Aisha P

26 Agustus 2022 10:28

Iklan

Aisha P

26 Agustus 2022 10:28

Pertanyaan

Cermati kutipan berikut! "Mak hendak pulang, Mal. Sudah seminggu, nanti pisang Emak ditebang orang, karet pun sayang tak disadap," lontar Mak Inang di pagi yang tak bisa ia tahan lagi. la benar-benar tak ingin berlama-lama di ibu kota yang sungguh aneh baginya. Sesungguhnya, Mak Inang pun aneh dengan orang-orang yang saban hari, saban minggu, saban bulan, dan saban tahun datang mengadu nasib ke kota ini. Apa yang mereka cari di rimba bernyamuk ganas, berbau bacin, bertikus besar melebihi kucing ini? Mak Inang tak bisa menghabiskan pikiran itu pada sebuah jawaban. ("Dua Wajah Ibu" karya Guntur Alam dalam cerpen Kompas) Keterkaitan isi kutipan tersebut dengan kehidupan sekarang adalah .... A. Seorang anak mengajak ibunya mengunjungi rumahnya di perantauan. B. Seorang ibu yang senang diajak mengunjungi rumah anaknya di Jakarta. C. Banyak orang berbondong-bondong mengadu nasib di Jakarta. D. Seorang ibu yang tidak betah tinggal di rumah anaknya di Jakarta. E. Orang desa yang lebih suka tinggal di desa daripada di Jakarta.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

22

:

11

:

46

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

R. Mulia

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

07 Oktober 2022 22:57

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban yang benar adalah C. Banyak orang berbondong-bondong mengadu nasib di Jakarta.</p><p>&nbsp;</p><p>Berikut ini penjelasannya.</p><p>&nbsp;</p><p>Cerpen merupakan&nbsp;kisahan pendek (kurang dari 10.000 kata) yang memberikan kesan tunggal yang dominan dan memusatkan diri pada satu tokoh dalam satu situasi (pada suatu ketika). Isi dalam cerpen biasanya&nbsp;diambil berdasarkan kehidupan nyata atau imajinasi penulisnya.&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>Kutipan cerpen tersebut berisi tentang seorang ibu yang tidak betah tinggal di rumah anaknya di Jakarta karena merasa aneh kenapa banyak orang-orang &nbsp;yang berbondong-bondong &nbsp;untuk mengadu nasib di Jakarta. Hal ini dapat ditemukan dalam kutipan kalimat berikut:<br>"la benar-benar tak ingin berlama-lama di ibu kota yang sungguh aneh baginya. Sesungguhnya, Mak Inang pun aneh dengan orang-orang yang saban hari, saban minggu, saban bulan, dan saban tahun datang mengadu nasib ke kota ini. Apa yang mereka cari di rimba bernyamuk ganas, berbau bacin, bertikus besar melebihi kucing ini? Mak Inang tak bisa menghabiskan pikiran itu pada sebuah jawaban."<br><br>Isi cerita tersebut memberikan gambaran kehidupan sehari-sehari dalam kehidupan nyata. Dalam kehidupan nyata, banyak orang-orang dari perantauan yang ingin mencari pekerjaan atau mengadu nasib di Jakarta. Jadi, keterkaitan isi kutipan cerpen tersebut dengan kehidupan sehari-hari adalah "Banyak orang berbondong-bondong mengadu nasib di Jakarta."</p><p>&nbsp;</p><p>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan C.</p>

Jawaban yang benar adalah C. Banyak orang berbondong-bondong mengadu nasib di Jakarta.

 

Berikut ini penjelasannya.

 

Cerpen merupakan kisahan pendek (kurang dari 10.000 kata) yang memberikan kesan tunggal yang dominan dan memusatkan diri pada satu tokoh dalam satu situasi (pada suatu ketika). Isi dalam cerpen biasanya diambil berdasarkan kehidupan nyata atau imajinasi penulisnya. 

 

Kutipan cerpen tersebut berisi tentang seorang ibu yang tidak betah tinggal di rumah anaknya di Jakarta karena merasa aneh kenapa banyak orang-orang  yang berbondong-bondong  untuk mengadu nasib di Jakarta. Hal ini dapat ditemukan dalam kutipan kalimat berikut:
"la benar-benar tak ingin berlama-lama di ibu kota yang sungguh aneh baginya. Sesungguhnya, Mak Inang pun aneh dengan orang-orang yang saban hari, saban minggu, saban bulan, dan saban tahun datang mengadu nasib ke kota ini. Apa yang mereka cari di rimba bernyamuk ganas, berbau bacin, bertikus besar melebihi kucing ini? Mak Inang tak bisa menghabiskan pikiran itu pada sebuah jawaban."

Isi cerita tersebut memberikan gambaran kehidupan sehari-sehari dalam kehidupan nyata. Dalam kehidupan nyata, banyak orang-orang dari perantauan yang ingin mencari pekerjaan atau mengadu nasib di Jakarta. Jadi, keterkaitan isi kutipan cerpen tersebut dengan kehidupan sehari-hari adalah "Banyak orang berbondong-bondong mengadu nasib di Jakarta."

 

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan C.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

54

0.0

Jawaban terverifikasi