Eloise B

28 Agustus 2022 18:18

Iklan

Eloise B

28 Agustus 2022 18:18

Pertanyaan

Cermati kutipan puisi berikut. Padamu Jua Amir Hamzah .... Di mana Engkau rupa tiada suara sayup hanya kata merangkai hati ... Kalimat esai yang sesuai dengan isi puisi tersebut adalah ... A. Amir Hamzah adalah penyair Pujangga Baru spesialis menulis puisi-puisi sufi yang kental dengan nilai-nilai ketuhanan. B. Sayangnya, sajak yang dibuat aalam puisi tersebut tidak menyerupai pantun sehingga tidak terdengar indah di telinga. C. Baris-baris yang pendek merupakan ciri khas puisi-puisi angkatan tahun 30-an atau Pujangga Baru. D. Sosok engkau dalam puisi tersebut ada, walaupun tidak memiliki rupa sehingga engkau tersebut dapat dimaknai sebagai Tuhan. E. Bait-bait yang menyerupai pantun menunjukkan puisi tersebut masih terpengaruh dengan puisi-puisi angkatan sebelumnya.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

06

:

32

:

04

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

N. Ayu

01 November 2022 13:38

Jawaban terverifikasi

<p>Jawabannya adalah D. Sosok engkau dalam puisi tersebut ada, walaupun tidak memiliki rupa sehingga engkau tersebut dapat dimaknai sebagai Tuhan.</p><p>&nbsp;</p><p>Esai adalah suatu bentuk karangan yang berisi pembahasan tentang sebuah topik berdasarkan sudut pandang penulisnya. Secara garis besar, kutipan puisi di atas menjelaskan mengenai keberadaan ‘Engkau’ yang tidak nampak rupanya namun ada di dalam hati penyairnya. Engkau tersebut dapat dimaknai sebagai Tuhan, di mana tidak dapat kita lihat namun ada dalam hati kita.</p><p>&nbsp;</p><p>Dengan demikian pilihan yang tepat adalah D. Sosok engkau dalam puisi tersebut ada, walaupun tidak memiliki rupa sehingga engkau tersebut dapat dimaknai sebagai Tuhan.</p>

Jawabannya adalah D. Sosok engkau dalam puisi tersebut ada, walaupun tidak memiliki rupa sehingga engkau tersebut dapat dimaknai sebagai Tuhan.

 

Esai adalah suatu bentuk karangan yang berisi pembahasan tentang sebuah topik berdasarkan sudut pandang penulisnya. Secara garis besar, kutipan puisi di atas menjelaskan mengenai keberadaan ‘Engkau’ yang tidak nampak rupanya namun ada di dalam hati penyairnya. Engkau tersebut dapat dimaknai sebagai Tuhan, di mana tidak dapat kita lihat namun ada dalam hati kita.

 

Dengan demikian pilihan yang tepat adalah D. Sosok engkau dalam puisi tersebut ada, walaupun tidak memiliki rupa sehingga engkau tersebut dapat dimaknai sebagai Tuhan.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

52

0.0

Jawaban terverifikasi