Ahza S

16 Mei 2024 01:46

Iklan

Ahza S

16 Mei 2024 01:46

Pertanyaan

buatlah 3 puisi bermajas hiperbola

buatlah 3 puisi bermajas hiperbola

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

06

:

22

:

22

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Dea K

Community

16 Mei 2024 11:05

Jawaban terverifikasi

<h2><u>PUISI I</u></h2><p><strong>Ombak Besar di Laut Jiwa</strong></p><p>Di lautan jiwaku yang luas dan dalam</p><p>Ombak besar menggelora dengan amarah tak terbendung</p><p>Menghantam karang-karang kehidupan dengan kekuatannya yang menggemparkan</p><p>Menimbulkan gemuruh yang menggetarkan batin.</p><p>&nbsp;</p><p>Mereka melonjak tinggi, setinggi gunung yang menjulang ke langit, Seperti raksasa yang mengacungkan tangan-tangannya ke angkasa, Menyapu segala yang berani menghalangi jalan mereka</p><p>Menghancurkan segala yang menghalangi kemegahan mereka.</p><p>&nbsp;</p><p>Air mata dari matahari, hujan turun dengan derasnya</p><p>Seperti ribuan panah yang dilepaskan oleh dewa kemarahan</p><p>Membasahi tanah kering yang haus akan belas kasihan</p><p>Menyuburkan kembali hati yang telah mati.</p><p>&nbsp;</p><p>Namun, di tengah kekuatan yang menggemparkan ini</p><p>Ada keindahan yang tak terkalahkan, kelembutan yang tak terpatahkan,&nbsp;</p><p>Seperti pelangi setelah badai yang dahsyat</p><p>Mengingatkan kita akan keajaiban alam dan keajaiban jiwa.</p><p>&nbsp;</p><p>Ombak besar di lautan jiwaku ini</p><p>Mengajariku bahwa dalam kekuatan ada kelemahan</p><p>Dan dalam kelemahan ada kekuatan yang tak terkalahkan</p><p>Sebagai bagian dari alam semesta yang ajaib dan misterius.</p><p>&nbsp;</p><h2><u>PUISI II</u></h2><p><strong>Awan Tak Tertandingi</strong></p><p>Di langit biru yang luas, di atas kepala kita</p><p>Berkumpulah awan-awan seperti pasukan yang tak terkalahkan,&nbsp;</p><p>Menggumpal menjadi bentuk-bentuk fantastis yang menggetarkan,&nbsp;</p><p>Seperti kastil-kastil berdiri megah di atas tanah.</p><p>&nbsp;</p><p>Mereka menggeliat, mengubah bentuk dengan cepat</p><p>Seolah-olah menciptakan dunia baru setiap detiknya</p><p>Menyembunyikan matahari yang berkilauan dengan kemegahan mereka,&nbsp;</p><p>Menciptakan permainan cahaya dan bayangan yang tak terlupakan.</p><p>&nbsp;</p><p>Bukanlah awan biasa, mereka adalah raksasa di langit</p><p>Mengendalikan cuaca dengan tarian mereka yang megah</p><p>Menyapu hujan dengan gemuruh dan kilat</p><p>Seolah-olah mereka adalah tuan di alam semesta ini.</p><p>&nbsp;</p><p>Namun, di balik kemegahan dan keangkeran mereka</p><p>Ada kelembutan yang tak terbandingkan</p><p>Seperti kapas lembut yang menyentuh langit</p><p>Menyelimuti bumi dengan cinta yang tak terbatas.</p><p>&nbsp;</p><p>Awan tak tertandingi ini, ah, betapa luar biasanya</p><p>Mereka mengajarkan kita tentang kebesaran alam dan kerendahan hati,&nbsp;</p><p>Bahwa meski kita bisa menjadi kuat dan hebat</p><p>Kita juga harus belajar untuk menjadi lembut dan penuh kasih.