Felischa W

20 November 2022 10:38

Iklan

Felischa W

20 November 2022 10:38

Pertanyaan

jelaskan apa itu majas beserta contoh contohnya masing²?

jelaskan apa itu majas beserta contoh contohnya masing²?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

07

:

38

:

51

Klaim

1

2


Iklan

Qathrin N

20 November 2022 11:39

1. Majas Alegori Majas alegori adalah majas yang menyatakan dengan ungkapan kiasan atau penggambaran. Contoh: Hidup itu seperti roda berputar, kadang di atas, kadang pula di bawah.   2. Majas Metafora Majas metafora ini merupakan majas yang memakai analogi atau perumpamaan terhadap dua hal yang berbeda. Contoh: Anak itu dikenal sebagai kutu buku di kelasnya.   3. Majas Metonimia Majas metonomia ini menyatakan suatu hal dengan memakai kata lain yang punya keterkaitan (misalnya sebuah merek dagang). Contoh: Jamaah haji Indonesia pergi ke Makkah menggunakan Garuda.   4. Majas Litotes Majas litotes merupakan majas yang menggunakan ungkapan penurunan kualitas untuk merendahkan diri. Contoh: Silakan datang ke gubukku yang kumuh.   5. Majas Hiperbola Majas hiperbola adalah majas yang menggunakan ungkapan yang berlebihan dan tidak masuk akal. Contoh: Dentuman itu menggelegar membelah angkasa. 6. Majas Pars Pro Toto Majas pars pro toto adalah majas yang menggunakan sebagian unsur/objek untuk menunjukkan keseluruhan objek. Contoh: Dari tadi pagi, ia tak menampakkan batang hidungnya.   7. Majas Totem Pro Parte Majas totem pro parte adalah majas yang mengungkapkan keseluruhan objek padahal hanya sebagian objek saja. Contoh: Indonesia mengalahkan Malaysia dalam pertandingan sepakbola tadi malam.   8. Majas Eufimisme Majas eufinisme adalah majas yang menggunakan ungkapan lebih halus terhadap ungkapan yang dirasa kasar atau merugikan. Contoh: Saat ini sedang dibahas penyesuaian tarif tol. 9. Majas Personifikasi Majas personifikasi adalah majas yang membandingkan antara manusia dengan benda mati, seolah-olah benda tersebut memiliki sifat layaknya manusia. Contoh: Deburan ombak memecah karang.   10. Majas Ironi Majas sindiran ini digunakan dengan cara menyembunyikan fakta dan mengatakan hal yang sebaliknya. Contoh: Suaranya sangat merdu sekali seperti kaset kusut.   11. Majas Sarkasme Majas sarkasme ini bisa dikatakan sebagai majas sindiran yang kasar. Contoh: Putih benar wajah kamu, sampai bisa aku sendoki bedaknya. 12. Majas Sinisme Majas sinisme ini lebih bersifat mencemooh atas ide atau pemikiran. Contoh: Kamu sudah pintar ‘kan? Kenapa masih bertanya kepada aku?   13. Majas Pleonasme Majas pleonasme adalah majas yang menambahkan keterangan pada kalimat yang sudah jelas (sebenarnya tidak diperlukan). Contoh: Dia sudah turun ke bawah.   14. Majas Repetisi Majas repetisi ini merupakan majas pengulangan kata, frasa, atau klausa untuk mempertegas maksudnya. Contoh: Awas, tunggu kedatanganku besok! Tunggu!   15. Majas Retorika Majas retorika ini berbentuk kalimat tanya, namun tidak memerlukan jawaban. Tujuan kalimat tanya tersebut sebagai penegasan akan suatu hal. Contoh: Siapa yang tidak ingin terlahir kaya raya?   16. Majas Aliterasi Majas aliterasi adalah majas yang menggunakan pengulangan huruf konsonan pada awal kata. Contoh: Beli baju biru bersama Budi.


