan interaksi bersama orang lain). 4) Nilai budaya (berkaitan dengan kebiasaan masyarakat). 5) Nilai pendidikan (berkaitan dengan edukasi atau pengetahuan). Cerita hikayat di atas menceritakan seorang ayah yang cerdik untuk menyelamatkan dirinya dan putrinya dari ancaman si Singa. Sang ayah mencoba mengelabui si Singa dengan mengatakan bahwa ia akan menyerahkan putrinya asalkan si Singa mau mencabut taring dan kukunya yang tajam. Sang ayah tahu bahwasanya yang berbahaya dari si Singa adalah taring dan kukunya yang tajam. Kemudian, setelah si Singa mencabut taring dan kukunya, sang ayah lalu segera memukul singa dengan tongkat dan mengusirnya. Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah kita harus cerdik dalam menghadapi setiap ancaman. Semoga membantu ya 😊


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

54

0.0

Jawaban terverifikasi