Qsah L

Ditanya 15 jam yang lalu

Iklan

Qsah L

Ditanya 15 jam yang lalu

Pertanyaan

jelaskan tentang jenis manusia purba di Indonesia (pithecanthropus), penemu, asal, dan ciri-ciri nya

jelaskan tentang jenis manusia purba di Indonesia (pithecanthropus), penemu, asal, dan ciri-ciri nya

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

04

:

54

:

58

Klaim

0

1


Iklan

Marvella N

Dijawab 7 jam yang lalu

<h2><strong>Manusia Purba Pithecanthropus di Indonesia</strong></h2><p><strong>Pithecanthropus </strong>merupakan salah satu jenis manusia purba yang pernah hidup di wilayah Indonesia. Istilah <i>Pithecanthropus</i> berasal dari bahasa Yunani, yaitu <i>pithecos</i> yang berarti kera dan <i>anthropos</i> yang berarti manusia. Oleh karena itu, Pithecanthropus sering disebut sebagai manusia peralihan karena memiliki ciri-ciri yang masih menyerupai kera namun sudah menunjukkan sifat manusia.</p><p>&nbsp;</p><p>Jenis Pithecanthropus yang paling dikenal adalah <strong>Pithecanthropus erectus</strong>, yang berarti manusia kera yang telah berjalan tegak. Fosil Pithecanthropus pertama kali ditemukan oleh seorang ilmuwan asal Belanda bernama <strong>Eugene Dubois</strong> pada tahun 1891. Penemuan tersebut dilakukan di daerah <strong>Trinil, Ngawi, Jawa Timur</strong>, di sekitar aliran Sungai Bengawan Solo.</p><p>&nbsp;</p><p>Pithecanthropus diperkirakan hidup pada masa <strong>Pleistosen</strong>, sekitar <strong>1 hingga 2 juta tahun yang lalu</strong>. Keberadaannya terutama ditemukan di Pulau Jawa, yang menunjukkan bahwa Indonesia merupakan salah satu wilayah penting dalam perkembangan manusia purba. Selain di Trinil, fosil Pithecanthropus juga ditemukan di daerah <strong>Sangiran</strong> dan <strong>Mojokerto</strong>.</p><p>Dari segi fisik, Pithecanthropus memiliki tubuh yang cukup tegap dan sudah mampu berjalan dengan posisi tegak. Tinggi badannya berkisar antara <strong>165 sampai 180 cm</strong> dengan ukuran otak sekitar <strong>750–1.000 cc</strong>. Bentuk tengkoraknya masih sederhana dengan dahi yang menonjol ke belakang, tulang alis yang tebal, rahang yang kuat, serta belum memiliki dagu seperti manusia modern.</p><p>&nbsp;</p><p>Dalam kehidupannya, Pithecanthropus hidup secara <strong>berpindah-pindah (nomaden)</strong> dan bergantung pada kegiatan <strong>berburu serta meramu</strong> untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Mereka telah menggunakan alat-alat sederhana yang terbuat dari batu dan tulang, namun belum mengenal teknik bercocok tanam. Pithecanthropus biasanya hidup secara berkelompok dalam jumlah kecil untuk bertahan hidup.</p>

Manusia Purba Pithecanthropus di Indonesia

Pithecanthropus merupakan salah satu jenis manusia purba yang pernah hidup di wilayah Indonesia. Istilah Pithecanthropus berasal dari bahasa Yunani, yaitu pithecos yang berarti kera dan anthropos yang berarti manusia. Oleh karena itu, Pithecanthropus sering disebut sebagai manusia peralihan karena memiliki ciri-ciri yang masih menyerupai kera namun sudah menunjukkan sifat manusia.

 

Jenis Pithecanthropus yang paling dikenal adalah Pithecanthropus erectus, yang berarti manusia kera yang telah berjalan tegak. Fosil Pithecanthropus pertama kali ditemukan oleh seorang ilmuwan asal Belanda bernama Eugene Dubois pada tahun 1891. Penemuan tersebut dilakukan di daerah Trinil, Ngawi, Jawa Timur, di sekitar aliran Sungai Bengawan Solo.

 

Pithecanthropus diperkirakan hidup pada masa Pleistosen, sekitar 1 hingga 2 juta tahun yang lalu. Keberadaannya terutama ditemukan di Pulau Jawa, yang menunjukkan bahwa Indonesia merupakan salah satu wilayah penting dalam perkembangan manusia purba. Selain di Trinil, fosil Pithecanthropus juga ditemukan di daerah Sangiran dan Mojokerto.

Dari segi fisik, Pithecanthropus memiliki tubuh yang cukup tegap dan sudah mampu berjalan dengan posisi tegak. Tinggi badannya berkisar antara 165 sampai 180 cm dengan ukuran otak sekitar 750–1.000 cc. Bentuk tengkoraknya masih sederhana dengan dahi yang menonjol ke belakang, tulang alis yang tebal, rahang yang kuat, serta belum memiliki dagu seperti manusia modern.

 

Dalam kehidupannya, Pithecanthropus hidup secara berpindah-pindah (nomaden) dan bergantung pada kegiatan berburu serta meramu untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Mereka telah menggunakan alat-alat sederhana yang terbuat dari batu dan tulang, namun belum mengenal teknik bercocok tanam. Pithecanthropus biasanya hidup secara berkelompok dalam jumlah kecil untuk bertahan hidup.


Iklan

Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

1. penyebab perubahan sosial budaya yang berasal dari masyarakat yang berkaitan demografi 2. penyebab perubahan sosial budaya yang terkait dengan fenomena globalisasi 3. Tanda-tanda sikap mental masyarakat yang belum siap menerima kemajuan teknologi 4. Dampak modernisasi dalam kehidupan sosial masyarakat 5. Kegiatan manusia di bidang ekonomi yang menunjukkan perubahan ke arah modernisasi 6. Contoh pengaruh modernisasi di bidang ilmu pengetahuan dan pendidikan terhadap pola pikir masyarakat 7. Konsep mengenai proses modernisasi di masyarakat seringkali mengalami kesalahan pahaman, salah satunya kesalahan tersebut menganggap jika menjadi modern adalah mengikuti... 8. arti dari globalisasi 9. Bentuk kearifan lokal di wilayah Madura yang berperan dalam pengelolaan SDA dan dukungan dalam bentuk kebudayaan 10. Syarat menjaga tradisi kearifan lokal di Nusantara 11. Ciri uang kartal, giral 12. Syarat melakukan kegiatan barter 13. Arti dari durability yang merupakan syarat sebuah benda bisa dikatakan sebagai uang 14. maksud token money dalam nilai intrinsik 15. maksud dengan satuan hitung dalam fungsi uang 16. fungsi uang 17. peranan dan maksud didirikan lembaga keuangan non-Bank / bukan bank 18. maksud dengan kegiatan menghimpun dana yang dilakukan perbankan 19. tugas Bank Indonesia 20. tugas Bank Umum 21. kegiatan lembaga keuangan non-Bank 22. kelembagaan keuangan non-bank yang memiliki kegiatan yang dilakukan dengan operasi simpan pinjam 23. Lembaga keuangan non bank yang memiliki fungsi sebagai penggerak investasi dengan memperhatikan dan memasukan surat berharga 24. Nama lembaga keuangan non bank yang bertugas mengatasi para rensumen 25. Ciri" dari masyarakat ekonomi abad ke 21

22

5.0

Jawaban terverifikasi