</p><p>&nbsp;</p><h2><u>PUISI III</u></h2><p><strong>Pohon Abadi</strong></p><p>Di rimba belantara, menjulanglah pohon abadi</p><p>Tingginya setinggi langit, menjulang tanpa batas</p><p>Akar-akarnya menancap kuat, menyentuh inti bumi</p><p>Seperti jaringan ribuan tangan yang merangkul dunia.</p><p>&nbsp;</p><p>Daun-daunnya, sebesar layar kapal yang mengarungi lautan</p><p>Menyaring sinar matahari dengan sempurna</p><p>Menjadi atap langit yang menakjubkan</p><p>Membayangi tanah dengan kemegahannya yang tak tergoyahkan.</p><p>&nbsp;</p><p>Dahan-dahannya, kuat dan tegar seperti baja</p><p>Menyambut angin dengan kelembutan yang tak terbantahkan</p><p>Menari-nari dengan gemulainya di bawah cahaya rembulan</p><p>Seperti permaisuri yang mempesona dalam gemerlap malam.</p><p>&nbsp;</p><p>Buah-buahnya, sebesar matahari yang bersinar terang</p><p>Menggoda semua makhluk dengan kelezatan yang tiada tara,&nbsp;</p><p>Menyediakan sumber kehidupan bagi yang lapar dan haus</p><p>Seperti keajaiban yang terus-menerus memberi.</p><p>&nbsp;</p><p>Pohon abadi ini, lebih dari sekadar flora bias</p><p>Mereka adalah penjaga rahasia alam semesta</p><p>Mengajar kita tentang keteguhan dan keindahan</p><p>Menjadi tumpuan bagi jiwa-jiwa yang lelah dan terluka.</p><p>&nbsp;</p><p>Hadirnya, kita merasakan ketenangan yang mendalam</p><p>Dalam pelukan pohon abadi yang tak tergoyahkan</p><p>Mereka adalah pilar kehidupan yang tak tergantikan</p><p>Menghubungkan kita dengan esensi keberadaan.</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p><strong>PENJELASAN</strong></p><p>Puisi-puisi di atas menggunakan gaya bahasa hiperbola dengan cara yang berlebihan atau dramatis untuk menciptakan efek yang kuat dan menarik perhatian pembaca. Berikut adalah alasan mengapa mereka termasuk gaya hiperbola:</p><p>&nbsp;</p><p><strong>Puisi Pertama ("Ombak Besar di Laut Jiwa"):</strong></p><ul><li>Menggunakan deskripsi ombak yang menggelora dengan "amarah tak terbendung" dan "gemuruh yang menggetarkan batin" untuk mengekspresikan emosi yang intens.</li><li>Membandingkan tinggi ombak dengan "gunung yang menjulang ke langit" dan "raksasa yang mengacungkan tangan-tangannya ke angkasa" secara berlebihan, mengekspos intensitasnya.</li></ul><p><strong>Puisi Kedua ("Awan Tak Tertandingi"):</strong></p><ul><li>Menggambarkan awan sebagai "pasukan yang tak terkalahkan" dan "tuan di alam semesta ini," melebih-lebihkan kekuatan dan pengaruhnya.</li><li>Membandingkan pergerakan awan dengan "tarian mereka yang megah," menekankan dramatisasi gerakan alam yang luar biasa.</li></ul><p><strong>Puisi Ketiga ("Pohon Abadi"):</strong></p><ul><li>Menggambarkan pohon sebagai "penjaga rahasia alam semesta" dan "tumpuan bagi jiwa-jiwa yang lelah dan terluka," secara berlebihan memperbesar peran dan pentingnya.</li><li>Menggunakan gambaran buah pohon sebesar "matahari yang bersinar terang," menggambarkan kelezatan dan keajaiban buah pohon dengan intensitas yang dramatis.</li></ul><p>&nbsp;</p><p>Dengan menggunakan kata-kata dan gambaran yang berlebihan seperti ini, puisi-puisi tersebut menciptakan efek yang kuat dan memperdalam pengalaman pembaca.</p>

