Chelsea P

28 Oktober 2024 02:06

Iklan

Chelsea P

28 Oktober 2024 02:06

Pertanyaan

identifikasikan pengaruh kebudayaan zaman praaksara yg masih ada sampai saat ini berupa kebudayaan fisik dan nonfisik

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

12

:

19

:

20

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Starlight S

28 Oktober 2024 07:06

Jawaban terverifikasi

<p>Pengaruh kebudayaan zaman praaksara yang masih ada hingga kini dapat diidentifikasi dalam bentuk kebudayaan <strong>fisik</strong>dan <strong>nonfisik</strong>.</p><p>Kebudayaan Fisik:</p><ol><li><strong>Alat-alat Batu</strong>: Penggunaan alat-alat batu sederhana sebagai inspirasi untuk membuat alat modern seperti pisau atau kapak.</li><li><strong>Gerabah dan Tembikar</strong>: Teknik pembuatan gerabah yang masih digunakan dalam pembuatan kerajinan tangan.</li><li><strong>Dolmen, Menhir, dan Punden Berundak</strong>: Struktur megalitik ini menjadi dasar bentuk-bentuk monumen atau tempat peribadatan yang ada saat ini.</li></ol><p>Kebudayaan Nonfisik:</p><ol><li><strong>Sistem Kepercayaan Animisme dan Dinamisme</strong>: Keyakinan bahwa benda mati memiliki kekuatan atau roh masih terlihat dalam tradisi atau kepercayaan adat tertentu.</li><li><strong>Gotong Royong</strong>: Budaya gotong royong dalam masyarakat, yang asalnya dari kehidupan kolektif di zaman praaksara, masih dipraktikkan dalam berbagai acara dan kegiatan sosial.</li><li><strong>Tradisi Lisan</strong>: Kebiasaan bercerita secara lisan tentang mitos dan legenda yang diwariskan turun-temurun, yang hingga kini masih dilestarikan di berbagai daerah.</li></ol><p>Budaya ini menunjukkan bagaimana tradisi dari zaman praaksara tetap memiliki pengaruh dalam kehidupan modern.</p>

Pengaruh kebudayaan zaman praaksara yang masih ada hingga kini dapat diidentifikasi dalam bentuk kebudayaan fisikdan nonfisik.

Kebudayaan Fisik:

  1. Alat-alat Batu: Penggunaan alat-alat batu sederhana sebagai inspirasi untuk membuat alat modern seperti pisau atau kapak.
  2. Gerabah dan Tembikar: Teknik pembuatan gerabah yang masih digunakan dalam pembuatan kerajinan tangan.
  3. Dolmen, Menhir, dan Punden Berundak: Struktur megalitik ini menjadi dasar bentuk-bentuk monumen atau tempat peribadatan yang ada saat ini.

Kebudayaan Nonfisik:

  1. Sistem Kepercayaan Animisme dan Dinamisme: Keyakinan bahwa benda mati memiliki kekuatan atau roh masih terlihat dalam tradisi atau kepercayaan adat tertentu.
  2. Gotong Royong: Budaya gotong royong dalam masyarakat, yang asalnya dari kehidupan kolektif di zaman praaksara, masih dipraktikkan dalam berbagai acara dan kegiatan sosial.
  3. Tradisi Lisan: Kebiasaan bercerita secara lisan tentang mitos dan legenda yang diwariskan turun-temurun, yang hingga kini masih dilestarikan di berbagai daerah.

Budaya ini menunjukkan bagaimana tradisi dari zaman praaksara tetap memiliki pengaruh dalam kehidupan modern.


Iklan

Fauzaa F

28 Oktober 2024 09:36

Jawaban terverifikasi

<p>Pengaruh Kebudayaan Zaman Praaksara hingga Kini<br>&nbsp;</p><p>&nbsp;Kebudayaan Fisik:</p><p>-Arsitektur: Rumah adat tradisional banyak terinspirasi dari &nbsp; &nbsp; &nbsp;bentuk bangunan zaman praaksara.<br>-Peralatan: Alat-alat pertanian sederhana masih &nbsp;menggunakan prinsip dasar yang sama dengan zaman &nbsp;dahulu.<br>-Seni: Ornamen dan motif pada batik, tenun, dan ukiran &nbsp; &nbsp;seringkali mengadopsi simbol-simbol zaman praaksara.<br>&nbsp;</p><p>Kebudayaan Nonfisik:</p><p><br>-Kepercayaan: Animisme, dinamisme, dan kepercayaan &nbsp;terhadap roh nenek moyang masih ditemukan dalam &nbsp;berbagai tradisi.<br>-Ritual: Upacara adat dan ritual keagamaan seringkali &nbsp;mengadopsi unsur-unsur dari zaman praaksara.<br>-Nilai: Nilai gotong royong, musyawarah, dan kearifan lokal &nbsp;merupakan warisan berharga dari zaman praaksara.<br>&nbsp;Intinya, banyak aspek kehidupan kita saat ini yang masih &nbsp;terpengaruh oleh kebudayaan zaman praaksara, baik dalam &nbsp;bentuk fisik maupun nonfisik.<br>&nbsp;</p><p>Contoh: Rumah panggung di berbagai daerah Indonesia, upacara adat seperti sedekah bumi, dan kepercayaan terhadap kekuatan alam.<br>&nbsp;</p><p>Semoga membantu</p>

Pengaruh Kebudayaan Zaman Praaksara hingga Kini
 

 Kebudayaan Fisik:

-Arsitektur: Rumah adat tradisional banyak terinspirasi dari      bentuk bangunan zaman praaksara.
-Peralatan: Alat-alat pertanian sederhana masih  menggunakan prinsip dasar yang sama dengan zaman  dahulu.
-Seni: Ornamen dan motif pada batik, tenun, dan ukiran    seringkali mengadopsi simbol-simbol zaman praaksara.
 

Kebudayaan Nonfisik:


-Kepercayaan: Animisme, dinamisme, dan kepercayaan  terhadap roh nenek moyang masih ditemukan dalam  berbagai tradisi.
-Ritual: Upacara adat dan ritual keagamaan seringkali  mengadopsi unsur-unsur dari zaman praaksara.
-Nilai: Nilai gotong royong, musyawarah, dan kearifan lokal  merupakan warisan berharga dari zaman praaksara.
 Intinya, banyak aspek kehidupan kita saat ini yang masih  terpengaruh oleh kebudayaan zaman praaksara, baik dalam  bentuk fisik maupun nonfisik.
 

Contoh: Rumah panggung di berbagai daerah Indonesia, upacara adat seperti sedekah bumi, dan kepercayaan terhadap kekuatan alam.
 

Semoga membantu


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Pada saat sidang BPUPK tanggal 31 Mei 1945, ada 2 usulan yaitu Indonesia menjadi negara monarki atau Republik. Tokoh yang mengusulkan bentuk negara Indonesia Republik adalah... A. Ir. Soekarno B. Mr. Achmad Soebardjo C. Dr. Soepomo D. Mohammad Yamin

5

4.0

Jawaban terverifikasi