Farhan C

17 Juni 2022 00:47

Iklan

Farhan C

17 Juni 2022 00:47

Pertanyaan

Dunia pendidikan kita, tampak tak kunjung mendapat sinar terang. Apalagi dari sudut pandang pendanaan. Di saat semua elemen pendidikan masih gencar menuntut terpenuhinya anggaran pendidikan sebanyak 20 persen dari budget Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), ada silang pendapat tentang anggaran, terbukti dengan anggaran gaji guru yang masih masuk anggaran pendidikan. Kritik pun muncul, membuahkan pesimistis akan masa depan pendidikan. Juga kesan bahwa perhatian pemerintah pada sektor pendidikan masih rendah. Pakar, pemerhati, dan praktisi pendidikan, Prof. Dr. Djohar MS, menegaskan jika gaji guru dimasukkan ke dalam komponen anggaran pendidikan sama saja terjadi pengingkaran dari apa yang disepakati sebelumnya - yakni apa yang dimaksud 'pendidikan' dalam UUD 45, bahwa negara bertanggung jawab dalam penyelenggaraan pendidikan termasuk dalam pendanaan. Prof. Dr. Djohar (KR, 4/3) juga mengkhawatirkan jika persoalan dana dan kesimpangsiuran pemahaman atas dana dan makna pendidikan tidak segera ditangani secara khusus, akan terjadi kemunduran yang luar biasa di dunia pendidikan. Dari kondisi ini, tampak terjadi kesalahan persepsi tentang definisi anggaran pendidikan. Kondisi yang sebenarnya 'aneh' jika masih terjadi ketika usia negarq ini sudah lebih dari setengah abad. Bahkan, sudah masuk era reformasi yang sehar~snya mereformasi sektor pendidikan pula. Selama ini tuntutan terhadap peningkatan anggaran pendidikan memang seolah membentur pada satu kondisi yang kukuh; yakni ketidaksepahaman dalam mempersepsikan anggaran pendidikan. Hal yang terkait kondisi ini adalah indikasi bahwa secara substansial negara (pemerintah) kita belum sensitif membuat skala prioritas masalah. Pendidikan masih belum ditempatkan sebagai basic untuk capacity building - yang akan menentukan masa depan bangsa dan negara. Pokok masalah yang disoroti dalam editorial tersebut adalah ... A. Pemerintah belum dapat membuat skala prioritas. B. Terjadi kemunduran yang luar biasa di dunia pendidikan. C. Perhatian pemerintah pada sektor pendidikan masih rendah. D. Belum terpenuhinya anggaran pendidikan sebanyak 20 persen dari budget APBN. E. Pendidikan belum ditempatkan sebagai dasar dalam pembangunan yang akan menentukan masa depan bangsa.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

15

:

00

:

38

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

D. Anggita

22 Juni 2022 09:44

Jawaban terverifikasi

Halo, Farhan C, terima kasih sudah bertanya di roboguru. Jawaban soal di atas adalah E. Untuk memahami alasan jawabannya, mari simak pembahasan berikut. Teks editorial adalah sebuah artikel dalam surat kabar yang berisi pendapat atau pandangan redaksi terhadap suatu peristiwa yang aktual. Pokok persoalan adalah inti dari topik yang akan di bahas. Pokok permasalahan dalam teks tersebut adalah pendidikan belum ditempatkan sebagai dasar dalam pembangunan yang akan menentukan masa depan bangsa. Hal tersebut tampak pada kutipan "Hal yang terkait kondisi ini adalah indikasi bahwa secara substansial negara (pemerintah) kita belum sensitif membuat skala prioritas masalah. Pendidikan masih belum ditempatkan sebagai basic untuk capacity building - yang akan menentukan masa depan bangsa dan negara." Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E. Semoga membantu ya😊


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

60

0.0

Jawaban terverifikasi