PUISI I

Ombak Besar di Laut Jiwa

Di lautan jiwaku yang luas dan dalam

Ombak besar menggelora dengan amarah tak terbendung

Menghantam karang-karang kehidupan dengan kekuatannya yang menggemparkan

Menimbulkan gemuruh yang menggetarkan batin.

 

Mereka melonjak tinggi, setinggi gunung yang menjulang ke langit, Seperti raksasa yang mengacungkan tangan-tangannya ke angkasa, Menyapu segala yang berani menghalangi jalan mereka

Menghancurkan segala yang menghalangi kemegahan mereka.

 

Air mata dari matahari, hujan turun dengan derasnya

Seperti ribuan panah yang dilepaskan oleh dewa kemarahan

Membasahi tanah kering yang haus akan belas kasihan

Menyuburkan kembali hati yang telah mati.

 

Namun, di tengah kekuatan yang menggemparkan ini

Ada keindahan yang tak terkalahkan, kelembutan yang tak terpatahkan, 

Seperti pelangi setelah badai yang dahsyat

Mengingatkan kita akan keajaiban alam dan keajaiban jiwa.

 

Ombak besar di lautan jiwaku ini

Mengajariku bahwa dalam kekuatan ada kelemahan

Dan dalam kelemahan ada kekuatan yang tak terkalahkan

Sebagai bagian dari alam semesta yang ajaib dan misterius.

 

PUISI II

Awan Tak Tertandingi

Di langit biru yang luas, di atas kepala kita

Berkumpulah awan-awan seperti pasukan yang tak terkalahkan, 

Menggumpal menjadi bentuk-bentuk fantastis yang menggetarkan, 

Seperti kastil-kastil berdiri megah di atas tanah.

 

Mereka menggeliat, mengubah bentuk dengan cepat

Seolah-olah menciptakan dunia baru setiap detiknya

Menyembunyikan matahari yang berkilauan dengan kemegahan mereka, 

Menciptakan permainan cahaya dan bayangan yang tak terlupakan.

 

Bukanlah awan biasa, mereka adalah raksasa di langit

Mengendalikan cuaca dengan tarian mereka yang megah

Menyapu hujan dengan gemuruh dan kilat

Seolah-olah mereka adalah tuan di alam semesta ini.

 

Namun, di balik kemegahan dan keangkeran mereka

Ada kelembutan yang tak terbandingkan

Seperti kapas lembut yang menyentuh langit

Menyelimuti bumi dengan cinta yang tak terbatas.

 

Awan tak tertandingi ini, ah, betapa luar biasanya

Mereka mengajarkan kita tentang kebesaran alam dan kerendahan hati, 

Bahwa meski kita bisa menjadi kuat dan hebat

Kita juga harus belajar untuk menjadi lembut dan penuh kasih.

 

PUISI III

Pohon Abadi

Di rimba belantara, menjulanglah pohon abadi

Tingginya setinggi langit, menjulang tanpa batas

Akar-akarnya menancap kuat, menyentuh inti bumi

Seperti jaringan ribuan tangan yang merangkul dunia.

 

Daun-daunnya, sebesar layar kapal yang mengarungi lautan

Menyaring sinar matahari dengan sempurna

Menjadi atap langit yang menakjubkan

Membayangi tanah dengan kemegahannya yang tak tergoyahkan.

 

Dahan-dahannya, kuat dan tegar seperti baja

Menyambut angin dengan kelembutan yang tak terbantahkan

Menari-nari dengan gemulainya di bawah cahaya rembulan

Seperti permaisuri yang mempesona dalam gemerlap malam.

 

Buah-buahnya, sebesar matahari yang bersinar terang

Menggoda semua makhluk dengan kelezatan yang tiada tara, 

Menyediakan sumber kehidupan bagi yang lapar dan haus

Seperti keajaiban yang terus-menerus memberi.

 

Pohon abadi ini, lebih dari sekadar flora bias

Mereka adalah penjaga rahasia alam semesta

Mengajar kita tentang keteguhan dan keindahan

Menjadi tumpuan bagi jiwa-jiwa yang lelah dan terluka.

 

Hadirnya, kita merasakan ketenangan yang mendalam

Dalam pelukan pohon abadi yang tak tergoyahkan

Mereka adalah pilar kehidupan yang tak tergantikan

Menghubungkan kita dengan esensi keberadaan.

 

 

PENJELASAN

Puisi-puisi di atas menggunakan gaya bahasa hiperbola dengan cara yang berlebihan atau dramatis untuk menciptakan efek yang kuat dan menarik perhatian pembaca. Berikut adalah alasan mengapa mereka termasuk gaya hiperbola:

 

Puisi Pertama ("Ombak Besar di Laut Jiwa"):

  • Menggunakan deskripsi ombak yang menggelora dengan "amarah tak terbendung" dan "gemuruh yang menggetarkan batin" untuk mengekspresikan emosi yang intens.
  • Membandingkan tinggi ombak dengan "gunung yang menjulang ke langit" dan "raksasa yang mengacungkan tangan-tangannya ke angkasa" secara berlebihan, mengekspos intensitasnya.

