Revi M

11 Maret 2022 13:33

Iklan

Revi M

11 Maret 2022 13:33

Pertanyaan

Jenis puisi rakyat yang dapat di buat pertunjunjukkan musikalisasi adalah

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

11

:

13

:

01

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

P. Rahmalina

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Yogyakarta

15 Maret 2022 14:22

Jawaban terverifikasi

Halo, Revi M. Terima kasih sudah bertanya ke Roboguru. Kakak bantu jawab ya 😊 Jenis puisi rakyat yang dapat di buat pertunjukkan musikalisasi adalah syair dan pantun. Untuk memahami alasannya, mari simak pembahasan berikut. Puisi Rakyat adalah puisi yang lahir dan berkembang di tengah-tengah kehidupan rakyat. Tumbuh secara turun-temurun dan merupakan bagian dari kebudayaan masyarakat. Puisi rakyat merupakan jenis puisi yang memiliki pola baku dan terikat berbagai ketentuan, seperti banyaknya larik, ataupun pola rimanya. Jenis-jenis puisi lama dan ciri-cirinya, yaitu sebagai berikut. 1) Pantun, berasal dari kata ā€œpatuntunā€ yang merupakan bahasa Minangkabau. Umumnya digunakan masyarakat untuk menjalin pergaulan. Aturan penulisan dari pantun sebagai berikut. • Tiap bait terdiri atas empat baris. • Tiap baris terdiri atas 8 hingga 12 suku kata. • Memiliki rima a-b-a-b. • Baris pertama dan kedua berisi sampiran, yakni pengantar untuk menyampaikan isi yang disampaikan dengan diksi puitis bahkan jenaka. Makna pada sampiran tidak berhubungan sama sekali dengan isi. • Baris ketiga dan keempat disebut isi. Isi biasanya bergantung dari tujuan pantun yang akan dibuat, misalnya berisi nasihat, teka-teki, dan pantun jenaka. 2) Syair, banyak digunakan sebagai medium untuk bercerita dan menyampaikan pesan tertentu. Aturan penulisannya seperti berikut. • Tiap bait terdiri atas empat baris. • Tiap baris terdiri atas 8 hingga 12 suku kata. • Setiap baris adalah isi dan saling berkait. • Memiliki rima a-a-a-a. 3) Talibun, bentuk puisi lama yang memiliki kesamaan dengan pantun. Hanya saja talibun memiliki jumlah baris lebih dari empat baris ditiap baitnya (biasanya 6 sampai 20 baris). Berikut ini aturan penulisan talibun. • Tiap baitnya memiliki jumlah baris dengan bilangan genap, namun lebih dari empat baris. • Jumlah suku kata tiap baris berkisar 8 hingga 12 suku kata. • Memiliki sajak/rima berpola abc-abc (jika 6 baris tiap bait), atau bersajak abcd-abcd (jika 8 baris tiap bait) dan seterusnya. • Setengah dari jumlah baris tiap bait di bagian awal adalah sampiran, selanjutnya disebut isi. Misalnya, bait pertama berjumlah enam baris, maka baris pertama, kedua, dan ketiga merupakan sampiran sedangkan baris keempat, kelima, dan keenam disebut isi. 4) Karmina, pantun yang singkat. Aturan penulisannya sebagai berikut ini. • Tiap bait terdiri atas dua baris. • Tiap baris terdiri atas 8 hingga 12 suku kata. • Memiliki bunyi rima di akhir tiap baris yang berpola a-a. • Isi pada karmina merupakan pernyataan lugas atau sebuah sindiran dari suatu hal. • Baris pertama adalah sampiran, sedangkan isi ada di baris kedua. 5) Seloka, dari strukturnya, seloka sangatlah menyerupai pantun, namun terdapat pembeda yaitu di setiap barisnya merupakan isi puisi. Aturan penulisannya sebagai berikut. • Tiap bait minimal terdiri atas empat baris, bisa lebih dari empat bari asalkan berjumlah bilangan genap. • Tiap baris terdiri atas 8 hingga 12 suku kata. • Tiap baris adalah isi puisi. • Memiliki pola rima a-b-a-b. 6) Mantra, sering sekali dikaitkan dengan hal-hal mistis. Mantra merupakan bentuk puisi lama yang pertama kali berkembang. Uniknya, tidak ada aturan penulisan untuk mantra sehingga hanya berupa kata yang diulang sebagai bentuk sugesti. 7) Gurindam, bisa dikatakan sebagai syair yang singkat. Ciri atau aturan penulisannya seperti berikut. • Tiap bait terdiri atas dua baris. • Tiap baris terdiri atas 8 hingga 12 suku kata. • Memiliki pola rima a-a (bersajak lurus). • Tiap baris merupakan isi. Jenis puisi rakyat yang dapat di buat pertunjukkan musikalisasi adalah syair dan pantun. Langkah-langkah musikalisasi syair dan pantun adalah sebagai berikut. 1) Membuat kelompok untuk melakukan musikalisasi syair dan pantun. 2) Memilih syair dan pantun yang cocok untuk ditampilkan. Lalu, pertimbangkan tema atau bahasa syair dan pantun, sesuaikah untuk ditambahkan unsur musik. 4) Pahami makna puisi agar kita dapat menampilkan syair dan pantun yang lebih berjiwa, enak didengar, dan bisa dicerna maknanya. 5) Memilih musik/nada yang sesuai dengan makna syair dan pantun. Dengan demikian, jenis puisi rakyat yang dapat di buat pertunjukkan musikalisasi adalah syair dan pantun. Semoga membantu ya 😊


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

65

0.0

Jawaban terverifikasi