Alya L

12 Juli 2024 16:15

Iklan

Alya L

12 Juli 2024 16:15

Pertanyaan

jelaskan jalur ascending dan descending pada sistem saraf

jelaskan jalur ascending dan descending pada sistem saraf

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

16

:

18

:

40

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Kevin L

Gold

13 Juli 2024 00:36

Jawaban terverifikasi

Jalur Ascending dan Descending pada Sistem Saraf Sistem saraf terdiri dari dua jalur utama: jalur ascending dan jalur descending. Jalur ini bekerja sama untuk memungkinkan tubuh kita merasakan dan menanggapi rangsangan dari lingkungan. Jalur Ascending Jalur ascending membawa informasi sensorik dari reseptor di seluruh tubuh ke otak. Informasi ini dapat berupa: * Sentuhan * Rasa sakit * Temperatur * Posisi tubuh * Penglihatan * Pendengaran * Penciuman * Rasa Informasi sensorik diproses di berbagai bagian otak, tergantung pada jenis informasinya. Misalnya, informasi sentuhan diproses di korteks somatosensorik, sedangkan informasi visual diproses di korteks visual. Jalur Descending Jalur descending membawa informasi motorik dari otak ke otot dan kelenjar di seluruh tubuh. Informasi ini memberitahu tubuh apa yang harus dilakukan sebagai respons terhadap rangsangan sensorik. Informasi motorik diproses di berbagai bagian otak, tergantung pada jenis gerakannya. Misalnya, gerakan yang disengaja diproses di korteks motorik, sedangkan gerakan refleks diproses di batang otak. Jenis-jenis Jalur Ascending dan Descending Ada banyak jenis jalur ascending dan descending, masing-masing dengan fungsi spesifiknya sendiri. Berikut adalah beberapa contoh: Jalur Ascending: * Traktus spinotalamikus: Membawa informasi nyeri dan suhu dari tubuh ke otak. * Traktus kolumnaris posterior: Membawa informasi tentang posisi dan gerakan tubuh dari tubuh ke otak. * Traktus lemniscus medialis: Membawa informasi pendengaran dari telinga ke otak. * Traktus optikus: Membawa informasi visual dari mata ke otak. Jalur Descending: * Traktus kortikospinalis: Membawa informasi untuk gerakan yang disengaja dari otak ke sumsum tulang belakang. * Traktus piramidalis: Membawa informasi untuk gerakan volunter dari otak ke sumsum tulang belakang. * Sistem ekstrapiramidal: Membawa informasi untuk gerakan involunter dan kontrol postur dari otak ke sumsum tulang belakang. Kesimpulan Jalur ascending dan descending merupakan komponen penting dari sistem saraf. Mereka memungkinkan tubuh kita untuk merasakan dan menanggapi rangsangan dari lingkungan, serta untuk menghasilkan gerakan yang disengaja dan refleks. Semoga penjelasan ini membantu!


