Tangbin T

18 Maret 2024 09:16

Iklan

Iklan

Tangbin T

18 Maret 2024 09:16

Pertanyaan

Kemajemukan bangsa Indonesia berpotensi sebagai penyebab perpecahan. Perpecahan akan terjadi bila warga negara terlalu bersikap etnosentris. Oleh karena itu, menghilangkan sikap etnosentris merupakan salah satu cara mencegah perpecahan. Selain menghilangkan etnosentris, cara yang dapat dilakukan masyarakat untuk mencegah perpecahan adalah ... A. Menghapuskan kebudayaan- kebudayaan yang ada dan membentuk kebudayaan baru B. Mengakui satu agama sebagai agama yang wajib dianut warga negara C. Melarang penggunaan bahasa daerah dalam aktivitas sehari-hari D. Mempelajari berbagai kebudayaan daerah lain


120

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Salsabila M

Community

19 Maret 2024 02:33

Jawaban terverifikasi

<p>D. Mempelajari berbagai kebudayaan daerah lain</p><p>Penjelasan: Mempelajari berbagai kebudayaan daerah lain adalah salah satu cara yang efektif untuk mencegah perpecahan dalam masyarakat yang majemuk seperti Indonesia. Ketika masyarakat memahami dan menghargai keberagaman budaya di antara mereka, hal ini dapat membantu memperkuat rasa persatuan dan solidaritas nasional. Mempelajari kebudayaan daerah lain dapat membantu mengurangi sikap etnosentris, karena orang akan lebih memahami persamaan dan perbedaan antara budaya mereka sendiri dan budaya orang lain. Hal ini juga dapat meningkatkan toleransi, penghargaan, dan pemahaman antar-etnis, sehingga mengurangi risiko perpecahan dalam masyarakat yang beragam.</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p><br>&nbsp;</p>

D. Mempelajari berbagai kebudayaan daerah lain

Penjelasan: Mempelajari berbagai kebudayaan daerah lain adalah salah satu cara yang efektif untuk mencegah perpecahan dalam masyarakat yang majemuk seperti Indonesia. Ketika masyarakat memahami dan menghargai keberagaman budaya di antara mereka, hal ini dapat membantu memperkuat rasa persatuan dan solidaritas nasional. Mempelajari kebudayaan daerah lain dapat membantu mengurangi sikap etnosentris, karena orang akan lebih memahami persamaan dan perbedaan antara budaya mereka sendiri dan budaya orang lain. Hal ini juga dapat meningkatkan toleransi, penghargaan, dan pemahaman antar-etnis, sehingga mengurangi risiko perpecahan dalam masyarakat yang beragam.

 

 

 

 


 


Iklan

Iklan

Michellyn F

18 Maret 2024 13:19

d. mempelajari berbagai kebudayaan daerah lain


lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Perhatikan penyataan berikut ini! (1) Indonesia adalah negara yang menganut beberapa agama bukan hanya satu, agama (2) Nilai sosial dalam masyarakat Indonesia terus dikembangkan agar maju, dan modern. (3) Setiap warga negara Indonesia bebas memilih budaya dengan persepsinya sendiri. (4) Perkembangan, IPTEK malampaui batas-batas nilai budaya bangsa Indonesia. (5). Nilai Pancasila tidak mengekang warga negara tetapi menyatukan perbedaan yang ada Penyataan berikut ini yang merupakan nilai-nilai pancasila sesuai dengan perkembangan zaman ditunjukkan pada nomor..... A (1), (2), dan (5) B (2), (3), dan (4) C. (3), (4), dan (5) D. (4), (1), dan (5)

17

0.0

Jawaban terverifikasi

Bacalah cerita berikut! Mengapa Harus Adil? Aku masih mengingat dengan baik masa kecilku di kampung halaman. Meskipun terlahir dari keluarga yang kurang mampu secara ekonomi, aku memiliki begitu banyak kenangan masa kecil yang menggembirakan. Dibesarkan dalam lingkungan Islam tradisional, aku menghabiskan sebagian besar masa kecilku bermain bersama-sama dengan teman-teman sebaya. Aku memiliki 2 orang saudara, seorang adik laki-laki dan seorang lagi adik perempuan. Adik laki-laki meninggal tahun 2000 dalam usia 10 tahun karena bencana banjir. Kami terlahir dari keluarga dengan ekonomi pas-pasan. Namun, aku cukup bersyukur, karena meskipun bekerja sebagai pegawai biasa dan ibu berdagang, kami bertiga di sekolahkan hingga tingkat atas. Aku bersyukur karena bisa menyelesaikan kuliah sarjana, meskipun ayahku tidak sempat menyaksikan aku berhasil lulus sarjana, karena harus menghadap sang pencipta dalam usia yang masih cukup muda. Semasa hidup, ayahku selalu berpesan untuk selalu berlaku adil, sebagaimana dia memperlakukan dengan adil kami bertiga sejak kecil. Pesannya sederhana yaitu berbuat adil kepada orang lain, maka kamu akan diperlakukan dengan adil oleh orang lain. Ayahku selalu mengajarkan berbuat adil kepada siapa saja, tanpa melihat siapa orang itu. Karena berbuat adil itu kewajiban kita, seperti yang agama kita ajarkan. Berbuat adil, adalah salah satu bentuk kebajikan. Apa sebenarnya adil itu? Lantas, mengapa orang harus berbuat adil? Baik adil kepada diri sendiri, maupun adil kepada orang lain. Ada yang mengatakan bahwa adil berarti sama atau seimbang. Adil berarti memberikan 2 orang jumlah yang sama. Jika misalnya ada 2 orang bersaudara, yang satunya berusia 10 tahun masih duduk di bangku sekolah dasar, sementara yang satunya berusia 20 tahun dan duduk di bangku kuliah, apakah adil jika orang tuanya memberikan uang saku dalam jumlah yang sama? Tentu tidak adil. Mengapa? Setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda, keperluan yang berbeda, sehingga tidak mungkin menyamakan pemberian kepada setiap orang dikarenakan perbedaan kebutuhan tersebut. Jika ingin berbuat adil, maka sepatutnya kita memberikan sesuatu kepada orang lain sesuai dengan kadar kebutuhannya. Mengapa kita harus adil? Karena adil itu lebih dekat dengan kebajikan, dan ketidakadilan dekat dengan kebatilan. Kita pernah menyaksikan beberapa kasus hukum di negeri ini, di mana hukum bekerja dengan tidak adil. Keadilan menjadi semacam paradoks. Banyak kasus hukum di negeri ini yang justru menjatuhkan hukum kepada orang yang tidak sepatutnya menerima hukuman tersebut. Hukum kemudian menjadi kebatilan bagi orang lain. Jawablah pertanyaan berikut berdasarkan teks diatas!! 1. Apa pesan yang disampaikan oleh ayah pada cerita di atas? 2. Bagaimana sikap tokoh pada cerita di atas? 3. Bagaimana berlaku adil pada cerita di atas? 4. Mengapa kita harus selalu bersikap adil di mana saja berada dan pada siapa saja? 5. Apa pesan yang terkandung dalam cerita di atas? 6. Apakah hasil dari bersikap adil?

12

5.0

Jawaban terverifikasi