REPAN S

07 Juni 2024 02:53

Iklan

Iklan

REPAN S

07 Juni 2024 02:53

Pertanyaan

Di bawah ini analisa break even point (BEP) dapat digunakan oleh usahawan untuk berbagai pengambilan keputusan, kecuali.... * A. Jumlah minimal produk yang harus terjual agar perusahaan tidak mengalami kerugian B.Untuk mengetahui efek perubahan harga jual, biaya maupun volume penjualan terhadap laba yang diperoleh C. Untuk mengetahui promosi yang akan dilakukan oleh perusahaan dalam mengembangkan segmen pasarnya D. Jumlah penjualan yang harus dipertahankan agar perusahaan tidak mengalami kerugian E. Besarnya penyimpanan penjualan berupa penurunan volume yang terjual agar perusahaan tidak menderita kerugian.


88

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Amira Z

07 Juni 2024 03:31

Jawaban terverifikasi

JAWABAN:C PEMBAHASAN: Analisis break-even point (BEP) dapat digunakan oleh wirausahawan untuk berbagai pengambilan keputusan, antara lain: 1. jumlah minimal produk yang harus terjual agar perusahaan tidak mengalami kerugian 2. untuk mengetahui efek perubahan harga jual, biaya, ataupun volume penjualan terhadap laba yang diperoleh 3. jumlah penjualan yang harus dipertahankan agar perusahaan tidak mengalami kerugian 4. besamya penyimpanan penjualan berupa penurunan volume yang terjual agar perusahaan tidak menderita kerugian


Iklan

Iklan

Nanda R

Gold

09 Juni 2024 03:35

Jawaban terverifikasi

<p>Analisis Break Even Point (BEP) dapat digunakan untuk mengambil keputusan terkait jumlah minimal produk yang harus terjual agar perusahaan tidak mengalami kerugian (pilihan A), untuk mengetahui efek perubahan harga jual, biaya, dan volume penjualan terhadap laba yang diperoleh (pilihan B), serta untuk mengetahui jumlah penjualan yang harus dipertahankan agar perusahaan tidak mengalami kerugian (pilihan D). Namun, BEP biasanya tidak digunakan untuk menentukan promosi yang akan dilakukan oleh perusahaan dalam mengembangkan segmen pasarnya (pilihan C). Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah pilihan C.</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p>

Analisis Break Even Point (BEP) dapat digunakan untuk mengambil keputusan terkait jumlah minimal produk yang harus terjual agar perusahaan tidak mengalami kerugian (pilihan A), untuk mengetahui efek perubahan harga jual, biaya, dan volume penjualan terhadap laba yang diperoleh (pilihan B), serta untuk mengetahui jumlah penjualan yang harus dipertahankan agar perusahaan tidak mengalami kerugian (pilihan D). Namun, BEP biasanya tidak digunakan untuk menentukan promosi yang akan dilakukan oleh perusahaan dalam mengembangkan segmen pasarnya (pilihan C). Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah pilihan C.

 

 


lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Baca teks diskusi berikut dengan seksama! Larangan penggunaan plastik sekali pakai membuat dilema. Bentuknya kepentingan ekonomi dengan kepentingan lingkungan tidak terhindarkan. Beberapa Perusahaan diuntungkan, tetapi tidak sedikit juga yang mengalami kerugian. Sebagai restoran makanan cepat saji di Indonesia saat ini memang sudah tidak lagi menyediakan sedotan untuk produk minumannya. Alasannya, mereka berupa untuk berkontribusi dalam gerakan mengurangi sampah plastik yang saat ini mengancam kelestarian lingkungan. Sebagai catatan, World Economic Forum (WEF) memprediksi produksi plastik di dunia akan mencapai 1,124 juta ton pada 2050, naik hampir empat kali lipat dari 2014 sebanyak 311 juta ton. Semakin nyatanya ancaman sampah plastik ini membuat gerakan mengurangi konsumsi plastik mulai bermunculan. Salah satu restoran cepat saji, misalnya, tidak lagi menyediakan sedotan di 189 restoran yang terbesar di penjuru Indonesia mulai November 2018. Langkah mengurangi sampah plastik juga dlakukan oleh sejumlah pemerintah daerah di Indonesia. Baru- baru ini, beberapa daerah menerapkan kebijakan melarang peredaran dan penggunaan plastik. Salah satunya adalah Provinsi Bali. Sepertinya halnya dua sisi lain ada pula pihak yang merasa dirugikan dengan gerakan mengurangi sampah plastik, khususnya terkait larangan penggunaan plastik. Pihak-pihak itu, antara lain dari pelaku usaha, produsen PSP, termasuk industri daur ulang Pelarangan plastik sekali pakai berpotensi mengganggu aktivitas bisnis. Tidak sedikit pedagang yang mengeluh lantaran terpaksa harus memakai kemasan lainnya, seperti kertas minyak dalam melayani pembeli. Alhasil, harga makanan dari para pedagang juga ikut naik, yakni sekitar 20 – 25 persen . Tantangan pedagang untuk menjual makanannya pun menjadi semakin berat. 16. Kalimat pendukung dalam teks diskusi tersebut adalah…. A. Ada pula pihak yang merasa dirugikan dengan gerakan mengurangi sampah plastik, khususnya terkait larangan penggunaan plastik. B. Restoran cepat saji berupaya berkontribusi dalam gerakan mengurangi sampah plastik yang saat ini mengancam kelestarian lingkungan. C. Tidak sedikit pedagang yang mengeluh lantaran terpaksa harus memakai kemasan lainnya, seperti kertas minyak dalam melayani pembel. D. Salah satu restoran cepat saji, misalnya tidak lagi menyediakan sedotan di 189 restoran yang tersebar di penjuru Indonesia mulai November 2018.

10

0.0

Jawaban terverifikasi

1.Jelaskan konsep wirausaha kerajinanı Apa yang dibutuhkan untuk menjadi seorang wirausaha kerajinan yang sukses? Jawab 2. Bagaimana alat produksi berkontribusi dalam proses pembuatan produk kerajinan? Sebutkan beberapa jenis alat produksi yang sering digunakan dalam kerajinan! Jawab 3. Jelaskan peran penting riset pasar dalam konsep wirausaha kerajinan! Bagaimana riset pasar dapat membantu seorang wirausaha kerajinan mengembangkan produk yang sukses? Jawab 4.Apa yang dimaksud dengan strategi publikasi produk dalam bisnis kerajinan? Sebutkan beberapa strategi publikasi produk yang dapat digunakan oleh seorang wirausaha kerajinan! Jawab 5.Mengapa penting bagi seorang wirausaha kerajinan untuk memahami konsep biaya produksi dan harga jual? Bagaimana pemahaman ini dapat mempengaruhi keberhasilan bisnis mereka? Jawab: 6.Jelaskan secara singkat apa yang dimaksud dengan proses penggandaan produk dalam konteks produksi kerajinan! Bagaimana proses ini dapat membantu seorang pengrajin? Jawab 7.Bagaimana penghitungan biaya produksi memengaruhi penetapan harga jual produk kerajinan? Jelaskan hubungan antara biaya produksi dan penetapan harga! Jawab 8.Mengapa strategi publikasi produk menjadi kunci dalam memasarkan produk kerajinan? Jelaskan bagaimana strategi ini dapat membantu meningkatkan penjualan produk! Jawab 9. Jelaskan peran media pemasaran dalam promosi produk kerajinan! Berikan contoh beberapa jenis media pemasaran yang dapat digunakan oleh seorang pengrajin! Jawab 10.Bagaimana seorang pengrajin dapat memilih media pemasaran yang paling efektif untuk produk kerajinan mereka? Jelaskan faktor-faktor yang harus dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan ini! Jawab

