Diandra D

17 Juli 2022 09:02

Iklan

Diandra D

17 Juli 2022 09:02

Pertanyaan

Jenderal Sudirman Siapa yang tidak mengenal tokoh besar Jenderal Sudirman? Setiap kita ban gsa Indonesia secara umum tentu mengenalnya, bahkan dunia internasional. Beliau adalah pahlawan dan tokoh pejuang yang berasal dari kalangan angkatan bersenjata. Bahkan, karena ketokohan dan kepeloporannya di bidang ketentaraan, maka wajar kalau Jenderal Sudirman dikenal sebagai Bapak TNI. Sekalipun secara formal ia bukan lulusan akademi militer, tetapi karena bakat, semangat, dan disiplin yang tinggi serta tanggung jawab dan panggilan hati nurani untuk berjuang mencapai dan menegakkan kemerdekaan Indonesia, maka Sudirman mencuat sebagai pemimpin di lingkungan angkatan perang Indonesia. Sebagai Bapak TNI, Sudirman telah menjadi motivator, idola, dan cermin keteladanan atau guru bagi para prajurit. Ia seorang yang sangat disiplin, tegas, dan teguh pendiriannya. Sebagai Bapak TNI, ia bukan disimbolkan oleh tanda pangkat, bintang atau tandajasa, tetapi ditandai dengan semangat dan nurani yang tajam sebagai seorang pejuang. Pakaian khasnya, adalah destar atau ikat wulung (ikat kepala berwarna hitam), baju mantol hijau tentara, dan keris yang terselip. Ia sangat dekat dengan anak buah, arif, dan tidak bersikap keras, tetapi lebih menonjolkan watak kebapakannya. Itulah beberapa keistimewaan Sudirman yang jarang ditemukan pada diri pimpinan tentara dan mung kin juga pemimpin nasional yang lain. Namun, di balik keistimewaan itu, belum banyak di antara masyarakat yang mengetahui bahwa Sudirman adalah anak desa yang harus berjuang agar survive hidupnya selama "tiga zaman", dengan penuh kesederhanaan, laku prihatin, heroik, dan tetap menjaga kesalehannya. Sebagaimana layaknya masyarakat Indonesia yang dikenal religius, Sudirman sebagai anak desa di Jawa, setiap sore biasa pergi ke surau atau langgar untuk belajar membaca Alquran dan pengetahuan agama Islam. Ia tumbuh di tengah-tengah keluarga dan masyarakat Jawa yang muslim sehingga wajar kalau sejak kecil sudah belajar agama. Ia kemudian tumbuh sebagai remaja dan pemuda aktifis, dan guru di Persyarikatan Muhammadiyah di Cilacap. 2. Ide pokok paragraf pertama cuplikan biografi di atas adalah .... A. Siapa Jenderal Sudirman B. Jenderal Sudirman adalah seorang pemimpin C. Jenderal Sudirman mencuat sebagai pemimpin di lingkungan angkatan perang Indonesia D. Meski tidak memiliki pendidikan kemiliteran, Jenderal Sudirman berbakat menjadi pemimpin TNI E. Bagaimana sepak terjang Jenderal Sudirman

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

02

:

12

:

03

Klaim

8

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

A. Rizky

25 Juli 2022 02:01

Jawaban terverifikasi

Jawaban yang benar adalah C. Berikut pembahasannya. Ide pokok merupakan gagasan/ide yang menjadi pokok pengembangan paragraf. Ide pokok disebut juga sebagai gagasan utama. Berikut cara menemukan ide pokok: (1) membaca semua paragraf dengan cermat (2) mencermati kalimat pertama hingga akhir (3) membaca tiap kalimat pada tiap paragraf (4) menandai ide pokok tiap paragraf (5) menandai info penting tiap paragraf Berdasarkan teks cerita sejarah diatas yang termasuk ide pokok paragraf pertama adalah Jenderal Sudirman mencuat sebagai pemimpin di lingkungan angkatan perang Indonesia. Sesuai dengan kutipan pada kalimat di paragraf pertama, "Sekalipun secara formal ia bukan lulusan akademi militer, tetapi karena bakat, semangat, dan disiplin yang tinggi serta tanggung jawab dan panggilan hati nurani untuk berjuang mencapai dan menegakkan kemerdekaan Indonesia, maka Sudirman mencuat sebagai pemimpin di lingkungan angkatan perang Indonesia." Dengan demikian jawaban yang tepat adalah pilihan C.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

60

0.0

Jawaban terverifikasi