Iklan

Salsabila M

Community

14 Juli 2024 10:16

Jawaban terverifikasi

<p>Sistem saraf manusia terbagi menjadi dua jalur utama yang mengatur pengiriman sinyal di antara bagian tubuh dan otak, yaitu jalur ascending (naik) dan jalur descending (turun). Berikut adalah penjelasan singkat tentang keduanya:</p><p>Jalur Ascending (Naik)</p><p>Jalur ascending adalah jalur sensorik yang mengirimkan informasi sensorik dari reseptor di seluruh tubuh menuju otak untuk diproses lebih lanjut. Fungsi utamanya adalah membawa informasi sensorik seperti rasa sakit, sentuhan, suhu, dan tekanan dari reseptor di kulit, otot, sendi, organ dalam, dan sistem saraf perifer ke otak. Proses jalur ascending meliputi:</p><p><strong>Stimulus</strong>: Informasi sensorik dimulai dengan adanya stimulus eksternal atau internal seperti sentuhan atau rasa sakit.</p><p><strong>Reseptor</strong>: Reseptor sensorik di kulit, otot, atau organ internal mendeteksi stimulus ini dan menghasilkan sinyal listrik.</p><p><strong>Saraf Sensorik</strong>: Sinyal listrik dari reseptor diteruskan melalui serat saraf sensorik menuju sumsum tulang belakang dan kemudian ke otak melalui saraf kranial atau saraf spinal.</p><p><strong>Pusat Integrasi</strong>: Di otak, informasi sensorik ini diproses dan diinterpretasikan untuk menghasilkan persepsi yang tepat terhadap stimulus tersebut, seperti rasa sakit atau sensasi sentuhan.</p><p>Contoh jalur ascending termasuk traktus spinothalamic, yang membawa informasi sensorik tentang sensasi suhu dan rasa sakit dari kulit ke otak.</p><p>Jalur Descending (Turun)</p><p>Jalur descending adalah jalur motorik yang mengirimkan sinyal motorik dari otak ke sumsum tulang belakang dan kemudian ke otot rangka untuk menghasilkan gerakan yang disengaja. Fungsi utamanya adalah mengoordinasikan gerakan sadar dan refleks, serta mengontrol fungsi otomatis seperti pernapasan dan detak jantung. Proses jalur descending meliputi:</p><p><strong>Pusat Motorik</strong>: Pusat motorik di korteks otak menginisiasi dan mengatur gerakan sadar.</p><p><strong>Neuron Motorik Atas</strong>: Neuron motorik atas di korteks otak atau di inti motorik di otak tengah dan otak batang mengirimkan sinyal turun melalui serat saraf turun ke sumsum tulang belakang.</p><p><strong>Neuron Motorik Bawah</strong>: Di sumsum tulang belakang, neuron motorik bawah menerima sinyal ini dan mengirimkan mereka ke otot rangka, menyebabkan kontraksi otot yang diperlukan untuk gerakan.</p><p>Contoh jalur descending termasuk traktus corticospinal, yang mengatur gerakan sadar dari korteks motorik ke sumsum tulang belakang.</p><p>Pentingnya Jalur Ascending dan Descending</p><p>Kedua jalur ini bekerja sama untuk memungkinkan fungsi sensorik dan motorik yang tepat di tubuh manusia. Jalur ascending memastikan bahwa informasi sensorik dapat diterima dan diproses dengan baik oleh otak, sementara jalur descending mengkoordinasikan respons motorik yang diperlukan untuk beradaptasi dan bertindak terhadap lingkungan eksternal.</p><p>&nbsp;</p>

Sistem saraf manusia terbagi menjadi dua jalur utama yang mengatur pengiriman sinyal di antara bagian tubuh dan otak, yaitu jalur ascending (naik) dan jalur descending (turun). Berikut adalah penjelasan singkat tentang keduanya:

Jalur Ascending (Naik)

Jalur ascending adalah jalur sensorik yang mengirimkan informasi sensorik dari reseptor di seluruh tubuh menuju otak untuk diproses lebih lanjut. Fungsi utamanya adalah membawa informasi sensorik seperti rasa sakit, sentuhan, suhu, dan tekanan dari reseptor di kulit, otot, sendi, organ dalam, dan sistem saraf perifer ke otak. Proses jalur ascending meliputi:

Stimulus: Informasi sensorik dimulai dengan adanya stimulus eksternal atau internal seperti sentuhan atau rasa sakit.

Reseptor: Reseptor sensorik di kulit, otot, atau organ internal mendeteksi stimulus ini dan menghasilkan sinyal listrik.

Saraf Sensorik: Sinyal listrik dari reseptor diteruskan melalui serat saraf sensorik menuju sumsum tulang belakang dan kemudian ke otak melalui saraf kranial atau saraf spinal.

Pusat Integrasi: Di otak, informasi sensorik ini diproses dan diinterpretasikan untuk menghasilkan persepsi yang tepat terhadap stimulus tersebut, seperti rasa sakit atau sensasi sentuhan.

Contoh jalur ascending termasuk traktus spinothalamic, yang membawa informasi sensorik tentang sensasi suhu dan rasa sakit dari kulit ke otak.

Jalur Descending (Turun)

Jalur descending adalah jalur motorik yang mengirimkan sinyal motorik dari otak ke sumsum tulang belakang dan kemudian ke otot rangka untuk menghasilkan gerakan yang disengaja. Fungsi utamanya adalah mengoordinasikan gerakan sadar dan refleks, serta mengontrol fungsi otomatis seperti pernapasan dan detak jantung. Proses jalur descending meliputi:

Pusat Motorik: Pusat motorik di korteks otak menginisiasi dan mengatur gerakan sadar.

