Hello F

06 Mei 2024 06:41

Iklan

Hello F

06 Mei 2024 06:41

Pertanyaan

jelaskan reaksi kimia apa yang terjadi pada uji lemak kompleks menggunakan etanol, sehingga membentuk endapan putih ke abu- abuan

jelaskan reaksi kimia apa yang terjadi pada uji lemak kompleks menggunakan etanol, sehingga membentuk endapan putih ke abu- abuan

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

12

:

45

:

57

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Kevin L

Gold

06 Mei 2024 07:30

Jawaban terverifikasi

Prinsip Reaksi Saponifikasi: Reaksi saponifikasi adalah reaksi antara lemak atau minyak (trigliserida) dengan basa (alkali) untuk menghasilkan garam lemak (sabun) dan gliserol. Reaksi ini dapat ditulis secara umum sebagai berikut: Trigliserida + 3 NaOH → 3 Garam Lemak (Sabun) + Gliserol Dalam reaksi ini, trigliserida (lemak atau minyak) bereaksi dengan natrium hidroksida (NaOH) sebagai basa untuk membentuk garam lemak (sabun) dan gliserol sebagai produk samping. Reaksi pada Uji Lemak Kompleks dengan Etanol: Pada uji lemak kompleks menggunakan etanol, ketika etanol ditambahkan ke sampel yang mengandung lemak atau minyak, akan terjadi reaksi saponifikasi antara lemak/minyak dengan etanol (yang mengandung sedikit air) untuk membentuk garam lemak (sabun) dan gliserol. Reaksi yang terjadi dapat ditulis sebagai berikut: Trigliserida + 3 C2H5OH → 3 Garam Lemak (Sabun) + Gliserol Hasil dari reaksi ini adalah terbentuknya endapan putih ke abu-abuan, yang merupakan garam lemak (sabun) yang tidak larut dalam etanol. Penjelasan Lebih Lanjut: - Lemak atau minyak (trigliserida) tidak larut dalam etanol, sehingga akan membentuk endapan ketika ditambahkan. - Reaksi saponifikasi antara lemak/minyak dengan etanol (yang mengandung sedikit air) menghasilkan garam lemak (sabun) yang juga tidak larut dalam etanol, sehingga akan ikut membentuk endapan. - Endapan yang terbentuk memiliki warna putih ke abu-abuan karena sifat garam lemak (sabun) yang dihasilkan. Jadi, terbentuknya endapan putih ke abu-abuan pada uji lemak kompleks menggunakan etanol menunjukkan adanya lemak atau minyak dalam sampel, yang bereaksi dengan etanol membentuk garam lemak (sabun) sebagai hasil reaksi saponifikasi.


Iklan

Salsabila M

Community

07 Mei 2024 03:32

Jawaban terverifikasi

<p>Pada uji lemak kompleks menggunakan etanol, terutama dalam konteks uji lemak kompleks dalam makanan, endapan putih ke abu-abuan biasanya merupakan indikasi adanya lemak kompleks seperti fosfolipid atau sterol dalam sampel yang diuji. Reaksi kimia yang terjadi dalam pembentukan endapan putih ke abu-abuan ini adalah sebagai berikut:</p><p><strong>Pencampuran dengan Etanol</strong>: Ketika sampel yang mengandung lemak kompleks dicampur dengan etanol, lemak kompleks tersebut larut dalam etanol. Larutannya mungkin tidak transparan atau berubah warna, tergantung pada jenis lemak kompleks yang hadir.</p><p><strong>Pemisahan Lemak Kompleks</strong>: Setelah beberapa saat, atau ketika etanol ditambahkan ke dalam sampel, lemak kompleks dalam larutan akan mengalami pemisahan atau presipitasi. Ini terjadi karena etanol mengganggu ikatan lemak kompleks dengan air, menyebabkan lemak kompleks tersebut mengendap dan terpisah dari larutan.</p><p><strong>Bentuk Endapan Putih</strong>: Ketika lemak kompleks mengendap, mereka dapat membentuk endapan putih ke abu-abuan. Endapan ini terbentuk karena lemak kompleks yang mengendap memiliki struktur yang berbeda dari larutan yang semula, dan endapan tersebut dapat berupa zat padat atau setidaknya sangat padat.</p><p><strong>Identifikasi</strong>: Kehadiran endapan putih ke abu-abuan setelah penambahan etanol dapat menjadi indikasi kuat adanya lemak kompleks dalam sampel yang diuji, karena reaksi ini khas dari lemak kompleks tertentu seperti fosfolipid atau sterol.</p>