Felischa W

11 April 2023 08:42

Makasi

Iklan

Shoffatunnisa S

21 November 2022 02:59

<h2>Contoh Macam-Macam Majas</h2><p>Sekarang langsung kita masuk ke contoh dari macam-macam majas yang sudah disebutkan tadi di atas ya.</p><p>&nbsp;</p><p><strong>1. Majas Alegori</strong></p><p>Majas alegori adalah majas yang menyatakan dengan ungkapan <strong>kiasan atau penggambaran</strong>.</p><p>Contoh: Hidup itu seperti roda berputar, kadang di atas, kadang pula di bawah.</p><p>&nbsp;</p><p><strong>2. Majas Metafora</strong></p><p>Majas metafora ini merupakan majas yang <strong>memakai analogi atau perumpamaan</strong> terhadap dua hal yang berbeda.</p><p>Contoh: Anak itu dikenal sebagai kutu buku di kelasnya.</p><p>&nbsp;</p><p><strong>3. Majas Metonimia</strong></p><p>Majas metonomia ini menyatakan suatu hal dengan <strong>memakai kata lain yang punya keterkaitan</strong> (misalnya sebuah merek dagang).</p><p>Contoh: Jamaah haji Indonesia pergi ke Makkah menggunakan Garuda.</p><p>&nbsp;</p><p><strong>4. Majas Litotes</strong></p><p>Majas litotes merupakan majas yang <strong>menggunakan ungkapan penurunan kualitas</strong> untuk merendahkan diri.</p><p>Contoh: Silakan datang ke gubukku yang kumuh.</p><p>&nbsp;</p><p><strong>5. Majas Hiperbola</strong></p><p>Majas hiperbola adalah majas yang <strong>menggunakan ungkapan yang berlebihan</strong> dan tidak masuk akal.</p><p>Contoh: Dentuman itu menggelegar membelah angkasa.</p><p><strong>Baca Juga: Penggunaan Tanda Baca, Fungsi, dan Contohnya, Lengkap!</strong></p><p>&nbsp;</p><p><strong>6. Majas Pars Pro Toto</strong></p><p>Majas pars pro toto adalah majas yang <strong>menggunakan sebagian unsur/objek untuk menunjukkan keseluruhan objek</strong>.</p><p>Contoh: Dari tadi pagi, ia tak menampakkan batang hidungnya.</p><p>&nbsp;</p><p><strong>7. Majas Totem Pro Parte</strong></p><p>Majas totem pro parte adalah majas yang <strong>mengungkapkan keseluruhan objek padahal hanya sebagian objek saja</strong>.</p><p>Contoh: Indonesia mengalahkan Malaysia dalam pertandingan sepakbola tadi malam.</p><p>&nbsp;</p><p><strong>8. Majas Eufimisme</strong></p><p>Majas eufinisme adalah majas yang <strong>menggunakan ungkapan lebih halus</strong> terhadap ungkapan yang dirasa kasar atau merugikan.</p><p>Contoh: Saat ini sedang dibahas penyesuaian tarif tol.</p><p><strong>Baca Juga: Konjungsi Temporal: Pengertian, Jenis, dan Contoh Kalimat</strong></p><p>&nbsp;</p><p><strong>9. Majas Personifikasi</strong></p><p>Majas personifikasi adalah majas yang <strong>membandingkan antara manusia dengan benda mati</strong>, seolah-olah benda tersebut memiliki sifat layaknya manusia.</p><p>Contoh: Deburan ombak memecah karang.</p><p>&nbsp;</p><p><strong>10. Majas Ironi</strong></p><p>Majas sindiran ini digunakan dengan cara menyembunyikan fakta dan <strong>mengatakan hal yang sebaliknya</strong>.</p><p>Contoh: Suaranya sangat merdu sekali seperti kaset kusut.</p><p>&nbsp;</p><p><strong>11. Majas Sarkasme</strong></p><p>Majas sarkasme ini bisa dikatakan sebagai majas <strong>sindiran yang kasar</strong>.</p><p>Contoh: Putih benar wajah kamu, sampai bisa aku sendoki bedaknya.</p><p><strong>Baca Juga:&nbsp; Membahas Paragraf: Jenis, Unsur, dan Syaratnya</strong></p><p>&nbsp;</p><p><strong>12. Majas Sinisme</strong></p><p>Majas sinisme ini lebih <strong>bersifat mencemooh atas ide atau pemikiran</strong>.</p><p>Contoh: Kamu sudah pintar ‘kan? Kenapa masih bertanya kepada aku?</p><p>&nbsp;</p><p><strong>13. Majas Pleonasme</strong></p><p>Majas pleonasme adalah majas yang <strong>menambahkan keterangan pada kalimat yang sudah jelas</strong> (sebenarnya tidak diperlukan).</p><p>Contoh: Dia sudah turun ke bawah.</p><p>&nbsp;</p><p><strong>14. Majas Repetisi</strong></p><p>Majas repetisi ini merupakan majas <strong>pengulangan kata, frasa, atau klausa</strong> untuk mempertegas maksudnya.</p><p>Contoh: Awas, tunggu kedatanganku besok! Tunggu!</p><p>&nbsp;</p><p><strong>15. Majas Retorika</strong></p><p>Majas retorika ini <strong>berbentuk kalimat tanya</strong>, namun tidak memerlukan jawaban. Tujuan kalimat tanya tersebut sebagai penegasan akan suatu hal.</p><p>Contoh: Siapa yang tidak ingin terlahir kaya raya?</p><p>&nbsp;</p><p><strong>16. Majas Aliterasi</strong></p><p>Majas aliterasi adalah majas yang menggunakan <strong>pengulangan huruf konsonan pada awal kata</strong>.</p><p>Contoh: Beli baju biru bersama Budi.</p>

Contoh Macam-Macam Majas

Sekarang langsung kita masuk ke contoh dari macam-macam majas yang sudah disebutkan tadi di atas ya.