Neuron Motorik Atas: Neuron motorik atas di korteks otak atau di inti motorik di otak tengah dan otak batang mengirimkan sinyal turun melalui serat saraf turun ke sumsum tulang belakang.

Neuron Motorik Bawah: Di sumsum tulang belakang, neuron motorik bawah menerima sinyal ini dan mengirimkan mereka ke otot rangka, menyebabkan kontraksi otot yang diperlukan untuk gerakan.

Contoh jalur descending termasuk traktus corticospinal, yang mengatur gerakan sadar dari korteks motorik ke sumsum tulang belakang.

Pentingnya Jalur Ascending dan Descending

Kedua jalur ini bekerja sama untuk memungkinkan fungsi sensorik dan motorik yang tepat di tubuh manusia. Jalur ascending memastikan bahwa informasi sensorik dapat diterima dan diproses dengan baik oleh otak, sementara jalur descending mengkoordinasikan respons motorik yang diperlukan untuk beradaptasi dan bertindak terhadap lingkungan eksternal.

 


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah ini benar?? Tolong jelaskan step by step yaaa

11

0.0

Jawaban terverifikasi

Untuk mengendalikan inflasi, pemerintah dapat melakukan kebijakan moneter .... a. Ekspansif dengan menaikkan reserve requirement ratio b. Ekspansif dengan menurunkan reserve requirement ratio c. Kontraktif dengan menaikkan reserve requirement ratio d. Kontraktif dengan menurunkan reserve requirement ratio e. Ekspansif dengan menaikkan tingkat diskonto Bila Bank Indonesia melakukan kebijakan moneter ekspansif, ceteris paribus maka .... a. Menimbulkan inflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas b. Menimbulkan deflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas c. Tingkat bunga meningkat di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas d. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas e. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) vertikal Kebijakan fiskal kontraktif dilakukan dengan cara .... a. Menurunkan pengeluaran pemerintah (G), menambah pembayaran transfer (Tr) dan meningkatkan pemungutan pajak (Tx) b. Menurunkan G, mengurangi Tr, dan meningkatkan Tx c. Menurunkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx d. Meningkatkan G, mengurangi Tr, dan menurunkan Tx e. Meningkatkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx Cara yang dilakukan kebijakan tingkat diskonto oleh Bank Sentral dalam melakukan kebijakan moneter adalah .... a. Mengatur jumlah pemberian kredit b. Menetapkan harga surat-surat berharga di pasar uang c. Menetapkan giro wajib minimum (reserved requirement ratio) d. Mengatur tingkat bunga tabungan e. Mengatur tingkat bunga pinjaman bank sentral kepada bank umum Perhatikan beberapa pernyataan berikut. 1). Menaikkan tarif pajak. 2). Diversifikasi pajak. 3). Menaikkan suku bunga. 4). Politik pasar terbuka. 5). Mengadakan diskriminasi harga. Yang termasuk kebijakan fiskal adalah .... a. 1) dan 2) b. 2) dan 3) c. 3) dan 4) d. 3) dan 5) e. 4) dan 5) Investasi bank lesu, daya beli melemah akan berdampak kepada apresiasi rupiah terhadap mata uang asing memburuk. Kebijakan moneter yang paling tepat dilakukan pemerintah adalah .... a. Menaikkan suku bunga bank b. Membeli surat berharga c. Memberikan subsidi kepada masyarakat d. Membatasi pengeluaran negara e. Menaikkan pajak penghasilan Akibat yang ditimbulkan dari kebijakan fiskal ekspansif bila tidak diikuti dengan kebijakan moneter yang ekspansif adalah .... a. Output bertambah, suku bunga tetap b. Output bertambah, suku bunga turun c. Output bertambah, suku bunga naik d. Output turun, suku bunga naik e. Output turun, suku bunga turun Di bawah ini yang tidak termasuk jenis kebijakan moneter berhubungan dengan pengaturan jumlah uang yang beredar di masyarakat, adalah .... a. Kebijakan moneter ekspansif (Monetary Expansive Policy) b. Operasi pasar terbuka (Open Market Operation) c. Kebijakan moneter kontraktif (Monetary Contractive Policy)/ Tight Money Policy d. Fasilitas diskonto (Discount Rate) e. Meningkatkan jumlah barang di pasar output Pada saat nilai rupiah terhadap dolar mengalami pelemahan dari Rp10.500,00 menjadi Rp11.760,00 harga barang impor mengalami kenaikan. Kebijakan moneter yang dilakukan oleh Bank Indonesia adalah .... a. Memborong dolar Amerika di pasar uang untuk membayar utang b. Meningkatkan produksi barang dan jasa bagi masyarakat c. Membeli surat berharga jangka panjang di pasar modal d. Menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan e. Menurunkan suku bunga tabungan dan pinjaman Ketika kebutuhan kedelai meningkat dan petani gagal panen karena terserang hama maka pemerintah harus mengimpor kedelai dari luar negeri yang harganya lebih mahal. Kebijakan yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah .... a. Menentukan tarif pajak kedelai lebih rendah dari sebelumnya b. Menentukan standar harga kedelai dari yang rendah sampai mahal c. Memberikan subsidi kepada petani yang menghasilkan kedelai d. Meningkatkan produktivitas kedelai dengan mengganti tanaman padi e. Membatasi impor kedelai dan meningkatkan ekspor ke luar negeri Operasi pasar terbuka dalam pengendalian uang yang beredar dalam masyarakat dapat dilakukan dengan cara .... a. Membeli surat berharga pemerintah dan Menjual surat-surat berharga pemerintah b. