Hilman H

28 Oktober 2022 11:57

Iklan

Hilman H

28 Oktober 2022 11:57

Pertanyaan

Cermatilah kutipan teks anekdot berikut. Cerita Lucu di Pengadilan Pada pagi yang cerah, di kantor pengadilan Sukadana, terjadi interogasi oleh hakim terhadap tersangka. Hakim : "Anda kenal dengan tersangka?" Saksi : "Tidak Pak!" Hakim (mengulang) : "Anda tidak kenal dengan orang ini?" Saksi : "Kalau dia kenal, namanya Kadir, bukan tersangka." Hakim (mulai jengkel) : "Jadi, Anda kenal dengan Saudara Kadir?" Saksi : "Tidak Pak." Hakim (geram) : "Lhoo... Tadi katanya kenal?" Saksi : "Sama Kadir kenal, sama saudaranya tidak!" Hakim : "GRRRRR!" Interpretasi kutipan teks anekdot tersebut adalah .... A. seseorang tidak bisa dijadikan saksi jika tidak kompeten B. setiap pengadilan tentunya memiliki hakim yang andal C. setiap kasus dapat dipecahkan jika memiliki bukti yang kuat D. seorang hakim bisa mengendalikan emosinya dalam persidangan E. sebagai seorang saksi hendaknya menunjukkan sikap yang santun

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

04

:

15

:

29

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

R. Mulia

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

09 Desember 2022 09:01

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban yang benar adalah E. sebagai seorang saksi hendaknya menunjukkan sikap yang santun.</p><p>&nbsp;</p><p>Berikut ini penjelasannya.</p><p>&nbsp;</p><p>Menurut <i>Kamus Besar Bahasa Indonesia</i>, anekdot adalah cerita singkat yang menarik karena lucu dan mengesankan, biasanya mengenai orang penting atau terkenal dan berdasarkan kejadian yang sebenarnya. Pada dasarnya, anekdot adalah cerita lucu yang didasari oleh kejadian nyata.&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>Interpretasi menurut <i>Kamus Besar Bahasa Indonesia</i> adalah pemberian kesan, pendapat, atau pandangan teoretis terhadap sesuatu; tafsiran.</p><p>&nbsp;</p><p>Pada kutipan teks anekdot tersebut terdapat dialog:</p><p>Hakim (mulai jengkel) : "Jadi, Anda kenal dengan Saudara Kadir?"&nbsp;</p><p>Saksi : "Tidak Pak."&nbsp;</p><p>Hakim (geram) : "Lhoo... Tadi katanya kenal?"&nbsp;</p><p>Saksi : "Sama Kadir kenal, sama saudaranya tidak!"&nbsp;</p><p>Hakim : "GRRRRR!"</p><p>&nbsp;</p><p>Interpretasi dari teks anekdot tersebut adalah sebagai seorang saksi hendaknya menunjukkan sikap yang santun.</p><p>&nbsp;</p><p>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan E.</p>

Jawaban yang benar adalah E. sebagai seorang saksi hendaknya menunjukkan sikap yang santun.

 

Berikut ini penjelasannya.

 

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, anekdot adalah cerita singkat yang menarik karena lucu dan mengesankan, biasanya mengenai orang penting atau terkenal dan berdasarkan kejadian yang sebenarnya. Pada dasarnya, anekdot adalah cerita lucu yang didasari oleh kejadian nyata. 

 

Interpretasi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah pemberian kesan, pendapat, atau pandangan teoretis terhadap sesuatu; tafsiran.

 

Pada kutipan teks anekdot tersebut terdapat dialog:

Hakim (mulai jengkel) : "Jadi, Anda kenal dengan Saudara Kadir?" 

Saksi : "Tidak Pak." 

Hakim (geram) : "Lhoo... Tadi katanya kenal?" 

Saksi : "Sama Kadir kenal, sama saudaranya tidak!" 

Hakim : "GRRRRR!"

 

Interpretasi dari teks anekdot tersebut adalah sebagai seorang saksi hendaknya menunjukkan sikap yang santun.

 

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan E.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

72

0.0

Jawaban terverifikasi