Toni K

04 November 2021 15:29

Iklan

Toni K

04 November 2021 15:29

Pertanyaan

Joni masih memakai pakaian kerjanya tadi siang. Ia mempersilakan orang- orang itu untuk mengganyang makanan dan kopi. Lalu, ia menjelaskan maksudnya. Tatang mondar-mandir saja sehingga Joni terpaksa membentaknya. Ia kemudian menggabungkan diri dengan orang banyak meskipun kelihatanterpaksa sekali. Amanat yang dapat dipetik dari penggalan novel di atas adalah ?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

11

:

50

:

38

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

A. Rahmawati

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

10 November 2021 06:52

Jawaban terverifikasi

Halo Toni K. Terima kasih sudah bertanya di Roboguru, kakak bantu jawab ya. Amanat yang bisa diambil dari novel tersebut adalah jangan mondar-mandir saja sebab akan mengganggu orang lain dan jangan membentak orang lain di muka umum sebab akan membuat orang lain tersinggung. Untuk memahami alasan jawaban tersebut, berikut adalah pembahasannya. Novel adalah karangan prosa panjang yang mengandung rangkaian cerita kehidupan seseorang dengan orang di sekelilingnya dengan menonjolkan watak dan sifat setiap pelaku. Unsur intrinsik dalam novel adalah sebagai berikut. 1. Tema: inti yang terdapat dalam cerita tersebut. 2. Tokoh dan penokohan: menyebutkan siapa tokohnya dan bagaimana karakter/sifat dari tokoh tersebut. 3. Alur/plot: rangkaian kejadian yang terdapat cerita. 4. Latar/setting: menyebutkan latar tempat, kejadian, atau suasana yang terdapat dalam cerita. 5. Amanat: pesan yang ingin disampaikan penulis. 6. Sudut pandang: bagaimana arah pengarang dalam menyampaikan suatu cerita. Amanat yang bisa diambil dari cerita tersebut adalah sebagai berikut. 1. Jangan mondar-mandir saja sebab akan mengganggu orang lain. Hal ini sebab Tatang terus mondar-mandir saja dan menyebabkan Joni kesal pada kalimat "Tatang mondar-mandir saja." 2. Jangan membentak orang lain di muka umum sebab akan membuat orang lain tersinggung. Hal ini terjadi setelah Joni melihat Tatang terus mondar-mandir pada kalimat "Joni terpaksa membentaknya." Dengan demikian, amanat yang bisa diambil dari novel tersebut adalah jangan mondar-mandir saja sebab akan mengganggu orang lain dan jangan membentak orang lain di muka umum sebab akan membuat orang lain tersinggung. Semoga membantu ya :)


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

70

0.0

Jawaban terverifikasi