Toni K

06 September 2022 17:33

Iklan

Toni K

06 September 2022 17:33

Pertanyaan

Cermati kalimat berikut. Buku setebal 1.530 halaman itu pun dilahap oleh adikku, si bungsu, sejak kemarin. Harga buku tersebut Rp350.000,00. Penggunaan tanda baca yang salah dalam kalimat tersebut adalah ... A. Tanda koma setelah kata adikku karena bukan bagian dari keterangan. B. Tanda koma setelah kata adikku karena itu bukan merupakan perincian. C. Tanda koma pada angka pada Rp350.000,00 karena menunjukkan jumlah uang. D. Tanda titik pada angka halaman buku karena tidak menunjukkan jumlah. E. Bagian "si bungsu" tidak perlu diapit tanda koma karena bukan keterangan.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

13

:

26

:

43

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

R. Mulia

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

03 November 2022 07:46

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban yang benar adalah E. Bagian "si bungsu" tidak perlu diapit tanda koma karena bukan keterangan.</p><p>&nbsp;</p><p>Berikut ini penjelasannya.</p><p>&nbsp;</p><p>Penulisan tanda baca adalah salah satu jenis ejaan yang perlu diperhatikan. Penulisan tanda baca yang tepat mengacu pada Pedoman Umum Ejaaan Bahasa Indonesia (PUEBI).&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>Salah satu ejaan yang terdapat dalam PUEBI adalah penggunaan tanda baca koma (,). Berikut beberapa penulisan tanda baca koma menurut PUEBI:</p><p>1. Tanda koma dipakai di antara unsur-unsur dalam suatu pemerincian atau pembilangan. Contoh: Buku, majalah, dan jurnal termasuk sumber kepustakaan.&nbsp;</p><p>2. Tanda koma dipakai sebelum kata penghubung, seperti 'tetapi', 'melainkan', dan 'sedangkan', dalam kalimat majemuk (setara). Contoh: Dia membaca cerita pendek, sedangkan adiknya melukis panorama.&nbsp;</p><p>3. Tanda koma dipakai di belakang kata atau ungkapan penghubung antarkalimat. Contoh: Mahasiswa itu rajin dan pandai. Oleh karena itu, dia memperoleh beasiswa belajar di luar negeri.&nbsp;</p><p>4. Tanda koma dipakai untuk mengapit keterangan tambahan atau keterangan aposisi.</p><p>&nbsp;</p><p>Berdasarkan penjelasan tentang penggunaan tanda baca koma (,), alasan ketidaktepatan penggunaan tanda baca pada kalimat "Bagian "si bungsu" tidak perlu diapit tanda koma karena bukan keterangan."</p><p>&nbsp;</p><p>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan E.</p>

Jawaban yang benar adalah E. Bagian "si bungsu" tidak perlu diapit tanda koma karena bukan keterangan.

 

Berikut ini penjelasannya.

 

Penulisan tanda baca adalah salah satu jenis ejaan yang perlu diperhatikan. Penulisan tanda baca yang tepat mengacu pada Pedoman Umum Ejaaan Bahasa Indonesia (PUEBI). 

 

Salah satu ejaan yang terdapat dalam PUEBI adalah penggunaan tanda baca koma (,). Berikut beberapa penulisan tanda baca koma menurut PUEBI:

1. Tanda koma dipakai di antara unsur-unsur dalam suatu pemerincian atau pembilangan. Contoh: Buku, majalah, dan jurnal termasuk sumber kepustakaan. 

2. Tanda koma dipakai sebelum kata penghubung, seperti 'tetapi', 'melainkan', dan 'sedangkan', dalam kalimat majemuk (setara). Contoh: Dia membaca cerita pendek, sedangkan adiknya melukis panorama. 

3. Tanda koma dipakai di belakang kata atau ungkapan penghubung antarkalimat. Contoh: Mahasiswa itu rajin dan pandai. Oleh karena itu, dia memperoleh beasiswa belajar di luar negeri. 

4. Tanda koma dipakai untuk mengapit keterangan tambahan atau keterangan aposisi.

 

Berdasarkan penjelasan tentang penggunaan tanda baca koma (,), alasan ketidaktepatan penggunaan tanda baca pada kalimat "Bagian "si bungsu" tidak perlu diapit tanda koma karena bukan keterangan."

 

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan E.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

80

0.0

Jawaban terverifikasi