Lulu L

17 Mei 2022 13:08

Iklan

Lulu L

17 Mei 2022 13:08

Pertanyaan

Hatiku Selembar Daun Hatiku selembar daun Melayang jatuh di rumput Nanti dulu Biarkan aku sejenak terbaring di sini Ada yang masih ingin kupandang Yang selama ini senantiasa luput Sesaat adalah abadi Sebelum kau sapu temanmu setiap pagi karya: Sapardi Sjoko Damono sumber: htps://wib.archive.ors/wib/20210228093535/httsp://wwh. sepenuhnya.cos/2010/03/puisi-hatiku selembar daun kami, diakses 4 agustus 2021 Kutipan puisi tersebut menceritakan... a. Orang-orang yang ingin menikmati hidup bahagia pada sisa usianya. b. Seseorang tidak ingin melupakan kesalahan yang telah diperbuatnya. c. Seseorang ingin hidup bebas tanpa beban seperti daun yang terbang. d. Seseorang yang ingin memandang keindahan pada setiap sisa usianya. e. Seseorang menyesal karena lalai melaksanakan kewajiban beribadah.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

22

:

14

:

52

Klaim

6

9

Jawaban terverifikasi

Iklan

C. Aurora

18 Mei 2022 11:14

Jawaban terverifikasi

Halo, Lulu L. Terima kasih sudah bertanya di Roboguru, ya. Kakak bantu jawab, ya. Jawaban yang tepat adalah E. Berikut ini pembahasan untuk menjawab soal tersebut. Makna puisi adalah arti atau maksud atau isi yang terkandung dalam puisi yang dapat ditangkap oleh pembaca sesuai tingkat pengalaman dan pengetahuannya. Tahapan menemukan makna puisi: 1. Bacalah puisi secara berulang-ulang. 2. Berusaha memahami makna yang terkandung dalam judul puisi. 3. Berusaha memahami gambaran makna yang ditampilkan penyair secara umum. 4. Menetapkan kata-kata yang termasuk dalam kategori lambang dan kata-kata yang termasuk dalam kategori simbol. 5. Berusaha memahami makna setiap simbol puisi yang menjadi objek analisis. 6. Berusaha memahami makna yang terdapat dalam setiap baris puisi. Dalam puisi tersebut, perjalanan kehidupan seseorang diibaratkan ke dalam sehelai daun. Daun yang telah tumbuh tentu akan gugur dan jatuh. Hal ini diibaratkan sebagai manusia yang hidup tentu akan bertemu dengan kematian. Berikut ini analisis makna pernyataan dalam puisi tersebut. 1. Pernyataan "biarkan aku sejenak terbaring di sini/ ada yang masing ingin kupandang" merujuk pada permintaan aku kepada Tuhan agar menunda dulu kematiannya. 2. Pernyataan "Yang selama ini senantiasa luput" merujuk pada penyesalan yang dirasakan karena melalaikan kewajiban. 3. Pernyataan "Sesaat adalah abadi" bermakna bahwa kehidupan yang dijalani seseorang hanyalah singkat, namun akan membawa dampak yang besar terhadap dirinya. Oleh sebab itu, dapat diketahui bahwa puisi ini memiliki hubungan yang erat dengan makna ketuhanan. Dalam hal ini, penyair merasa sakit atas tindakannya sendiri. Ia melupakan kewajibannya untuk menyembah Tuhan. Oleh sebab itu, ia pun menderita akibat kelalaiannya tersebut. Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E. Semoga dapat membantu, ya.


Iklan

Maharani M

24 Mei 2023 14:55

Kakak bantu jawab ya kak


Tika L

03 Juni 2023 04:41

Hatiku selembar daun melayang jatuh di rumput; Nanti dulu, biarkan aku sejenak terbaring di sini Citraan dalam penggalan puisi di atas adalah ….


Piya P

03 Juni 2024 00:27

C

Elina S

05 Juni 2023 04:24

Amanat yang disampaikan penyair dalam puisi tersebut adalah


Syafina N

05 Juni 2023 16:24

Amanat yang disampaikan penyair dalam puisi hatiku selebar daun adalah


Dea F

07 Juni 2023 02:30

Kutipan yang disampaikan penyair puisi hariku selembar daun tersebut adalah


Yogi M

05 Maret 2024 00:20

Perhatikan puisi berikut! Hatiku Selembar Daun Hatiku selembar daun Melayang jatuh di rumput Nanti dulu Biarkan aku sejenak terbaring di sini Ada yang masih ingin kupandang Yang selama ini senantiasa luput Sesaat adalah abadi Sebelum kau sapu tamanmu setiap pagi Karya : Sapardi Djoko Damono Sumber: Riris K. Toha Sarumpaet dan Melani Budiantam Rona Budaya: Festscrift untuk Sapardi Djoko Damono, Jakarta, Yayasan Obor Indonesia, 2010 Pesan kehidupan dalam puisi tersebut adalah … * Kita harus menggunakan waktu sebaik mungkin di dunia ini untuk mendekatkan diri kepada Tuhan sebelum ajal menjemput. Kita harus mensyukuri kehidupan yang telah kita jalani di setiap hari agar hidup menjadi lebih baik lagi. Kita tidak sombong di hadapan orang lain karena sesuatu yang kita miliki hanyalah titipan Tuhan. Kita tidak boleh memaksakan diri untuk melakukan sesuatu demi orang lain karena kita juga butuh istirahat. Kita harus minta maaf saat merasa melakukan kesalahn yang menyakiti perasaan orang lain


Yogi M

05 Maret 2024 00:20

Perhatikan puisi berikut! Hatiku Selembar Daun Hatiku selembar daun Melayang jatuh di rumput Nanti dulu Biarkan aku sejenak terbaring di sini Ada yang masih ingin kupandang Yang selama ini senantiasa luput Sesaat adalah abadi Sebelum kau sapu tamanmu setiap pagi Karya : Sapardi Djoko Damono Sumber: Riris K. Toha Sarumpaet dan Melani Budiantam Rona Budaya: Festscrift untuk Sapardi Djoko Damono, Jakarta, Yayasan Obor Indonesia, 2010 Pesan kehidupan dalam puisi tersebut adalah … * Kita harus menggunakan waktu sebaik mungkin di dunia ini untuk mendekatkan diri kepada Tuhan sebelum ajal menjemput. Kita harus mensyukuri kehidupan yang telah kita jalani di setiap hari agar hidup menjadi lebih baik lagi. Kita tidak sombong di hadapan orang lain karena sesuatu yang kita miliki hanyalah titipan Tuhan. Kita tidak boleh memaksakan diri untuk melakukan sesuatu demi orang lain karena kita juga butuh istirahat. Kita harus minta maaf saat merasa melakukan kesalahn yang menyakiti perasaan orang lain


Si L

13 Mei 2024 02:16

Hatiku selembar daun melayang jatuh di rumput nanti dulu biarkan aku sejenak terbaring di sini ada yang masih ingin kupandang yang selama ini senantiasa luput sesaat adalah abadi sebelum kau sapu tamanmu setiap pagi Amanat yang disampaikan penyair dalam puisi tersebut adalah ….


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

63

0.0

Jawaban terverifikasi