Ays A

25 Mei 2023 23:53

Iklan

Ays A

25 Mei 2023 23:53

Pertanyaan

jadikan prosa dari puisi juga waktu karya Subagio sastrowardoyo

jadikan prosa dari puisi juga waktu karya Subagio sastrowardoyo

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

06

:

30

:

07

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Kevin L

Gold

11 Juni 2024 13:06

Jawaban terverifikasi

Prosa dari Puisi "Juga Waktu" Karya Subagio Sastrowardoyo Bait 1 * Teks: "Juga waktu, aku tak ingin mendekapmu erat-erat. Biarkan kau mengalir seperti air sungai, tenang dan tak terburu-buru." * Prosa: Aku tidak ingin mengikat waktu dengan erat. Biarlah waktu mengalir seperti air sungai, dengan tenang dan tanpa terburu-buru. Bait 2 * Teks: "Aku ingin kau datang dan pergi tanpa kusadari, seperti pergantian musim yang tak terasa." * Prosa: Aku ingin waktu datang dan pergi tanpa aku sadari, seperti pergantian musim yang tidak terasa. Bait 3 * Teks: "Biarlah kau membawa kenangan indah dan pahit, seperti daun-daun yang gugur dan tumbuh kembali di musim semi." * Prosa: Biarlah waktu membawa kenangan indah dan pahit, seperti daun-daun yang gugur dan tumbuh kembali di musim semi. Bait 4 * Teks: "Aku tak ingin kau berhenti, karena itu berarti kematian. Aku ingin kau terus mengalir, seperti sungai yang tak pernah berhenti mengalir ke laut." * Prosa: Aku tidak ingin waktu berhenti, karena itu berarti kematian. Aku ingin waktu terus mengalir, seperti sungai yang tidak pernah berhenti mengalir ke laut. Penafsiran Puisi ini berbicara tentang bagaimana waktu adalah sesuatu yang tidak dapat dikontrol dan tidak dapat diubah. Penyair ingin menikmati waktu tanpa terikat olehnya. Dia ingin waktu datang dan pergi dengan alami, membawa kenangan indah dan pahit. Dia tidak ingin waktu berhenti, karena itu berarti kematian. Dia ingin waktu terus mengalir, seperti sungai yang tidak pernah berhenti mengalir ke laut. Kesimpulan Prosa dari puisi "Juga Waktu" karya Subagio Sastrowardoyo adalah tentang bagaimana waktu adalah sesuatu yang tidak dapat dikontrol dan tidak dapat diubah. Penyair ingin menikmati waktu tanpa terikat olehnya. Dia ingin waktu datang dan pergi dengan alami, membawa kenangan indah dan pahit. Dia tidak ingin waktu berhenti, karena itu berarti kematian. Dia ingin waktu terus mengalir, seperti sungai yang tidak pernah berhenti mengalir ke laut.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

89

0.0

Jawaban terverifikasi