Pada uji lemak kompleks menggunakan etanol, terutama dalam konteks uji lemak kompleks dalam makanan, endapan putih ke abu-abuan biasanya merupakan indikasi adanya lemak kompleks seperti fosfolipid atau sterol dalam sampel yang diuji. Reaksi kimia yang terjadi dalam pembentukan endapan putih ke abu-abuan ini adalah sebagai berikut:

Pencampuran dengan Etanol: Ketika sampel yang mengandung lemak kompleks dicampur dengan etanol, lemak kompleks tersebut larut dalam etanol. Larutannya mungkin tidak transparan atau berubah warna, tergantung pada jenis lemak kompleks yang hadir.

Pemisahan Lemak Kompleks: Setelah beberapa saat, atau ketika etanol ditambahkan ke dalam sampel, lemak kompleks dalam larutan akan mengalami pemisahan atau presipitasi. Ini terjadi karena etanol mengganggu ikatan lemak kompleks dengan air, menyebabkan lemak kompleks tersebut mengendap dan terpisah dari larutan.

Bentuk Endapan Putih: Ketika lemak kompleks mengendap, mereka dapat membentuk endapan putih ke abu-abuan. Endapan ini terbentuk karena lemak kompleks yang mengendap memiliki struktur yang berbeda dari larutan yang semula, dan endapan tersebut dapat berupa zat padat atau setidaknya sangat padat.

Identifikasi: Kehadiran endapan putih ke abu-abuan setelah penambahan etanol dapat menjadi indikasi kuat adanya lemak kompleks dalam sampel yang diuji, karena reaksi ini khas dari lemak kompleks tertentu seperti fosfolipid atau sterol.


Alia H

08 Mei 2024 13:15

info jurnalnya kak

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apa saja jenis darah yang terdapat pada manusia?

2

0.0

Jawaban terverifikasi

[1] Gaya hidup sedentari alias kurang gerak atau mager (malas gerak) adalah masalah yang sering dialami oleh penduduk perkotaan. [2] Bekerja di depan layar komputer sepanjang hari, kelamaan terjebak macet di jalan,atau hobi main gim tanpa diimbangi olahraga merupakan bentuk dari gaya hidup sedentari. [3] Jika Anda termasuk salah satu orang yang sering melakukan berbagai rutinitas tersebut, Anda harus waspada. [4] Pasalnya, gaya hidup sedentari sangat berbahaya karena membuat Anda berisiko terkena diabetes tipe 2. [5] Gaya hidup sedentari menyebabkan masyarakat, terutama penduduk kota, malas bergerak. [6] Coba ingat-ingat, dalam sehari ini, sudah berapa kali Anda dalam menggunakan aplikasi online untuk memenuhi kebutuh Anda? [7] Selain itu, tilik juga berapa banyak langkah yang sudah Anda dapatkan pada hari ini? [8] Seiring dengan pengembangan teknologi yang makin canggih, apa pun yang Anda butuhkan kini bisa langsung diantar ke ruangan kantor Anda atau depan rumah. [9] Selain hemat waktu, Anda pun jadi tak perlu mengeluarkan energi untuk mendapatkan apa yang Anda mau. [10] Namun, tahukah Anda bahwa segala kemudahan tersebut menyimpan bahaya bagi tubuh Anda? [11] Minimnya aktifitas fisik karena gaya hidup ini membuatmu berisiko lebih tinggi terkena berbagai penyakit kronis, termasuk diabetes. [12] Bahkan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa gaya hidup ini juga termasuk 1 dari 10 penyebab kematian terbanyak di dunia. [13] Selain itu, data terbaru dari Riskedas 2018 menguak bahwa DKI Jakarta merupakan provinsi dengan tingkat diabetes melitus tertinggi di Indonesia. [14] Ini menunjukkan bahwa gaya hidup mager amat erat kaitannya dengan tingkat diabetes di perkotaan. Bentuk bahasa yang sejenis dengan mager pada kalimat 1 adalah.... a. magang b. oncom c. rudal d. pugar

5

5.0

Jawaban terverifikasi