Mawar M

26 Agustus 2022 12:15

Iklan

Mawar M

26 Agustus 2022 12:15

Pertanyaan

Cermati teks acak berikut. (1) Tokoh masyarakat sebisa mungkin terhindar dari skandal atau blunder karena merupakan panutan bagi orang banyak. (2) Skandal berupa kebenaran ataupun fitnah sama-sama dapat mencoreng nama baik tokoh masyarakat. (3) Konsekuensinya, mereka tidak lagi menjadi panutan, tetapi menjadi bahan olok-olok belaka. (4) Satu kesalahan akan membuat suatu kecacatan. (5) Hal tersebut kerag menjadi penilaian dasar seseorang terhadap seorang tokoh masyarakat (public figure). (6) Maka, benarlah kata pepatah: karena nila setitik, rusak susu sebelanga. Tulislah susunan kalimat acak tersebut agar menjadi sebuah teks deduktif yang padu.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

05

:

51

:

39

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

A. Rahmawati

27 September 2022 07:14

Jawaban terverifikasi

<p>Susunan kalimat yang tepat adalah 2-4-5-1-3-6.</p><p>&nbsp;</p><p>Berikut adalah pembahasannya.</p><p>&nbsp;</p><p>Berikut langkah-langkah mengurutkan suatu paragraf.</p><p>1. Tentukan bagian yang mengawali paragraf tersebut, entah bagian orientasi atau tesis bergantung pada jenis paragraf.</p><p>2. Tentukan bagian yang berhubungan dengan bagian sebelumnya.</p><p>3. Lakukan hingga setiap bagian memiliki posisinya masing-masing.</p><p>4. Baca kembali untuk memastikan paragraf sudah tersusun dengan baik. Jika dirasa masih kurang, ubah kembali susunan sesuai dengan kebutuhan.</p><p><br>Setelah melakukan langkah-langkah tersebut, berikut susunan kalimat yang tepat.</p><p>(2) Skandal berupa kebenaran ataupun fitnah sama-sama dapat mencoreng nama baik tokoh masyarakat.</p><p>(4) Satu kesalahan akan membuat suatu kecacatan.</p><p>(5) Hal tersebut kerap menjadi penilaian dasar seseorang terhadap seorang tokoh masyarakat (public figure).</p><p>(1) Tokoh masyarakat sebisa mungkin terhindar dari skandal atau blunder karena merupakan panutan bagi orang banyak.</p><p>(3) Konsekuensinya, mereka tidak lagi menjadi panutan, tetapi menjadi bahan olok-olok belaka.</p><p>(6) Maka, benarlah kata pepatah: karena nila setitik, rusak susu sebelanga.</p><p>&nbsp;</p><p>Dengan demikian, susunan kalimat yang tepat adalah 2-4-5-1-3-6.</p>

Susunan kalimat yang tepat adalah 2-4-5-1-3-6.

 

Berikut adalah pembahasannya.

 

Berikut langkah-langkah mengurutkan suatu paragraf.

1. Tentukan bagian yang mengawali paragraf tersebut, entah bagian orientasi atau tesis bergantung pada jenis paragraf.

2. Tentukan bagian yang berhubungan dengan bagian sebelumnya.

3. Lakukan hingga setiap bagian memiliki posisinya masing-masing.

4. Baca kembali untuk memastikan paragraf sudah tersusun dengan baik. Jika dirasa masih kurang, ubah kembali susunan sesuai dengan kebutuhan.


Setelah melakukan langkah-langkah tersebut, berikut susunan kalimat yang tepat.

(2) Skandal berupa kebenaran ataupun fitnah sama-sama dapat mencoreng nama baik tokoh masyarakat.

(4) Satu kesalahan akan membuat suatu kecacatan.

(5) Hal tersebut kerap menjadi penilaian dasar seseorang terhadap seorang tokoh masyarakat (public figure).

(1) Tokoh masyarakat sebisa mungkin terhindar dari skandal atau blunder karena merupakan panutan bagi orang banyak.

(3) Konsekuensinya, mereka tidak lagi menjadi panutan, tetapi menjadi bahan olok-olok belaka.

(6) Maka, benarlah kata pepatah: karena nila setitik, rusak susu sebelanga.

 

Dengan demikian, susunan kalimat yang tepat adalah 2-4-5-1-3-6.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

64

0.0

Jawaban terverifikasi