Rini P

21 Januari 2022 05:43

Iklan

Rini P

21 Januari 2022 05:43

Pertanyaan

Hikayat Si Miskin Karena kutukan Batara Indra, raja keindraan beserta istrinya jatuh miskin, melarat, dan terlunta-lunta di Kerajaan Antah Berantah yang diperintah oleh Maharaja Indra Dewa. Setiap hari Si Miskin mencari sisa-sisa makanan yang sudah dibuang orang di tempat-tempat sampah. Apabila penduduk melihatnya, mereka beramai-ramai menghina, memukul, dan mengusir Si Miskin suami-istri itu, sehingga badannya luka-luka. Sedih hati Si Miskin sepanjang hari dan tidak berani masuk kampung karena takut dipukul atau dilempari batu. Diambilnya daun-daun muda untuk dimakan dan untuk pengobat luka di tubuhnya. Demikianlah pengalaman dan penderitaan mereka sepanjang hari. Ketika mengandung 3 bulan, istrinya mengidamkan buah mempelam (sejenis mangga) yang tumbuh di halaman istana raja. Dimintanya agar suaminya (Si Miskin) meminta buah mempelam itu kepada raja Mendekat kampung saja suaminya tidak berani, apalagi hendak menghadap raja minta buah mempelam itu. Dengan sedih dan meratap istrinya memohon supaya suaminya mau meminta mempelam raja itu. Karena kasihan kepada istrinya, Si Miskin mencoba meminta mempelam itu. Tiada disangka-sangka, raja sangat bermurah hati dan memberikan mempelam yang diminta Si Miskin. Buah lain seperti nangka pun diberi raja. Penduduk kampung yang melihatnya jatuh kasihan dan bermurah hati memberi Si Miskin kue dan juadah (kue basah). Mungkin berkat tuah anak yang dikandung istrinya juga hal yang demikian itu terjadi. Pada hari baik, setelah cukup bulannya, istri Si Miskin melahirkan seorang putra yang sangat elok parasnya. Anak itu diberi nama Marakermah yang artinya anak dalam penderitaan. Ketika Si Miskin menggali tanah untuk memancangkan tiang atap tempat berteduh, tergali olehnya taju (topi mahkota) yang penuh berhias emas. Dengan kehendak Yang Mahakuasa, terjadilah sebuah kerajaan lengkap dengan alat, pegawai, pengawal, dan sebagainya di tempat itu. Si Miskin menjadi rajanya dengan nama Maharaja Indra Angkasa dan istrinya menjadi permaisuri dengan nama Ratna Dewi. Kerajaan itu mereka namakan Puspa Sari. Kata dalam teks di atas yang bisa diklasifikasikan sebagai kata arkais atau kuno adalah... a. parasnya b. pengawal c. emas d. mengandung e. berkat

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

09

:

47

:

36

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

N. Nurrohmah

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

22 Januari 2022 19:36

Jawaban terverifikasi

Halo, Rini P. Terima kasih sudah bertanya di Roboguru:) Jawaban untuk soal ini adalah A. Cermati pembahasan berikut. Hikayat adalah karya sastra lama Melayu berbentuk prosa yang berisi cerita, undang-undang, dan silsilah bersifat rekaan, keagamaan, historis, biografis, atau gabungan sifat-sifat itu, dibaca untuk pelipur lara, pembangkit semangat juang, atau sekadar untuk meramaikan pesta. Hikayat merupakan karya sastra klasik. Oleh karena itu, tidak heran jika dalam hikayat banyak ditemukan kata-kata arkais. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, arkais adalah berhubungan dengan masa dahulu atau berciri kuno. Apabila berkaitan dengan kata, arkais memiliki makna menjadi tidak lazim dipakai lagi. Berdasarkan penjelasan tersebut, kata dalam teks di atas yang bisa diklasifikasikan sebagai kata arkais atau kuno adalah parasnya. Hal ini karena pemakaian kata "parasnya" sudah jarang dipakai atau tidak lazim digunakan dalam komunikasi masa kini. Masyarakat lebih banyak menggunakan diksi "wajah" atau "muka". Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah A. Semoga membantu ya :)


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

70

0.0

Jawaban terverifikasi