 

1. Majas Alegori

Majas alegori adalah majas yang menyatakan dengan ungkapan kiasan atau penggambaran.

Contoh: Hidup itu seperti roda berputar, kadang di atas, kadang pula di bawah.

 

2. Majas Metafora

Majas metafora ini merupakan majas yang memakai analogi atau perumpamaan terhadap dua hal yang berbeda.

Contoh: Anak itu dikenal sebagai kutu buku di kelasnya.

 

3. Majas Metonimia

Majas metonomia ini menyatakan suatu hal dengan memakai kata lain yang punya keterkaitan (misalnya sebuah merek dagang).

Contoh: Jamaah haji Indonesia pergi ke Makkah menggunakan Garuda.

 

4. Majas Litotes

Majas litotes merupakan majas yang menggunakan ungkapan penurunan kualitas untuk merendahkan diri.

Contoh: Silakan datang ke gubukku yang kumuh.

 

5. Majas Hiperbola

Majas hiperbola adalah majas yang menggunakan ungkapan yang berlebihan dan tidak masuk akal.

Contoh: Dentuman itu menggelegar membelah angkasa.

Baca Juga: Penggunaan Tanda Baca, Fungsi, dan Contohnya, Lengkap!

 

6. Majas Pars Pro Toto

Majas pars pro toto adalah majas yang menggunakan sebagian unsur/objek untuk menunjukkan keseluruhan objek.

Contoh: Dari tadi pagi, ia tak menampakkan batang hidungnya.

 

7. Majas Totem Pro Parte

Majas totem pro parte adalah majas yang mengungkapkan keseluruhan objek padahal hanya sebagian objek saja.

Contoh: Indonesia mengalahkan Malaysia dalam pertandingan sepakbola tadi malam.

 

8. Majas Eufimisme

Majas eufinisme adalah majas yang menggunakan ungkapan lebih halus terhadap ungkapan yang dirasa kasar atau merugikan.

Contoh: Saat ini sedang dibahas penyesuaian tarif tol.

Baca Juga: Konjungsi Temporal: Pengertian, Jenis, dan Contoh Kalimat

 

9. Majas Personifikasi

Majas personifikasi adalah majas yang membandingkan antara manusia dengan benda mati, seolah-olah benda tersebut memiliki sifat layaknya manusia.

Contoh: Deburan ombak memecah karang.

 

10. Majas Ironi

Majas sindiran ini digunakan dengan cara menyembunyikan fakta dan mengatakan hal yang sebaliknya.

Contoh: Suaranya sangat merdu sekali seperti kaset kusut.

 

11. Majas Sarkasme

Majas sarkasme ini bisa dikatakan sebagai majas sindiran yang kasar.

Contoh: Putih benar wajah kamu, sampai bisa aku sendoki bedaknya.

Baca Juga:  Membahas Paragraf: Jenis, Unsur, dan Syaratnya

 

12. Majas Sinisme

Majas sinisme ini lebih bersifat mencemooh atas ide atau pemikiran.

Contoh: Kamu sudah pintar ‘kan? Kenapa masih bertanya kepada aku?

 

13. Majas Pleonasme

Majas pleonasme adalah majas yang menambahkan keterangan pada kalimat yang sudah jelas (sebenarnya tidak diperlukan).

Contoh: Dia sudah turun ke bawah.

 

14. Majas Repetisi

Majas repetisi ini merupakan majas pengulangan kata, frasa, atau klausa untuk mempertegas maksudnya.

Contoh: Awas, tunggu kedatanganku besok! Tunggu!

 

15. Majas Retorika

Majas retorika ini berbentuk kalimat tanya, namun tidak memerlukan jawaban. Tujuan kalimat tanya tersebut sebagai penegasan akan suatu hal.

Contoh: Siapa yang tidak ingin terlahir kaya raya?

 

16. Majas Aliterasi

Majas aliterasi adalah majas yang menggunakan pengulangan huruf konsonan pada awal kata.

Contoh: Beli baju biru bersama Budi.


Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

72

0.0

Jawaban terverifikasi