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menjual surat-surat berharga pemerintah c. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah d. Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah e. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum Perhatikan pernyataan berikut. 1). Politik diskonto 2). Menaikkan pajak 3). Politik pasar terbuka 4). Menaikkan cash ratio 5). Meningkatkan impor 6). Meningkatkan pinjaman Dari cara yang diterapkan pemerintah tersebut, yang merupakan kebijakan moneter adalah .... a. 1), 2), dan 3) b. 1), 3), dan 4) c. 2), 4), dan 5) d. 3), 4), dan 5) e. 4), 5), dan 6) Kondisi saat pemerintah sebaiknya tidak memberlakukan kebijakan fiskal maupun kebijakan moneter adalah .... a. Ekonomi mengalami deflasi b. Perekonomian berada dibawah output potensialnya c. Tidak terjadi inflasi dan tingkat pengangguran berada dibawah target tingkat pengangguran d. Tingkat pengangguran berada diatas target tingkat pengangguran e. Ekonomi mengalami inflasi Bank sentral memasok dana ke dalam cadangan perbankan sebesar Rp10 triliun, pada saat yang sama bank sentral menetapkan rasio kebutuhan cadangan sebesar 2%. Dari proses penciptaan uang, jumlah uang yang beredar dapat bertambah sebesar .... a. Rp10,2 triliun b. Rp12 triliun c. Rp50 triliun d. Rp102 triliun e. Rp500 triliun Bank X menerima tambahan deposit Rp500 juta dan menyalurkannya sebagai kredit pada nasabah A setelah dikurangi cadangan wajib perbankan 10%. Bila A menyimpan pinjamannya pada Bank Y dan bank ini menyisihkan cadangan dengan rasio yang sama, dan menyalurkan sebagai kredit, begitu seterusnya. Jumlah uang yang beredar adalah .... a. 50 juta b. 500 juta c. 1.000 juta d. 5.000 juta e. 50.000 juta Apabila GWM atau reserve requirement bank-bank umum sebesar 5%, maka multiplier deposit adalah sebesar .... a. 5 b. 10 c. 15 d. 20 e. 25 Jika GWM dinaikkan dari 5% menjadi 10 %, maka .... a. Multiplier naik menjadi 10 kali b. Multiplier turun menjadi 10 kali c. Multiplier tetap d. Multiplier naik menjadi 50 kali e. Multiplier turun menjadi 5 kali Jika defisit riil senilai Rp100 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 7.5% dan defisit nominal senilai Rp400 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp1 Triliun b. Rp2 Triliun c. Rp3 Triliun d. Rp4 Triliun e. Rp5 Triliun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,- Untuk menjaga stabilitas nilai mata uang, pemerintah dalam hal ini Bank Sentral dapat menggunakan berbagai macam kebijakan moneter. Ketika terjadi inflasi salah satu kebijakan yang dikeluarkan adalah menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan/persediaan kas (cash ratio policy). Dampak dari penerapan kebijakan tersebut adalah .... a. Jumlah uang yang beredar akan bertambah sehingga harga barang akan mengalami penurunan b. Harga barang akan mengalami penurunan sebagai akibat jumlah uang yang beredar berkurang c. Penambah cadangan pada bank umum menimbulkan jumlah uang semakin banyak beredar d. Jumlah barang akan semakin banyak beredar sebagai akibat dari kelangkaan jumlah uang e. Penambahan jumlah barang tidak dapat dihindari karena modal perusahaan semakin bertambah Apabila diketahui bahwa Indonesia mengalami defisit anggaran nominal (nominal deficit) sebesar Rp400 Triliun, defisit anggaran riil (real deficit) sebesar Rp360 Triliun, dan total utang Indonesia mencapai Rp2.000 Triliun, maka tingkat inflasi Indonesia mencapai .... a. 0,5% b. 1,0% c. 1,5% d. 2,0% e. 2,5% Jika defisit riil senilai Rp200 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 10% dan defisit nominal senilai Rp800 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp3 Triliun b. Rp4 Triliun c. Rp5 Triliun d. Rp6 Triliun e. Rp8 Triliun Berikut ini adalah berbagai kebijakan yang dapat dilakukan oleh institusi Bank Indonesia sebagai bank sentral, kecuali .... a. Operasi pasar terbuka b. Menetapkan giro wajib minimum c. Menjual saham d. Kebijakan tingkat diskonto e. Pengawasan kredit secara selektif Apabila tingkat inflasi pada 2020 adalah 10 % dan kemudian pada 2021 menjadi 7 %, manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat? a. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga turun b. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga naik c. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga tetap d. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga naik e. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga turun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,-