Puisi Kedua ("Awan Tak Tertandingi"):

  • Menggambarkan awan sebagai "pasukan yang tak terkalahkan" dan "tuan di alam semesta ini," melebih-lebihkan kekuatan dan pengaruhnya.
  • Membandingkan pergerakan awan dengan "tarian mereka yang megah," menekankan dramatisasi gerakan alam yang luar biasa.

Puisi Ketiga ("Pohon Abadi"):

  • Menggambarkan pohon sebagai "penjaga rahasia alam semesta" dan "tumpuan bagi jiwa-jiwa yang lelah dan terluka," secara berlebihan memperbesar peran dan pentingnya.
  • Menggunakan gambaran buah pohon sebesar "matahari yang bersinar terang," menggambarkan kelezatan dan keajaiban buah pohon dengan intensitas yang dramatis.

 

Dengan menggunakan kata-kata dan gambaran yang berlebihan seperti ini, puisi-puisi tersebut menciptakan efek yang kuat dan memperdalam pengalaman pembaca.


Iklan

Kevin L

Gold

23 Mei 2024 01:35

Jawaban terverifikasi

1. Di langit biru yang tak terbatas, Bintang-bintang berkelipan seperti berjuta permata. Mereka bersinar dengan cahaya yang memancar, Seperti ribuan petir yang memecah langit. Majas hiperbola digunakan dalam puisi ini untuk memberikan gambaran yang sangat kuat dan berlebihan tentang bintang-bintang di langit. Dengan menggunakan perbandingan seperti "berjuta permata" dan "ribuan petir", puisi ini menggambarkan keindahan dan kebesaran bintang-bintang dengan cara yang dramatis dan mengagumkan. 2. Seperti gunung raksasa yang menjulang tinggi, Hati ini penuh dengan cinta yang tak terhingga. Seperti sungai besar yang mengalir deras, Emosi ini mengalir tanpa henti. Dalam puisi ini, majas hiperbola digunakan untuk menekankan betapa besarnya hati yang penuh cinta. Dengan membandingkan hati dengan "gunung raksasa" dan emosi dengan "sungai besar", puisi ini menggambarkan betapa mendalamnya perasaan cinta dan emosi tersebut. 3. Seperti angin badai yang kencang berhus, Perasaan sedih ini menerjang jiwa. Seperti gempa bumi yang merusak tanah, Duka ini merasakan kehancuran dalam diri. Puisi ini menggunakan majas hiperbola untuk menggambarkan betapa kuatnya perasaan sedih dan duka. Dengan membandingkan perasaan sedih dengan "angin badai" dan duka dengan "gempa bumi", puisi ini menunjukkan betapa parahnya pengaruh perasaan tersebut terhadap jiwa dan diri seseorang. Dengan menggunakan majas hiperbola, puisi-puisi di atas menciptakan gambaran yang kuat, berlebihan, dan dramatis tentang bintang-bintang, hati penuh cinta, serta perasaan sedih dan duka.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Bu Vina mengirimkan beras kepada pedagang dalam kemasan 25 kg dan 50 kg menggunakan truk. Banyak karung beras keseluruhan adalah 200 karung dengan total berat beras adalah 8 ton, 8. Berdasarkan teks tersebut, pilihlah semua jawaban yang benar. Jawaban benar lebih dari satu. Banyak karung beras kemasan 25 kg adalah 50 buah. Banyak karung beras kemasan 50 kg adalah 150 buah. Total berat beras dalam kemasan 25 kg adalah 2 ton. Perbandingan berat beras kemasan 25 kg dan 50 kg dalam truk adalah 1: 3. 9. Berdasarkan teks tersebut, jika biaya setiap beras karung kecil adalah Rp7.500 dan karung besar Rp14.000, berapakah biaya angkut semua beras yang harus dibayar oleh Bu Vina? A. Rp2.540.000 C. Rp2.312.000 B. Rp2.475.000 D. Rp2.280.000

