Cia P

01 Februari 2023 12:24

Iklan

Cia P

01 Februari 2023 12:24

Pertanyaan

Haruskah Surplus Pangan Diberdayagunakan? Kebutuhan dasar manusia terdiri atas pangan. sandang, dan papan. Itu artinya, sebelum memenuhi kebutuhan yang lain, ketiga kebutuhan ini, yaitu kebutuhan makanan. pakaian, dan tempat tinggal harus dipenuhi lebih dahulu. Sayangnya, kebutuhan dasar tersebut hingga saat ini masih menjadi masalah yang belum dapat dipecahkan, terutama kaitannya dengan kebutuhan pangan. FAO (Food and Agriculture Organization) sebagai organisasi pangan internasional mencatat bahwa angka malnutrisi di dunia masih tinggi, termasuk di Indonesia. Setidaknya pada tahun 2016 sebanyak 19.4 juta penduduk Indonesia tercatat mengalami malnutrisi. Pada waktu yang bersamaan, Indonesia menjadi negara dengan pembuang makanan kedua terbanyak di dunia. Makanan-makanan yang dibuang tersebut berasal dari sisa makanan pesta, acara perusahaan atau perkantoran, restoran, bahkan sisa makanan rumah tangga. Apakah sisa makanan ini sebegitu tidak berharganya sehingga harus dibiarkan membusuk begitu saja di tempat sampah? Apakah ada cara lain untuk memberdayakannya? Sebuah organisasi nirlaba telah berupaya memberikan solusi bagi permasalahan terkait pembuangan sisa makanan ini. Melalui slogan zero food waste dan zero hunger visi dan misi organisasi yang diusung tampak jelas. Mereka mengajak berbagai pihak untuk mendonasikan surplus dan sisa makanan "tak tersentuh untuk disalurkan pada kelompok kelompok yang membutuhkan, mulai dari para pengungsi sampai kaum marginal Dengan pendekatan 3R yang diterapkan, yakni re-distribute, re process, dan re-cycle atau penyaluran kembali, pemrosesan kembali, dan daur ulang organisasi ini berkontribusi untuk menciptakan wajah Indonesia menjadi lebih baik. Organisasi ini tidak bekerja sendiri. mereka bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mendapatkan suplai makanan "tak tersentuh dan makanan yang tidak diproduksi secara sempurna. Bahkan, sisa sampah organik yang diperoleh disalurkan kepada orang yang membutuhkan ataupun didaur ulang sebagai makanan hewan. Itu artinya, semakin banyak makanan yang dikelola oleh organisasi ini, maka semakin banyak pula orang orang yang telah terbuka keinginannya untuk turut berkontribusi Hal ini tentu saja membawa dampak positif terhadap lingkungan sosial Selain bekerja sama dengan organisasi sejenis, kita juga bisa meniulainya dari diri sendiri Setidaknya terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi sampah makanan, antara lain dengan mengambil dan memesan makanan sesuai porsi yang diperlukan dan mengubah pola pikir bahwa makanan yang dipesan untuk memenuhi kebutuhan bukanlah sekadar pemenuhan keinginan Kesadaran semacam ini akan membawa dampak positif terhadap lingkungan fisik karena mengurangi sampah makanan. Sayangnya, tidak semua pihak sadar dengan fenomena ini. Masih ada sala pihak yang menyepelekan fenomena kelebihan makanan. Di samping itu, sifat impulsif terhadap makanan juga menjadi faktor penyumbang sampah makanan terbesar Di sisi lain, sebagian orang masih beranggapan bahwa memberdayakan surplus makanan itu merepotkan dan tidak etis serta menurunkan gengsi Selain itu, meskipun surplus makanan dapat disalurkan akan tetapi jika dilakukan dengan sistem distribusi yang tidak efisien dapat membuat makanan membusuk dan berakhir menjadi sampah makanan Memberdayakan surplus makanan tidaklah sulit dilakukan jika sudah muncul kesadaran dari diri sendiri. Langkah kecil yang dimulai dari diri sendin justru mampu memengaruhi orang lain di sekitar kita untuk bekerja sama menangani permasalahan sampah makanan. Pada akhimya, permasalahan ini merupakan proses pembentukan pola pikir yang masih harus terus dilaksanakan untuk mengubah wajah Indonesia menjadi lebih baik dalam melihat dan menyikapi makanan. Oleh karena itu, marilah kita mulai dari hal-hal kecil untuk turut berkontribusi dalam permasalahan ini 1. Temukan gagasan pokok masing-masing paragraf dalam teks diskusi tersebut, kemudian simpulkan isi teks tersebut menggunakan kalimat Anda sendiri! 2. Identifikasilah bagian-bagian yang menyusun struktur teks diskusi tersebut! 3. Analisislah kaidah kebahasaan dalam teks tersebut!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