26

0.0

Jawaban terverifikasi

26. Ciri" masyarakat lembaga abad 21 27. 3 pilar fondasi dalam berinteraksi dan dana digital 28. Kemampuan pengangkutan barang dagangan bisa menjadi optimal dan efisien, hal ini merupakan kemajuan teknologi dalam sistem perdagangan di bidang 29. Maksud kartu kredit 30. Manfaat penggunaan teknologi informasi di bidang perdagangan bagi masyarakat 31. Keuntungan menggunakan ATM dan kartu debit dalam pembayaran 32. Prinsip" sistem pembayaran yang di terapkan oleh bank indonesia dan mencegah terjadinya kegiatan praktek monopoli dalam industri sistem perdagangan 33. Tujuan dari lembaga OJK 34. Maksud cek bank 35. Kelebihan uang elektronik sebagai alat pembayaran 36. Penyebab dari rendahnya tingkat presentase penggunaan layanan keuangan di indonesia di bandingkan dengan negara lain di ASEAN 37. Maksud dengan flash livevitate dalam tingkatan kemampuan literasi keuangan 38. Cara meningkatkan akses keuangan digital di indonesia yang masih rendah 39. Maksud dengan while literate 40. Tujuan dari adanya literasi keuangan 41. Penyebab perubahan sosial yang terkait dengan fenomena globalisasi 42. Seringkali terdapat beberapa kesalahpahaman konsep mengenal modernisasi di masyarakat, salah satunya menganggap jika modern adalah dengan 43. contoh perilaku yg bisa kita lakukan dalam kesendirian untuk ikut menjaga tradisi di kearifan lokal Nusantara 44. perubahan sosial merupakan penekanan kondisi teknologi yang menyebabkan perubahan pada aspek tertentu dalam kehidupan sosial manusia, definisi trsbt merupakan pendapat dari siapa 45. perubahan sosial yang berpengaruh kecil terhadap kehidupan manusia 46. fungsi asli uang 47. pengertian lending dlm per bank - an 48. beberapa kegiatan yang dilakukan keuangan 49. sebutkan pengertian dari : 1. asuransi 2. lesing 3.inden 4. sewa 50. peran bank dlm menyalurkan kredit ke nasabah

26

5.0

Jawaban terverifikasi