18

4.5

Jawaban terverifikasi

Untuk mengendalikan inflasi, pemerintah dapat melakukan kebijakan moneter .... a. Ekspansif dengan menaikkan reserve requirement ratio b. Ekspansif dengan menurunkan reserve requirement ratio c. Kontraktif dengan menaikkan reserve requirement ratio d. Kontraktif dengan menurunkan reserve requirement ratio e. Ekspansif dengan menaikkan tingkat diskonto Bila Bank Indonesia melakukan kebijakan moneter ekspansif, ceteris paribus maka .... a. Menimbulkan inflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas b. Menimbulkan deflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas c. Tingkat bunga meningkat di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas d. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas e. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) vertikal Kebijakan fiskal kontraktif dilakukan dengan cara .... a. Menurunkan pengeluaran pemerintah (G), menambah pembayaran transfer (Tr) dan meningkatkan pemungutan pajak (Tx) b. Menurunkan G, mengurangi Tr, dan meningkatkan Tx c. Menurunkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx d. Meningkatkan G, mengurangi Tr, dan menurunkan Tx e. Meningkatkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx Cara yang dilakukan kebijakan tingkat diskonto oleh Bank Sentral dalam melakukan kebijakan moneter adalah .... a. Mengatur jumlah pemberian kredit b. Menetapkan harga surat-surat berharga di pasar uang c. Menetapkan giro wajib minimum (reserved requirement ratio) d. Mengatur tingkat bunga tabungan e. Mengatur tingkat bunga pinjaman bank sentral kepada bank umum Perhatikan beberapa pernyataan berikut. 1). Menaikkan tarif pajak. 2). Diversifikasi pajak. 3). Menaikkan suku bunga. 4). Politik pasar terbuka. 5). Mengadakan diskriminasi harga. Yang termasuk kebijakan fiskal adalah .... a. 1) dan 2) b. 2) dan 3) c. 3) dan 4) d. 3) dan 5) e. 4) dan 5) Investasi bank lesu, daya beli melemah akan berdampak kepada apresiasi rupiah terhadap mata uang asing memburuk. Kebijakan moneter yang paling tepat dilakukan pemerintah adalah .... a. Menaikkan suku bunga bank b. Membeli surat berharga c. Memberikan subsidi kepada masyarakat d. Membatasi pengeluaran negara e. Menaikkan pajak penghasilan Akibat yang ditimbulkan dari kebijakan fiskal ekspansif bila tidak diikuti dengan kebijakan moneter yang ekspansif adalah .... a. Output bertambah, suku bunga tetap b. Output bertambah, suku bunga turun c. Output bertambah, suku bunga naik d. Output turun, suku bunga naik e. Output turun, suku bunga turun Di bawah ini yang tidak termasuk jenis kebijakan moneter berhubungan dengan pengaturan jumlah uang yang beredar di masyarakat, adalah .... a. Kebijakan moneter ekspansif (Monetary Expansive Policy) b. Operasi pasar terbuka (Open Market Operation) c. Kebijakan moneter kontraktif (Monetary Contractive Policy)/ Tight Money Policy d. Fasilitas diskonto (Discount Rate) e. Meningkatkan jumlah barang di pasar output Pada saat nilai rupiah terhadap dolar mengalami pelemahan dari Rp10.500,00 menjadi Rp11.760,00 harga barang impor mengalami kenaikan. Kebijakan moneter yang dilakukan oleh Bank Indonesia adalah .... a. Memborong dolar Amerika di pasar uang untuk membayar utang b. Meningkatkan produksi barang dan jasa bagi masyarakat c. Membeli surat berharga jangka panjang di pasar modal d. Menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan e. Menurunkan suku bunga tabungan dan pinjaman Ketika kebutuhan kedelai meningkat dan petani gagal panen karena terserang hama maka pemerintah harus mengimpor kedelai dari luar negeri yang harganya lebih mahal. Kebijakan yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah .... a. Menentukan tarif pajak kedelai lebih rendah dari sebelumnya b. Menentukan standar harga kedelai dari yang rendah sampai mahal c. Memberikan subsidi kepada petani yang menghasilkan kedelai d. Meningkatkan produktivitas kedelai dengan mengganti tanaman padi e. Membatasi impor kedelai dan meningkatkan ekspor ke luar negeri Operasi pasar terbuka dalam pengendalian uang yang beredar dalam masyarakat dapat dilakukan dengan cara .... a. Membeli surat berharga pemerintah dan Menjual surat-surat berharga pemerintah b. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menjual surat-surat berharga pemerintah c. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah d. Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah e. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum Perhatikan pernyataan berikut. 1). Politik diskonto 2). Menaikkan pajak 3). Politik pasar terbuka 4). Menaikkan cash ratio 5). Meningkatkan impor 6). Meningkatkan pinjaman Dari cara yang diterapkan pemerintah tersebut, yang merupakan kebijakan moneter adalah .... a. 1), 2), dan 3) b. 1), 3), dan 4) c. 2), 4), dan 5) d. 3), 4), dan 5) e. 4), 5), dan 6) Kondisi saat pemerintah sebaiknya tidak memberlakukan kebijakan fiskal maupun kebijakan moneter adalah .... a. Ekonomi mengalami deflasi b. Perekonomian berada dibawah output potensialnya c. Tidak terjadi inflasi dan tingkat pengangguran berada dibawah target tingkat pengangguran d. Tingkat pengangguran berada diatas target tingkat pengangguran e. Ekonomi mengalami inflasi Bank sentral memasok dana ke dalam cadangan perbankan sebesar Rp10 triliun, pada saat yang sama bank sentral menetapkan rasio kebutuhan cadangan sebesar 2%. Dari proses penciptaan uang, jumlah uang yang beredar dapat bertambah sebesar .... a. Rp10,2 triliun b. Rp12 triliun c. Rp50 triliun d. Rp102 triliun e. Rp500 triliun Bank X menerima tambahan deposit Rp500 juta dan menyalurkannya sebagai kredit pada nasabah A setelah dikurangi cadangan wajib perbankan 10%. Bila A menyimpan pinjamannya pada Bank Y dan bank ini menyisihkan cadangan dengan rasio yang sama, dan menyalurkan sebagai kredit, begitu seterusnya. Jumlah uang yang beredar adalah .... a. 50 juta b. 500 juta c. 1.000 juta d. 5.000 juta e. 50.000 juta Apabila GWM atau reserve requirement bank-bank umum sebesar 5%, maka multiplier deposit adalah sebesar .... a. 5 b. 10 c. 15 d. 20 e. 25 Jika GWM dinaikkan dari 5% menjadi 10 %, maka .... a. Multiplier naik menjadi 10 kali b. Multiplier turun menjadi 10 kali c. Multiplier tetap d. Multiplier naik menjadi 50 kali e. Multiplier turun menjadi 5 kali Jika defisit riil senilai Rp100 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 7.5% dan defisit nominal senilai Rp400 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp1 Triliun b. Rp2 Triliun c. Rp3 Triliun d. Rp4 Triliun e. Rp5 Triliun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,- Untuk menjaga stabilitas nilai mata uang, pemerintah dalam hal ini Bank Sentral dapat menggunakan berbagai macam kebijakan moneter. Ketika terjadi inflasi salah satu kebijakan yang dikeluarkan adalah menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan/persediaan kas (cash ratio policy). Dampak dari penerapan kebijakan tersebut adalah .... a. Jumlah uang yang beredar akan bertambah sehingga harga barang akan mengalami penurunan b. Harga barang akan mengalami penurunan sebagai akibat jumlah uang yang beredar berkurang c. Penambah cadangan pada bank umum menimbulkan jumlah uang semakin banyak beredar d. Jumlah barang akan semakin banyak beredar sebagai akibat dari kelangkaan jumlah uang e. Penambahan jumlah barang tidak dapat dihindari karena modal perusahaan semakin bertambah Apabila diketahui bahwa Indonesia mengalami defisit anggaran nominal (nominal deficit) sebesar Rp400 Triliun, defisit anggaran riil (real deficit) sebesar Rp360 Triliun, dan total utang Indonesia mencapai Rp2.000 Triliun, maka tingkat inflasi Indonesia mencapai .... a. 0,5% b. 1,0% c. 1,5% d. 2,0% e. 2,5% Jika defisit riil senilai Rp200 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 10% dan defisit nominal senilai Rp800 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp3 Triliun b. Rp4 Triliun c. Rp5 Triliun d. Rp6 Triliun e. Rp8 Triliun Berikut ini adalah berbagai kebijakan yang dapat dilakukan oleh institusi Bank Indonesia sebagai bank sentral, kecuali .... a. Operasi pasar terbuka b. Menetapkan giro wajib minimum c. Menjual saham d. Kebijakan tingkat diskonto e. Pengawasan kredit secara selektif Apabila tingkat inflasi pada 2020 adalah 10 % dan kemudian pada 2021 menjadi 7 %, manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat? a. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga turun b. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga naik c. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga tetap d. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga naik e. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga turun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,-

13

0.0

Jawaban terverifikasi