2

5.0

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Simaklah Teks diskusi berikut! Larangan penggunaan plastik sekali pakai membuat dilemma. Bentuknya kepentingan ekonomi dengan kepentingan lingkungan tidak terhindarkan. Beberapa Perusahaan diuntungkan, tetapi tidak sedikit juga yang mengalami kerugian. Sebagai restoran makanan cepat saji di Indonesia saat ini memang sudah tidak lagi menyediakan sedotan untuk produk minumannya. Alasannya, mereka berupa untuk berkontribusi dalam gerakan mengurangi sampah plastik yang saat ini mengancam kelestarian lingkungan. Sebagai catatan, World Economic Forum (WEF) memprediksi produksi plastik di dunia akan mencapai 1,124 juta ton pada 2050, naik hampir empat kali lipat dari 2014 sebanyak 311 juta ton. Semakin nyatanya ancaman sampah plastik ini membuat gerakan mengurangi konsumsi plastik mulai bermunculan. Salah satu restoran cepat saji, misalnya, tidak lagi menyediakan sedotan di 189 restoran yang terbesar di penjuru Indonesia mulai November 2018. Langkah mengurangi sampah plastik juga dlakukan oleh sejumlah pemerintah daerah di Indonesia. Baru-baru ini, beberapa daerah menerapkan kebijakan melarang peredaran dan penggunaan plastik. Salah satunya adalah Provinsi Bali. Sepertinya halnya dua sisi lain ada pula pihak yang merasa dirugikan dengan gerakan mengurangi sampah plastik, khususnya terkait larangan penggunaan plastik. Pihak-pihak itu, antara lain dari pelaku usaha, produsen PSP, termasuk industri daur ulang Pelarangan plastik sekali pakai berpotensi mengganggu aktivitas bisnis. Tidak sedikit pedagang yang mengeluh lantaran terpaksa harus memakai kemasan lainnya, seperti kertas minyak dalam melayani pembeli. Alhasil, harga makanan dari para pedagang juga ikut naik, yakni sekitar 20-25 persen. Tantangan pedagang untuk menjual makanannya pun menjadi semakin berat. 17. Simpulan teks diskusi diatas adalah A. Larangan penggunaan plastik sekali pakai membuat dilema. Beberapa Perusahaan diuntungkan, tetapi tidak sedikit juga yang mengalami kerugian. Salah satu restoran cepat saji, misalnya, tidak lagi menyediakan sedotan plastik di 189 restoran yang tersebar di penjuru Indonesia mulai November 2018, Tantangan pedagang untuk menjual makananya pun menjadi semakin berat. Alhasil, harga makanan dari pedagang juga ikut naik, yakni sekitar 20-25 persen. B. Sebagian restoran makanan cepat saji di Indonesia saat ini memang sudah tidak lagi menyediakan sedotan plastik untuk produk minumannya. Alasannya, mereka berupaya untuk berkontribusi dalam gerakan mengurangi sampah plastik yang saat ini mengancam kelestrarian lingkungan. Salah satu restoran cepat saji, misalnya, tidak lagi menyediakan sedotan plastik di 189 restoran yang terbesar di penjuru Indonesia mulai November 2018. Tantangan pedagang untk menjual makanannya pun menjadi semakin berat. C. Larangan penggunaan plastik sekali pakai membuat dilema. Beberapa Perusahaan diuntungkan, tetapi tidak sedikit juga yang mengalami kerugian. Sebagai restoran makanan cepat saji di Indonesia saat ini sudah tidak lagi menyediakan sedotan plastik untuk produk minumannya. Ancaman sampah plastik ini membuat gerakan mengurangi konsumsi plastik mulai bermunculan. Namun, ada pula pihak yang merasa dirugikan dengan gerakan mengurangi sampah plastic, khususnya terkait larangan penggunaan plastik. D. Seperti halnya dua sisi mata uang. Di sisi lain ada pula pihak yang merasa dirugikan dengan gerakan mengurangi sampah plastik, khususnya terkait larangan penggunaan plastik. Pihak-pihak itu, antara lain dari pelaku usaha, produsen PSP, termasuk industri daur ulang. Salah satu restoran cepat saji, misalnya, tidak lagi menyediakan sedotan plastik di 189 restoran yang tersebar di penjuru Indonesia mulai November 2018. Tidak sedikit pedagang yang mengeluh lantaran terpaksa harus memakai kemasan lainnya, seperti kertas minyak dalam melayani pembeli.

1

0.0

Jawaban terverifikasi