Ristiani R

02 Maret 2024 14:27

Iklan

Iklan

Ristiani R

02 Maret 2024 14:27

Pertanyaan

Jelaskan Masa kejayaan Kerajaan Chola India


1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Muhammad I

04 Maret 2024 09:34

Jawaban terverifikasi

<p>*Masa Keemasan*<br>Perkembangan Kerajaan Chola dengan pemerintahan yang absolut diprakarsai Wijayalaya yang merebut kuasa dari Pallawa. Cerita perannya dalam Chola selama menjabat sekitar tahun 847—871 M direkam oleh berbagai prasasti. Kemudian, takhtanya diwariskan kepada putranya, Aditya I.<br>Pada masa Aditya I (menjabat 871—907 M), Kerajaan Chola semakin kuat dengan kekuasaannya yang semakin meluas. Dia menaklukkan raja suku Pandya hingga Kerajaan Gangga Barat dalam sejarah India. Tidak hanya bermusuhan, Aditya I membawa Kerajaan Chola berhubungan baik dengan Kerajaan Chera yang berada di Kerala (bagian barat semenanjung India).<br>Masa keemasan Kerajaan Chola berada di bawah kuasa Rajaraja I (berkuasa 985–1014) dan Rajendra Chola I (1014—1044). Rajaraja I adalah politisi ulung yang membuat Kerajaan Chola bersahaja untuk terlibat dalam rute perdagangan internasional di Samudra Hindia.<br>Sejak Rajaraja I berkuasa, Kerajaan Chola telah mendominasi berbagai kawasan pesisir India, termasuk Kerala dan Srilanka. Rajendra I yang saat itu masih pangeran pun turut terlibat. Setelah Rajaraja I wafat, Rajendra I memperluas kuasa Kerajaan Chola dengan menaklukkan Kalinga, Teluk Benggala, Pegu di Myanmar, dan Kerajaan Sriwijaya di Palembang dan Semenanjung Melayu.<br>Kerajaan Chola mengalami perkembangan besar-besaran karena berhubungan dengan dunia luar. Dalam sejarah India, Kerajaan Chola menjadikan candi sebagai pusat kegiatan masyarakat dan keagamaan. Candi menjadi tempat bagi masyarakat dapat memperdalam Kitab Suci dan Weda kuno.</p><p>*Keruntuhan*<br>Dalam sejarah India, Kerajaan Chola mengalami kemunduran pada Kulothunga I (1070–1120). Hal ini berdampak pada penerusnya seperti Wikrama (1118—1135) dan Kulothungga II (1133—1150) yang berupaya untuk berhati-hati dalam kebijakan dan menjaga masyarakatnya dari perang.<br>Suksesi takhta Kerajaan Chola semakin suram pada periode Rajadhiraja II (1166—1178) dan Kulothungga III (1178—1218). Pada masa ini, suku Pandya yang berada di bawah kuasa Kerajaan Chola memiliki jabatan dalam tubuh pemerintahan. Hingga akhirnya, terjadi intrik kuasa dalam permasalahan pewarisan takhta.<br>Selain itu, Kerajaan Hoysala dari pedalaman Kerala muncul sejak abad ke-10. Kerajaan ini perlahan-lahan menguasai daerah miliki Kerajaan Chola. Pergolakan internal dan eksternal yang dialami Kerajaan Chola menyebabkan berakhirnya kuasa pada 1257. Kerajaan itu pun digantikan dengan Kerajaan Pandya.</p>

