TIO T

19 Maret 2024 05:58

Iklan

TIO T

19 Maret 2024 05:58

Pertanyaan

Kakak2, mohon tolong bantuannya ya.

Kakak2, mohon tolong bantuannya ya.

alt

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

00

:

41

:

12

Klaim

1

1


Iklan

Sabrina S

01 Januari 2026 14:18

<p>A. Pada zaman 1.0, manusia hidup sebagai pemburu-pengumpul. Kekayaan pada masa itu diukur dari kemampuan memperoleh sumber daya alam yang tersedia di sekitar mereka, seperti hasil buruan dan tanaman liar.</p><p>B. Pada zaman 2.0 (agraris), manusia mulai menetap dan bercocok tanam serta beternak. Kekayaan bergeser menjadi kepemilikan dan kontrol atas lahan subur dan ternak, yang menjadi sumber produksi pangan utama.</p><p>C. Pada zaman 3.0 (industri), produksi barang secara massal menjadi fokus utama. Kekayaan diukur dari kepemilikan alat produksi, pabrik, dan jumlah barang yang dapat dihasilkan dan diperdagangkan.</p><p>D. Pada zaman 4.0 (era digital), informasi dan konektivitas menjadi kunci. Kekayaan dapat berasal dari kepemilikan data, karya digital (seperti aplikasi, konten, atau platform), dan kemampuan untuk menjangkau banyak orang melalui jaringan internet.</p><p>E. Pada zaman 5.0, fokusnya adalah integrasi ruang siber dan fisik untuk menyelesaikan tantangan sosial. Untuk menjadi kaya, seseorang perlu mengembangkan kemampuan beradaptasi, berinovasi dengan teknologi (seperti AI dan robotika), dan menciptakan solusi yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat secara luas.</p>

A. Pada zaman 1.0, manusia hidup sebagai pemburu-pengumpul. Kekayaan pada masa itu diukur dari kemampuan memperoleh sumber daya alam yang tersedia di sekitar mereka, seperti hasil buruan dan tanaman liar.

B. Pada zaman 2.0 (agraris), manusia mulai menetap dan bercocok tanam serta beternak. Kekayaan bergeser menjadi kepemilikan dan kontrol atas lahan subur dan ternak, yang menjadi sumber produksi pangan utama.

C. Pada zaman 3.0 (industri), produksi barang secara massal menjadi fokus utama. Kekayaan diukur dari kepemilikan alat produksi, pabrik, dan jumlah barang yang dapat dihasilkan dan diperdagangkan.

D. Pada zaman 4.0 (era digital), informasi dan konektivitas menjadi kunci. Kekayaan dapat berasal dari kepemilikan data, karya digital (seperti aplikasi, konten, atau platform), dan kemampuan untuk menjangkau banyak orang melalui jaringan internet.

E. Pada zaman 5.0, fokusnya adalah integrasi ruang siber dan fisik untuk menyelesaikan tantangan sosial. Untuk menjadi kaya, seseorang perlu mengembangkan kemampuan beradaptasi, berinovasi dengan teknologi (seperti AI dan robotika), dan menciptakan solusi yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat secara luas.


Iklan

Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Bu Vina mengirimkan beras kepada pedagang dalam kemasan 25 kg dan 50 kg menggunakan truk. Banyak karung beras keseluruhan adalah 200 karung dengan total berat beras adalah 8 ton, 8. Berdasarkan teks tersebut, pilihlah semua jawaban yang benar. Jawaban benar lebih dari satu. Banyak karung beras kemasan 25 kg adalah 50 buah. Banyak karung beras kemasan 50 kg adalah 150 buah. Total berat beras dalam kemasan 25 kg adalah 2 ton. Perbandingan berat beras kemasan 25 kg dan 50 kg dalam truk adalah 1: 3. 9. Berdasarkan teks tersebut, jika biaya setiap beras karung kecil adalah Rp7.500 dan karung besar Rp14.000, berapakah biaya angkut semua beras yang harus dibayar oleh Bu Vina? A. Rp2.540.000 C. Rp2.312.000 B. Rp2.475.000 D. Rp2.280.000

26

4.5

Jawaban terverifikasi