Bani N

31 Agustus 2022 13:00

Iklan

Bani N

31 Agustus 2022 13:00

Pertanyaan

Cermati paragraf berikut. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengimbau guru atau orang tua untuk mewujudkan pendidikan yang bermakna dirumah, dan tidak hanya berfokus pada capaian akademik atau kognitif semata. Imbauan ini muncul terkait banyaknya keluhan dari sejumlah orang tua yang mengalami kesulitan untuk memenuhi Pembelajaran Jarak Jauh, baik dalam hal akses internet hingga banyaknya tugas-tugas yang diberikan. Hal tersebut kembali ditegaskan oleh Pelaksana tugas Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Hamid Muhammad. Anak-anak, kata Hamid, harus mempunyai aktivitas pembelajaran sehingga berada di rumah seperti membaca, mengerjakan tugas yang diberikan guru, dan kegiatan positif lainnya. (Sumber: Kompas.com) Identifikasi kesalahan penggunaan kata tugas pada paragraf di atas.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

16

:

37

:

58

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

A. Rizky

06 September 2022 12:07

Jawaban terverifikasi

<p>Kesalahan &nbsp;penggunaan kata tugas pada paragraf di atas terdapat pada kesalahan &nbsp;penggunaan konjungsi dan kesalahan &nbsp;penggunaan &nbsp;preposisi (kata depan).</p><p>&nbsp;</p><p>Berikut pembahasannya.</p><p>&nbsp;</p><p>Kata tugas adalah kata yang membantu menghubungkan kata lain dalam sebuah kalimat dan tidak mengalami perubahan bentuk.&nbsp;</p><p><br>Jenis-jenis dari kata tugas ini adalah sebagai berikut :&nbsp;<br>1. Kata depan atau Preposisi. Kata depan biasanya terletak di awal kata yang menunjukkan hubungan suatu kata dan memiliki beberapa makna. kata depan yang bermakna menyatakan sebab : atas, demi. kata depan yang bermakna menyatakan tempat : di, ke, dari. kata depan yang bermakna menyatakan tempat : di, ke, dari.kata depan yang bermakna menyatakan maksud : untuk, guna.&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>2. Kata sambung atau Konjungsi. Kata sambung atau konjungsi digunakan untuk menghubungkan dua kalimat atau kata. Contoh : biarpun, akan tetapi, dan, serta, meskipun, jadi, oleh karena itu, jika, karena, dengan, atau, bahwa dan sebagainya.&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>3. Kata sandang atau Artikula. Kata sandang adalah suatu kata yang bermakna menunjukkan banyaknya sesuatu. Umumnya kata sandang ini di ikuti oleh kata benda. Contoh : si, sang, hang, sri, para.&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>4. Kata seru atau Interjeksi. Kata seru atau interjeksi merupakan kata yang digunakan untuk mengungkapkan perasaan seseorang ketika sedang marah, kaget, kecewa, heran, sedih. Contoh : Wow, hah, wah, cih, oh, ha, aduh, ya ampun.&nbsp;<br>&nbsp;</p><p>5. Kata penegas atau Partikel penegas. Kata ini merupakan kata yang mem bantu melengkapi dan memberikan penekanan pada kata yang diikutinya. Contoh : kah, lah, tah, pun.&nbsp;<br>&nbsp;</p><p>Berdasarkan penjelasan kata tugas di atas, kesalahan penggunaan kata tugas pada paragraf di atas dapat kita diidentifikasikan sebagai berikut:</p><p>1. Kesalahan penggunaan konjungsi pada paragraf pertama kalimat pertama, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengimbau guru atau orang tua untuk mewujudkan Penggunaan konjungsi atau tidak tepat, seharusnya dan.&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>2. Kesalahan penggunaan konjungsi pada paragraf kedua kalimat kedua pada katimat kedua, Anak-anak, kata Harald, harus mempunyai aktivitas pembeiajaran sehingga berada di rumah seperti membaca Penggunaan konjungsi sehingga pada kalimat tersebut tidak tepat, seharusnya ketika.&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>3. Kesalahan penggunaan kata depan atau preposisi pada paragraf pertama kalimat pertama pada kalimat mewujudkan pendidikan yang bemiakna dirumah. Kata dirumah menyatakan tempat, penulisannya seharusnya dipisah, penulisan yang tepat adalah di rumah.&nbsp;<br>&nbsp;</p><p>Dengan demikian, &nbsp;kesalahan &nbsp;penggunaan kata tugas pada paragraf di atas terdapat pada kesalahan &nbsp;penggunaan konjungsi dan kesalahan &nbsp;penggunaan &nbsp;preposisi (kata depan).</p>