*Masa Keemasan*
Perkembangan Kerajaan Chola dengan pemerintahan yang absolut diprakarsai Wijayalaya yang merebut kuasa dari Pallawa. Cerita perannya dalam Chola selama menjabat sekitar tahun 847—871 M direkam oleh berbagai prasasti. Kemudian, takhtanya diwariskan kepada putranya, Aditya I.
Pada masa Aditya I (menjabat 871—907 M), Kerajaan Chola semakin kuat dengan kekuasaannya yang semakin meluas. Dia menaklukkan raja suku Pandya hingga Kerajaan Gangga Barat dalam sejarah India. Tidak hanya bermusuhan, Aditya I membawa Kerajaan Chola berhubungan baik dengan Kerajaan Chera yang berada di Kerala (bagian barat semenanjung India).
Masa keemasan Kerajaan Chola berada di bawah kuasa Rajaraja I (berkuasa 985–1014) dan Rajendra Chola I (1014—1044). Rajaraja I adalah politisi ulung yang membuat Kerajaan Chola bersahaja untuk terlibat dalam rute perdagangan internasional di Samudra Hindia.
Sejak Rajaraja I berkuasa, Kerajaan Chola telah mendominasi berbagai kawasan pesisir India, termasuk Kerala dan Srilanka. Rajendra I yang saat itu masih pangeran pun turut terlibat. Setelah Rajaraja I wafat, Rajendra I memperluas kuasa Kerajaan Chola dengan menaklukkan Kalinga, Teluk Benggala, Pegu di Myanmar, dan Kerajaan Sriwijaya di Palembang dan Semenanjung Melayu.
Kerajaan Chola mengalami perkembangan besar-besaran karena berhubungan dengan dunia luar. Dalam sejarah India, Kerajaan Chola menjadikan candi sebagai pusat kegiatan masyarakat dan keagamaan. Candi menjadi tempat bagi masyarakat dapat memperdalam Kitab Suci dan Weda kuno.

*Keruntuhan*
Dalam sejarah India, Kerajaan Chola mengalami kemunduran pada Kulothunga I (1070–1120). Hal ini berdampak pada penerusnya seperti Wikrama (1118—1135) dan Kulothungga II (1133—1150) yang berupaya untuk berhati-hati dalam kebijakan dan menjaga masyarakatnya dari perang.
Suksesi takhta Kerajaan Chola semakin suram pada periode Rajadhiraja II (1166—1178) dan Kulothungga III (1178—1218). Pada masa ini, suku Pandya yang berada di bawah kuasa Kerajaan Chola memiliki jabatan dalam tubuh pemerintahan. Hingga akhirnya, terjadi intrik kuasa dalam permasalahan pewarisan takhta.
Selain itu, Kerajaan Hoysala dari pedalaman Kerala muncul sejak abad ke-10. Kerajaan ini perlahan-lahan menguasai daerah miliki Kerajaan Chola. Pergolakan internal dan eksternal yang dialami Kerajaan Chola menyebabkan berakhirnya kuasa pada 1257. Kerajaan itu pun digantikan dengan Kerajaan Pandya.


