R N

12 April 2022 13:08

Iklan

R N

12 April 2022 13:08

Pertanyaan

Cermatilah teks penggalan cerpen berikut ini ! Kalau mau, saudara-saudaranya bisa patungan membiayai yang tidak mampu. Tapi, itu tidak pernah terjadi. Rasanya aku tidak salah didik. Aku datangkan guru agama tiga kali seminggu agar mereka menjadi penganut yang tawakal. Tapi, mengapa setelah makmur mereka hidup nafsi-nafsian? Setiap Lebaran datang, luka hatiku kian dalam. Dulu, waktu ayahnya jadi gubernur setiap Lebaran mereka bisa berkumpul. Kata mereka, akan apa kata orang nanti bila mereka tidak datang waktu Lebaran. Setelah itu, mereka tidak lagi datang dengan lengkap. Mengapa? Sama seperti anak buah Inyik dan pejabat lain. Kalau mereka tidak lagi datang, itu adat dunia masa kini. Di mana padi masak, di sana pipit berbondong-bondong. (“Tamu yang Datang di Hari Lebaran”, A.A Navis) Tema yang tepat untuk penggalan cerpen tersebut adalah …

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

07

:

27

:

13

Klaim

4

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

C. Aurora

13 April 2022 09:01

Jawaban terverifikasi

Halo, R N. Terima kasih sudah bertanya di Roboguru, ya. Kakak bantu jawab, ya. Tema yang tepat untuk penggalan cerpen tersebut adalah penyesalan. Berikut ini pembahasan untuk menjawab soal tersebut. Cerpen adalah kisah yang diceritakan dengan pendek atau singkat, tidak lebih dari 10.000 kata. Cerpen juga memberikan kesan tunggal yang dominan karena ceritanya hanya memusatkan pada satu tokoh, satu kejadian, atau satu permasalahan. Salah satu unsur yang terkandung dalam cerpen adalah unsur tema. Tema adalah gagasan utama yang ingin disampaikan pengarang dalam cerpen. Cara menentukan tema dari cerpen adalah sebagai berikut. 1. Baca cerpen secara saksama. 2. Catat peristiwa-peristiwa yang terdapat pada cerpen. 3. Simpulkan tema berdasarkan peristiwa-peristiwa tersebut. Berdasarkan isi penggalan cerpen tersebut, tema yang tepat untuk penggalan cerpen tersebut adalah penyesalan. Hal ini dapat diketahui melalui beberapa kutipan yang mengungkapkan penyesalan tokoh Aku. Kutipan tersebut di antaranya, yaitu: "Rasanya aku tidak salah didik. Aku datangkan guru agama tiga kali seminggu agar mereka menjadi penganut yang tawakal. Tapi, mengapa setelah makmur mereka hidup nafsi-nafsian?" Dengan demikian, tema yang tepat untuk penggalan cerpen tersebut adalah penyesalan. Semoga dapat membantu, ya.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

53

0.0

Jawaban terverifikasi