Sela S

21 Maret 2024 03:28

Iklan

Iklan

Sela S

21 Maret 2024 03:28

Pertanyaan

jelaskan proses pembuahan dan pembentukan sel sperm* dengan sel ovum sampai persalinan

jelaskan proses pembuahan dan pembentukan sel sperm* dengan sel ovum sampai persalinan


11

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Salsabila M

Community

22 Maret 2024 04:23

Jawaban terverifikasi

<p>Proses pembuahan dan pembentukan sel sper-ma (sper-matogenesis) serta sel telur (ovogenesis), hingga persalinan, melibatkan serangkaian tahapan yang kompleks. Berikut adalah ringkasan dari proses tersebut:</p><p><strong>Pembentukan Sel Sper-ma (Sper-matogenesis):</strong></p><ol><li><strong>Proliferasi</strong>: Proses dimulai pada testis, di mana sel-sel germinal (sel punca) mengalami mitosis atau pembelahan sel untuk memperbanyak diri.</li><li><strong>Meiosis</strong>: Sel-sel germinal kemudian mengalami meiosis, yaitu proses pembelahan sel reduksi yang menghasilkan sel-sel haploid (setengah jumlah kromosom normal). Meiosis terdiri dari dua pembelahan sel, menghasilkan empat sel sper-matid yang haploid.</li><li><strong>Diferensiasi</strong>: Sel-sel sper-matid yang dihasilkan mengalami diferensiasi menjadi sper-ma yang matang melalui proses yang disebut spermiogenesis.</li><li><strong>Spermiogenesis</strong>: Proses ini melibatkan perubahan morfologi dan struktur sel sper-matid menjadi sper-ma yang matang, termasuk pembentukan kepala, leher, dan ekor.</li></ol><p><strong>Pembentukan Sel Telur (Ovogenesis):</strong></p><ol><li><strong>Proliferasi</strong>: Proses dimulai di dalam ovarium, di mana sel-sel germinal mengalami mitosis dan membentuk oogonium.</li><li><strong>Meiosis I</strong>: Setelah proses pertumbuhan, oogonium memasuki meiosis I, menghasilkan sel primer yang disebut oosit I dan sebuah polar body.</li><li><strong>Meiosis II</strong>: Selama pubertas, oosit I menyelesaikan meiosis I untuk menghasilkan oosit sekunder dan polar body. Namun, meiosis II tidak lengkap hingga pembuahan terjadi.</li><li><strong>Oogenesis Selesai</strong>: Proses meiosis kedua selesai jika ada pembuahan dan oosit sekunder menjadi ovum yang matang. Polar body juga dapat mengalami pembelahan lebih lanjut.</li><li><strong>Ovulasi</strong>: Ovum matang dilepaskan dari ovarium selama siklus menstruasi dalam proses yang disebut ovulasi.</li></ol><p><strong>Pembuahan (Fertilisasi):</strong></p><ol><li>Sper-ma yang matang dilepaskan ke dalam saluran reproduksi wanita melalui ejakulasi.</li><li>Sper-ma bergerak menuju saluran tuba fallopi untuk mencari dan membuahi sel telur yang telah matang.</li><li>Jika salah satu sper-ma berhasil membuahi sel telur, proses pembuahan terjadi. Ini melibatkan penyatuan materi genetik dari sper-ma (23 kromosom) dan ovum (23 kromosom) untuk membentuk zigot (46 kromosom).</li></ol><p><strong>Perkembangan Embrio dan Persalinan:</strong></p><ol><li>Setelah pembuahan, zigot mulai membelah secara mitosis untuk membentuk blastosit.</li><li>Blastosit kemudian menempel pada dinding rahim dalam proses yang disebut implantasi.</li><li>Selanjutnya, proses perkembangan embrio dimulai dengan pembentukan lapisan-lapisan jaringan berbeda dan organ-organ yang berkembang.</li><li>Proses persalinan dimulai ketika janin telah berkembang cukup untuk lahir, dan kontraksi uterus membantu mendorong janin keluar melalui jalan lahir.</li></ol><p><br>&nbsp;</p>

Proses pembuahan dan pembentukan sel sper-ma (sper-matogenesis) serta sel telur (ovogenesis), hingga persalinan, melibatkan serangkaian tahapan yang kompleks. Berikut adalah ringkasan dari proses tersebut:

Pembentukan Sel Sper-ma (Sper-matogenesis):

  1. Proliferasi: Proses dimulai pada testis, di mana sel-sel germinal (sel punca) mengalami mitosis atau pembelahan sel untuk memperbanyak diri.
  2. Meiosis: Sel-sel germinal kemudian mengalami meiosis, yaitu proses pembelahan sel reduksi yang menghasilkan sel-sel haploid (setengah jumlah kromosom normal). Meiosis terdiri dari dua pembelahan sel, menghasilkan empat sel sper-matid yang haploid.
  3. Diferensiasi: Sel-sel sper-matid yang dihasilkan mengalami diferensiasi menjadi sper-ma yang matang melalui proses yang disebut spermiogenesis.
  4. Spermiogenesis: Proses ini melibatkan perubahan morfologi dan struktur sel sper-matid menjadi sper-ma yang matang, termasuk pembentukan kepala, leher, dan ekor.

Pembentukan Sel Telur (Ovogenesis):

  1. Proliferasi: Proses dimulai di dalam ovarium, di mana sel-sel germinal mengalami mitosis dan membentuk oogonium.
  2. Meiosis I: Setelah proses pertumbuhan, oogonium memasuki meiosis I, menghasilkan sel primer yang disebut oosit I dan sebuah polar body.
  3. Meiosis II: Selama pubertas, oosit I menyelesaikan meiosis I untuk menghasilkan oosit sekunder dan polar body. Namun, meiosis II tidak lengkap hingga pembuahan terjadi.
  4. Oogenesis Selesai: Proses meiosis kedua selesai jika ada pembuahan dan oosit sekunder menjadi ovum yang matang. Polar body juga dapat mengalami pembelahan lebih lanjut.
  5. Ovulasi: Ovum matang dilepaskan dari ovarium selama siklus menstruasi dalam proses yang disebut ovulasi.

Pembuahan (Fertilisasi):

  1. Sper-ma yang matang dilepaskan ke dalam saluran reproduksi wanita melalui ejakulasi.
  2. Sper-ma bergerak menuju saluran tuba fallopi untuk mencari dan membuahi sel telur yang telah matang.
  3. Jika salah satu sper-ma berhasil membuahi sel telur, proses pembuahan terjadi. Ini melibatkan penyatuan materi genetik dari sper-ma (23 kromosom) dan ovum (23 kromosom) untuk membentuk zigot (46 kromosom).

Perkembangan Embrio dan Persalinan:

  1. Setelah pembuahan, zigot mulai membelah secara mitosis untuk membentuk blastosit.
  2. Blastosit kemudian menempel pada dinding rahim dalam proses yang disebut implantasi.
  3. Selanjutnya, proses perkembangan embrio dimulai dengan pembentukan lapisan-lapisan jaringan berbeda dan organ-organ yang berkembang.
  4. Proses persalinan dimulai ketika janin telah berkembang cukup untuk lahir, dan kontraksi uterus membantu mendorong janin keluar melalui jalan lahir.


 


Sela S

04 April 2024 13:48

ini udh lengkap kan kak?

Iklan

Iklan

lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

mengapa pada saat udara berawan, udara disekitar kita menjadi terasa panas dan garah?

15

5.0

Jawaban terverifikasi