Toni K

11 April 2022 08:19

Iklan

Toni K

11 April 2022 08:19

Pertanyaan

Ibu dan anak itu menganggukan kepala membenarkan perkataan suaminya dan bapaknya. Kemudian, Midun berkata, “Karena kita akan memotong kambing, tidak baikkah kita ramaikan kerja itu dengan puput, salung, dan pencak sekadarnya, Ayah? “hal itu lebih baik engkau mufakati dengan mamakmu, Datuk Paduka Raja. Saya telah memberitahukan kepadanya hanya akan mengirik padi hari ahad saja. Jika sepakat dengan mamakmu, apa salahnya, lebih baik lagi.” “Baiklah, Ayah! Sekarang juga, saya cari beliau. Sudah itu, saya pergi kepada Bapak Pendekar Sutan. (Sengsara Membawa Nikmat, Tulis Sutan Sati) Watak tokoh ayah pada kutipan cerita tersebut adalah … a. Jujur, baik, dan pengertian b. Rendah hati dan rendah diri c. Tidak sombong, baik dan optimis d. Penuh pengertian dan lugu e. Rendah hati dan bijaksana

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

17

:

33

:

36

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Y. Nabilla

Mahasiswa/Alumni Universitas Sanata Dharma Yogyakarta

02 Agustus 2022 05:24

Jawaban terverifikasi

Jawaban yang benar adalah A. Jujur, baik, dan pengertian Mari simak penjelasan berikut untuk mengetahui alasannya. Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), tokoh adalah pemegang peran (peran utama) dalam roman atau drama. Dengan kata lain, tokoh adalah pelaku yang mengemban peristiwa dalam cerita fiksi (prosa) sehingga peristiwa itu mampu menjalin suatu cerita yang utuh. Lebih lanjut, setiap tokoh memiliki watak. Watak adalah sifat batin yang memengaruhi segenap pikiran, perilaku, budi pekerti, dan tabiat yang dimiliki manusia atau makhluk hidup lainnya. Sementara itu, watak atau karakter tokoh Ayah pada penggalan cerita tersebut adalah jujur, baik, dan pengertian. Hal tersebut terlihat dari tindakan yang dilakukan oleh tokoh Ayah, yang terlihat dalam percakapan seperti kutipan berikut, "hal itu lebih baik engkau mufakati dengan mamakmu, Datuk Paduka Raja. Saya telah memberitahukan kepadanya hanya akan mengirik padi hari ahad saja. Jika sepakat dengan mamakmu, apa salahnya, lebih baik lagi." Dengan demikian, jawaban yang benar adalah A. Jujur, baik, dan pengertian.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

76

0.0

Jawaban terverifikasi