02

:

00

:

37

Klaim

6

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Nanda R

Community

18 Januari 2024 13:18

Jawaban terverifikasi

<p>1. Gagasan Pokok:</p><ul><li>Paragraf 1: Kebutuhan dasar manusia terdiri atas pangan, sandang, dan papan.</li><li>Paragraf 2: Masalah kebutuhan pangan global dan di Indonesia.</li><li>Paragraf 3: Upaya organisasi nirlaba dalam menyelesaikan masalah pembuangan sisa makanan.</li><li>Paragraf 4: Kerjasama dengan berbagai pihak dan dampak positifnya.</li><li>Paragraf 5: Upaya individu dalam mengurangi pembuangan sisa makanan.</li><li>Paragraf 6: Tantangan dan kesadaran dalam memanfaatkan surplus makanan.</li></ul><p>2. Simpulan: Teks tersebut membahas tentang masalah kebutuhan pangan global, upaya organisasi nirlaba dalam memanfaatkan surplus makanan, kerjasama dengan berbagai pihak, upaya individu dalam mengurangi pembuangan sisa makanan, serta tantangan dan kesadaran dalam memanfaatkan surplus makanan.</p><ol><li>Struktur Teks Diskusi:<ul><li>Pendahuluan: Memperkenalkan kebutuhan dasar manusia.</li><li>Isi: Membahas masalah kebutuhan pangan global, upaya organisasi nirlaba, kerjasama dengan berbagai pihak, upaya individu, serta tantangan dan kesadaran dalam memanfaatkan surplus makanan.</li><li>Penutup: Menyimpulkan pentingnya memanfaatkan surplus makanan.</li></ul></li></ol><p>&nbsp;</p><p>3. Kaidah Kebahasaan:</p><ul><li>Teks diskusi menggunakan ragam tulis formal.</li><li>Penggunaan kalimat kompleks dan beragam struktur kalimat.</li><li>Penggunaan ragam kata baku dan istilah khusus terkait kebutuhan pangan.</li><li>Penggunaan paragraf sebagai pembagian isi teks.</li></ul>

1. Gagasan Pokok:

  • Paragraf 1: Kebutuhan dasar manusia terdiri atas pangan, sandang, dan papan.
  • Paragraf 2: Masalah kebutuhan pangan global dan di Indonesia.
  • Paragraf 3: Upaya organisasi nirlaba dalam menyelesaikan masalah pembuangan sisa makanan.
  • Paragraf 4: Kerjasama dengan berbagai pihak dan dampak positifnya.
  • Paragraf 5: Upaya individu dalam mengurangi pembuangan sisa makanan.
  • Paragraf 6: Tantangan dan kesadaran dalam memanfaatkan surplus makanan.

2. Simpulan: Teks tersebut membahas tentang masalah kebutuhan pangan global, upaya organisasi nirlaba dalam memanfaatkan surplus makanan, kerjasama dengan berbagai pihak, upaya individu dalam mengurangi pembuangan sisa makanan, serta tantangan dan kesadaran dalam memanfaatkan surplus makanan.

  1. Struktur Teks Diskusi:
    • Pendahuluan: Memperkenalkan kebutuhan dasar manusia.
    • Isi: Membahas masalah kebutuhan pangan global, upaya organisasi nirlaba, kerjasama dengan berbagai pihak, upaya individu, serta tantangan dan kesadaran dalam memanfaatkan surplus makanan.
    • Penutup: Menyimpulkan pentingnya memanfaatkan surplus makanan.

 

3. Kaidah Kebahasaan:

  • Teks diskusi menggunakan ragam tulis formal.
  • Penggunaan kalimat kompleks dan beragam struktur kalimat.
  • Penggunaan ragam kata baku dan istilah khusus terkait kebutuhan pangan.
  • Penggunaan paragraf sebagai pembagian isi teks.

Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

161

0.0

Jawaban terverifikasi