Bella B

24 Mei 2022 06:12

Iklan

Bella B

24 Mei 2022 06:12

Pertanyaan

Deretan kata yang baku ialah .... A. apotek-frase-analisis B. menyotok-mengetrapkan-mensiasati C. formil-nasehat-beaya D. mengkoordinir-tehnik-standard E. jadual-sintesa-komplek

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

20

:

43

:

55

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

A. Rahmawati

24 Mei 2022 09:01

Jawaban terverifikasi

Tidak ada deretan kata baku yang tepat. Berikut adalah pembahasannya. Kata baku adalah kata yang penulisannya sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia dan tercantum dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia sebagai kata baku. Sementara, kata tidak baku adalah kata yang penulisannya tidak sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia atau tercantum dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia sebagai kata cakapan. Kamu dapat menemukan kata baku baik dalam kamus fisik maupun kamus daring. Dalam kamus fisik, kamu harus mencari sesuai dengan urutan alfabetis, sesuai dengan kata yang kamu cari. Sementara, dalam kamus daring, kamu hanya perlu memasukkan kata yang kamu cari dan klik tombol pencarian atau secara otomatis. Tidak ada deretan kata baku berdasarkan pilihan jawaban tersebut. Kata baku yang terdapat dalam pilihan tersebut adalah apotek dan analisis. Sementara, kata-kata lainnya termasuk ke dalam kata tidak baku. Berikut adalah analisis kata tidak baku sesuai deretan tersebut. 1. Kata "frase" adalah bentuk tidak baku dari kata "frasa" yang bermakna 'gabungan dua kata atau lebih yang bersifat nonpredikatif'. 2. Kata "menyotok" adalah bentuk tidak baku dari kata "menstok" yang bermakna 'gabungan dua kata atau lebih yang bersifat nonpredikatif'. 3. Kata "mengetrapkan" adalah bentuk tidak baku dari kata "menerapkan" yang bermakna 'menyediakan barang keperluan'. 4. Kata "mensiasati" adalah bentuk tidak baku dari kata "menyiasati" yang bermakna 'memeriksa; menyelidiki; mengusut'. 5. Kata "formil" adalah bentuk tidak baku dari kata "formal" yang bermakna 'sesuai dengan peraturan yang sah'. 6. Kata "nasehat" adalah bentuk tidak baku dari kata "nasihat" yang bermakna 'ajaran atau pelajaran baik'. 7. Kata "beaya" adalah bentuk tidak baku dari kata "biaya" yang bermakna 'uang yang dikeluarkan untuk mengadakan (mendirikan, melakukan, dan sebagainya) sesuatu'. 8. Kata "mengkoordinir" adalah bentuk tidak baku dari kata "mengoordinasi" yang bermakna 'mengatur baik-baik supaya terarah'. 9. Kata "tehnik" adalah bentuk tidak baku dari kata "teknik" yang bermakna 'metode atau sistem mengerjakan sesuatu'. 10. Kata "standard" adalah bentuk tidak baku dari kata "standar" yang bermakna 'ukuran tertentu yang dipakai sebagai patokan'. 11. Kata "jadual" adalah bentuk tidak baku dari kata "jadwal" yang bermakna 'embagian waktu berdasarkan rencana pengaturan urutan kerja'. 12. Kata "sintesa" adalah bentuk tidak baku dari kata "sintesis" yang bermakna 'paduan (campuran) berbagai pengertian atau hal sehingga merupakan kesatuan yang selaras'. 13. Kata "komplek" adalah bentuk tidak baku dari kata "kompleks" yang bermakna 'himpunan kesatuan; kelompok'. Dengan demikian, tidak ada deretan kata baku yang tepat.


Vulvian F

01 Februari 2023 01:10

Mksihh dekk

Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

54

0.0

Jawaban terverifikasi