Iklan

Iklan

Nanda R

Gold

05 Maret 2024 22:36

Jawaban terverifikasi

<p>Kerajaan Chola merupakan salah satu kerajaan yang mencapai masa kejayaan di India Selatan, khususnya di wilayah Tamil Nadu, pada abad ke-9 hingga abad ke-13 Masehi. Berikut beberapa poin yang menjelaskan masa kejayaan Kerajaan Chola:</p><p><strong>Puncak Kekuasaan:</strong> Puncak kejayaan Kerajaan Chola terjadi pada abad ke-10 hingga ke-12 Masehi di bawah pemerintahan para raja seperti Raja Rajendra Chola I dan Raja Rajadhiraja Chola. Masa ini disebut sebagai "Masa Kejayaan Chola."</p><p><strong>Ekspansi Wilayah:</strong> Chola dikenal karena keberhasilannya dalam ekspansi wilayah. Di bawah pemerintahan Raja Rajendra Chola I, kerajaan ini mencapai tingkat kekuasaan dan wilayah terbesarnya. Pada puncaknya, wilayah Chola meliputi sebagian besar India Selatan, Sri Lanka, Maladewa, sebagian Malaysia, dan wilayah-wilayah lain di Asia Tenggara.</p><p><strong>Ekonomi dan Perdagangan:</strong> Kejayaan Chola didukung oleh ekonomi yang kuat, terutama karena kemajuan dalam bidang pertanian dan perdagangan. Mereka membangun sistem irigasi yang efisien dan meningkatkan produksi pertanian. Pelabuhan seperti Nagapattinam menjadi pusat perdagangan yang penting.</p><p><strong>Kemajuan Budaya dan Seni:</strong> Masa kejayaan Chola juga menciptakan kemajuan signifikan dalam bidang seni dan sastra. Peninggalan arsitektur seperti kuil-kuil Chola di Thanjavur dan Gangaikonda Cholapuram merupakan bukti keahlian arsitektural mereka.</p><p><strong>Sistem Pemerintahan yang Efisien:</strong> Kerajaan Chola memiliki sistem pemerintahan yang efisien dengan struktur administrasi yang terorganisir dengan baik. Mereka mengembangkan konsep desa swastika, yang menggambarkan pembagian administratif dan kebijakan desa yang efektif.</p><p><strong>Pengaruh di Lautan Hindia:</strong> Chola memiliki keberhasilan di laut, dan armada angkatan laut mereka berpartisipasi dalam perdagangan maritim dan menyebarluaskan pengaruh budaya di wilayah Asia Tenggara.</p><p><strong>Peninggalan Budaya:</strong> Warisan budaya Chola terus terlihat dalam seni arsitektur, sastra, dan keagamaan di India Selatan. Kuil-kuil Chola yang megah dan epik-epik sastra Tamil seperti "Chola Period" adalah contoh keberlanjutan warisan mereka.</p>

Kerajaan Chola merupakan salah satu kerajaan yang mencapai masa kejayaan di India Selatan, khususnya di wilayah Tamil Nadu, pada abad ke-9 hingga abad ke-13 Masehi. Berikut beberapa poin yang menjelaskan masa kejayaan Kerajaan Chola:

Puncak Kekuasaan: Puncak kejayaan Kerajaan Chola terjadi pada abad ke-10 hingga ke-12 Masehi di bawah pemerintahan para raja seperti Raja Rajendra Chola I dan Raja Rajadhiraja Chola. Masa ini disebut sebagai "Masa Kejayaan Chola."

Ekspansi Wilayah: Chola dikenal karena keberhasilannya dalam ekspansi wilayah. Di bawah pemerintahan Raja Rajendra Chola I, kerajaan ini mencapai tingkat kekuasaan dan wilayah terbesarnya. Pada puncaknya, wilayah Chola meliputi sebagian besar India Selatan, Sri Lanka, Maladewa, sebagian Malaysia, dan wilayah-wilayah lain di Asia Tenggara.

Ekonomi dan Perdagangan: Kejayaan Chola didukung oleh ekonomi yang kuat, terutama karena kemajuan dalam bidang pertanian dan perdagangan. Mereka membangun sistem irigasi yang efisien dan meningkatkan produksi pertanian. Pelabuhan seperti Nagapattinam menjadi pusat perdagangan yang penting.

Kemajuan Budaya dan Seni: Masa kejayaan Chola juga menciptakan kemajuan signifikan dalam bidang seni dan sastra. Peninggalan arsitektur seperti kuil-kuil Chola di Thanjavur dan Gangaikonda Cholapuram merupakan bukti keahlian arsitektural mereka.

Sistem Pemerintahan yang Efisien: Kerajaan Chola memiliki sistem pemerintahan yang efisien dengan struktur administrasi yang terorganisir dengan baik. Mereka mengembangkan konsep desa swastika, yang menggambarkan pembagian administratif dan kebijakan desa yang efektif.

Pengaruh di Lautan Hindia: Chola memiliki keberhasilan di laut, dan armada angkatan laut mereka berpartisipasi dalam perdagangan maritim dan menyebarluaskan pengaruh budaya di wilayah Asia Tenggara.

Peninggalan Budaya: Warisan budaya Chola terus terlihat dalam seni arsitektur, sastra, dan keagamaan di India Selatan. Kuil-kuil Chola yang megah dan epik-epik sastra Tamil seperti "Chola Period" adalah contoh keberlanjutan warisan mereka.


lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

soal majapahit

7

0.0

Jawaban terverifikasi