Kesalahan  penggunaan kata tugas pada paragraf di atas terdapat pada kesalahan  penggunaan konjungsi dan kesalahan  penggunaan  preposisi (kata depan).

 

Berikut pembahasannya.

 

Kata tugas adalah kata yang membantu menghubungkan kata lain dalam sebuah kalimat dan tidak mengalami perubahan bentuk. 


Jenis-jenis dari kata tugas ini adalah sebagai berikut : 
1. Kata depan atau Preposisi. Kata depan biasanya terletak di awal kata yang menunjukkan hubungan suatu kata dan memiliki beberapa makna. kata depan yang bermakna menyatakan sebab : atas, demi. kata depan yang bermakna menyatakan tempat : di, ke, dari. kata depan yang bermakna menyatakan tempat : di, ke, dari.kata depan yang bermakna menyatakan maksud : untuk, guna. 

 

2. Kata sambung atau Konjungsi. Kata sambung atau konjungsi digunakan untuk menghubungkan dua kalimat atau kata. Contoh : biarpun, akan tetapi, dan, serta, meskipun, jadi, oleh karena itu, jika, karena, dengan, atau, bahwa dan sebagainya. 

 

3. Kata sandang atau Artikula. Kata sandang adalah suatu kata yang bermakna menunjukkan banyaknya sesuatu. Umumnya kata sandang ini di ikuti oleh kata benda. Contoh : si, sang, hang, sri, para. 

 

4. Kata seru atau Interjeksi. Kata seru atau interjeksi merupakan kata yang digunakan untuk mengungkapkan perasaan seseorang ketika sedang marah, kaget, kecewa, heran, sedih. Contoh : Wow, hah, wah, cih, oh, ha, aduh, ya ampun. 
 

5. Kata penegas atau Partikel penegas. Kata ini merupakan kata yang mem bantu melengkapi dan memberikan penekanan pada kata yang diikutinya. Contoh : kah, lah, tah, pun. 
 

Berdasarkan penjelasan kata tugas di atas, kesalahan penggunaan kata tugas pada paragraf di atas dapat kita diidentifikasikan sebagai berikut:

1. Kesalahan penggunaan konjungsi pada paragraf pertama kalimat pertama, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengimbau guru atau orang tua untuk mewujudkan Penggunaan konjungsi atau tidak tepat, seharusnya dan. 

 

2. Kesalahan penggunaan konjungsi pada paragraf kedua kalimat kedua pada katimat kedua, Anak-anak, kata Harald, harus mempunyai aktivitas pembeiajaran sehingga berada di rumah seperti membaca Penggunaan konjungsi sehingga pada kalimat tersebut tidak tepat, seharusnya ketika. 

 

3. Kesalahan penggunaan kata depan atau preposisi pada paragraf pertama kalimat pertama pada kalimat mewujudkan pendidikan yang bemiakna dirumah. Kata dirumah menyatakan tempat, penulisannya seharusnya dipisah, penulisan yang tepat adalah di rumah. 
 

Dengan demikian,  kesalahan  penggunaan kata tugas pada paragraf di atas terdapat pada kesalahan  penggunaan konjungsi dan kesalahan  penggunaan  preposisi (kata depan).


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

69

0.0

Jawaban terverifikasi