Fadelia B

29 Agustus 2022 07:01

Iklan

Fadelia B

29 Agustus 2022 07:01

Pertanyaan

Cermati teks cerita berikut. Ketika tiba di sekolah, Makmun sudah menghadangnya di pintu kelas. Tetapi, sama sekali Ogal tidak menampakkan wajah terkejut, bahkan sebaliknya ia hanya tersenyum kecil. “Letakkan segera tasmu dan setelah itu kita ke belakang sekolah!” pinta Makmun dengan nada mengancam. “Wah, pagi-pagi sudah ada petugas untuk menginterogasiku, ya!" sindir Ogal tenang. “Jangan banyak komentar. Cepat lakukan!" Ogal bersiul-siul masuk ke kelas. Setelah meletakkan tasnya, ia segera memenuhi permintaan Makmun. Dalam hatinya, tidak ada sedikit pun perasaan gentar. "Kenapa engkau mulai tidak memercayaiku?" tiba-tiba Makmun mengajukan pertanyaan. Karuan saja, Ogal kebingungan untuk menjawabnya. “Ah, yang benar saja, Mun. Bicaramu serius amat, sih!” Makmun semakin tak sabar melihat ulah Ogal yang menurutnya pura-pura tidak tahu. "Sudahlah, jangan bercanda. Aku serius!" sambung Makmun dengan wajah cemberut. ("Tanpa Alas Kaki" karya Achmad Sapari) Konflik dalam kutipan cerpen tersebut adalah .... A. Ogal ditantang berkelahi oleh Makmun di belakang sekolah. B. Makmun berbicara serius, tetapi Ogal tidak menanggapi. C. Ogal tidak gentar ketika mendapat ancaman Makmun. D. Makmun menuduh Ogal tidak percaya lagi kepadanya. E. Makmun tidak sabar menghadapi sikap Ogal yang tampak santai.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

18

:

20

:

41

Klaim

4

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

A. Jannah

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Semarang

13 November 2022 00:18

Jawaban terverifikasi

Jawaban yang benar adalah D. Makmun menuduh Ogal tidak percaya lagi kepadanya. Konflik merupakan pertentangan yang ada dalam sebuah cerita. Kutipan cerpen di atas, mengisahkan tentang kesalahpahaman kedua sahabat. Konflik terlihat pada kesalahpahaman yang terjadi antara Ogal dan Makmun. Makmun menuduh Ogal sudah tidak percaya lagi kepadanya.Hal ini dapat dilihat pada kalimat yang berbunyi "Kenapa engkau mulai tidak memercayaiku?" tiba-tiba Makmun mengajukan pertanyaan. Karuan saja, Ogal kebingungan untuk menjawabnya. “Ah, yang benar saja, Mun. Bicaramu serius amat, sih!". Jadi, jawaban yang benar adalah D.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

65

0.0

Jawaban terverifikasi